Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Comments Posted By Mangasi Sibuea

Displaying 1 To 1 Of 1 Comments


Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Penobatan Seseorang Jadi Raja di Luar “Ulaon Bius” Dalam Komunitas Batak Bisa Menuai Badai

Lae J. Aruan SH benar...saya sebagai orang batak tidak setuju kalau penobatan Raja Batak tanpa melalui "Ulaon Bius" itu sama dengan mengkudeta kehormatan masyarakat Batak, karena Raja Batak itu bukan sebuah tahta tetapi adalah Guru dalam tatanan hidup sehari - hari terutama dalam Etika kehidupan. Dan itulah yang diwariskan Siraja Batak kepada Orang batak yang sampai saat ini berhak masing - masing menyandang gelar Raja bagi yang menjalankan etika kehidupan tersebut. "Sebutan raja bagi orang batak" bukan sebagai termiologi yang dapat dianggap biasa, seperti kedatangan Bpk. Syamsul ke Pusuk Buhit Sebagai raja Apa....? atau seperti hatani sijolo - jolo tubu Martampuk do bulung Marnampuna Ugasan "Marnata do uhum Marnampuna Ugasan" Apakah sebagai raja ni hula - hula..? sebagai raja ni boru...?, sebagai Rajani dongan tubu...?, Raja ni Dongan sahuta....? Lalu mengapa berubah Siraja Batak atau artinya Raja dari segala raja Batak. Kalau bisa begitu Hayoo.... buruan kepusuk Buhit siapa tahu bisa Jadi Raja Batak.

Comment Posted By Mangasi Sibuea On 21.07.2007 @ 20:16

«« Kembali ke halaman statistik