Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Comments Posted By Mashur Saifudin Suhri

Displaying 1 To 1 Of 1 Comments


Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Radikalisme Tenaga Kerja Indonesia Khawatirkan Investor Asing

Radikalisme buruh/serikat pekerja tdk separah yg ada di luarnegri,Penciptaan stigma negatif "buruh"dg embel2 Radikalisme,Pesangon yg tdk wajar,dan terakhir usulan UMR ditinjau 5 th sekali adalh suatu alat penekan bagi aktifitas Buruh/SP/SB agar kooperatif dg keinginan investor dan pemeintah dijadikan kepanjangan/alat investor.Bila tdk investor batal menanamkan investasi ke Indonesia.
Selama ini kaum buruh dilemahkan dan di kambinghitamkan dan tidak kooperatif dlm iklim investsi,diorde baru dijinakan utk menciptakan "stabilitas pembangunan"dan serikat pekerja di lebur jadi "SPSI".Apakah selama itu buruh hidupnya sejahtrah??? Apakah selama itu buruh dalam bekerja di lindungi K3nya??? Mengapa "MARSINAH" disiksa dan dibunuh PADAHAL HANYA MENUNTUT UMR DAN KESELAMATAM KERJA yg belum dipenuhi oleh perusahaan??? Di era orde reformasi Kesejahtraan/keselamatam buruh ditekan dg stigma negatif"RADIKALISME BURUH"yg sering trjadi adalah "KRIMINALISASI MASALAH PERBURUHAN"sperti kasus "SANDAL BOLONG & NGADINAH",padahal mereka hanya meminta haknya sbg buruh sesuai uu.Kesejahteraan/keselamatan buruh sedemikian rupa dan lebih halus agar tunduk dg keinginan investor,seperti pesangon yg kecil dan komponen penentuaan UMK yg di kebiri.Apakah memamg ORANG INDONESIA YG BEKERJA SBG "BURUH/PEKERJA/KULI"TIDAK BERHAK DAN TIDAK LAYAK UNTUK MENDAPATKAN HIDUP SEJATERAH???Apaka hak hidup sejahterah hanya milik "KEPARAT2"(baca:pihak keamanan,politikus,aparatur,dan pejabat)saja???

Comment Posted By Mashur Saifudin Suhri On 23.08.2007 @ 22:33

«« Kembali ke halaman statistik