Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Comments Posted By Saut P.Silaban

Displaying 1 To 1 Of 1 Comments


Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Pemkab Tobasa Lakukan Berbagai Upaya untuk Menjadi Sentra Tanaman Jagung

Bagaimana ceritanya 28 hektar x 14 kecamatan jadi 10.000 ha...?
Sebenarnya kalau cuma mau nanam jagung gak perlu ahli dari Ceko.... Yang jadi masalah adalah proses pasca panen. Bagaimanapun bagusnya kualitas jagung yang dihasilkan bila proses pasca panen tidak tepat akan sia sia.
Pembeli mengatakan akan membeli semua produk petani,tapi dengan kondisi/kualitas tertentu, karena untuk ukuran idonesia jagung kebanyakan untuk pakan ternak. Juga satu yang perlu diwaspadai,kebanyakan penanaman jagung dilakukan pada waktu yang bersamaan, dan panennya juga bersamaan.Pada saat panen, harga pasti akan turun. Perlu kebijakan pemerintah daerah untuk bisa menampung hasil panen petani.
Nah Siapkah pemerintah daerah untuk menampung panen petani...? Kalo cuma menyimpan aja mungkin bisa, tapi agar kualitas tetap terjaga, saya ragu apakah pemda setempat mampu...
Semuanya butuh Teknologi.
Teknologi yang dibutuhkan pasca panen :
1. Mechanical Drier
2. Storage (Hermetic Storage)
3. Planting manegement
4.dll

Ima jolo tarsingont jagung na huboto...

Comment Posted By Saut P.Silaban On 21.03.2007 @ 10:18

«« Kembali ke halaman statistik