Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Comments Posted By Jane Ross br. Panjaitan

Displaying 1 To 8 Of 8 Comments


Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

KAU ORANG BATAK ? Test dulu hati dan kupingmu..! (updated)

1. Seperti lagu populer nasional aja, cuma musiknya dibuat kearah orkestra.

2. Yang saya rasakan kurang greget, terasa serba tanggung, betul kata Sdra. Edi, ....mungkin karena kurang terasa etnik batak tobanya.

3. Usaha yang bagus, dengan konten/tema lagu yang berguna.

Tinggal masalahnya bagaimana supaya bisa populer ???

Saran saya, gubah lagu ini agar lebih pendek. supaya menyanyikan lebih mudah bagi orang kebanyakan...jadi lebih mudah populer dan abadi...seperti lagu O Tano Batak. Kalau memang pesan yang disampaikannya banyak, buat saja beberapa ayat...Tona ni Tao 1, 2, 3 dstnya.

Muliate

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 11.01.2008 @ 11:18

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Viky Sianipar, Batak’s Music Still Alive!

Horas..

Selamat untk bung Vicky...musik 'serius' yang sangat enak didengar oleh macam-macam telinga orang...walaupun etnik batak-nya masih sangat kental.

Bung Vicky, sebaiknya anda memotori terselenggaranya eksebisi dan lomba amatir untuk menyanyi, cipta lagu dan musik batak secara rutin secara nasional. Kegiatannya dimulai dari per wilayah, kemudian masing2 pemenang wilayah bersaing lagi di final/nasional. Tujuannya agar apresiasi dan bakat akan lagu dan musik batak semakin bertumbuh.

Jane Ross

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 08.01.2008 @ 14:33

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Membangun Tuk-Tuk Sebagai "Kawasan Wisata Digital" dan Samosir sebagai "Pemerintahan e-Gov"

Ya..apakah tahun 2010 pulau samosir mampu menjadi daaerah kunjungan wisata yang menyenangkan ???

Apa andalannya ...??
Lapangan terbang...betul sekali. Trus kalau orang medan ataupun Jakarta sudah bisa lansung 'landing' di pulau samosir...apalagi yang menyenangkan?? Resort ?? Sangat sedikit jumlah orang yang akan ke Samosir karena alasan mau menikmati resort.

Ingatlah,.. orang banyak datang ke Bali bukan karena di Bali banyak resort yang bagus. Orang datang ke Bali untuk alamnya yang indah, masyarakatnya ramah dan unik, kental nuansa etnik dan budaya, kegiatan seninya hidup, pantai2nya banyak yang bagus dan tingkat keamanan tinggi....dan semuanya didukung oleh infrastuktur yang memadai. Resort2 dan hotel2 hanyalah pendukung dan dibangun karena telah banyak orang datang ke Bali.

Jangan ulangi kesalahan Prapat !!! Prapat adalah contoh gagal. Banyak hotel dan resort terbangun, tapi kosong melompong, tingkat okupansinya rendah.

Untuk Samosir harus punya andalan utama, yaitu wisata air. Buatlah 'pantai kuta' nya Samosir. Bayangkan di samosir orang bisa berjalan-jalan bebas, atau main sepeda sepanjang garis pantai yang panjangnya minimal 5 km,.. minimal 300m dari bibir pantai tidak boleh ada bangunan komersil selain kamar2 mandi/bilas. Bayangkan ada Walkway di atas air pantai lebar 6 meter, terbuat dari papan kayu yang enak diinjak kaki telanjang sekalipun.

Pantai harus milik Publik..!! Jangan dikavling-kavling menjadi milik resort. Nanti kayak Prapat lagi, atau kayak umumnya lokasi pariwisata pantai2 di Indonesia

Dibelakang pantai milik publik, bangunlah jalan aspal dengan banyak tempat parkir dan infrastruktur lainnya. Selanjutnya, Pemerintah juga tinggal menyiapkan lot-lot kavling siap bangun berbagai ukuran bagi kebutuhan lahan untuk bangunan2 komersial, tawarkan ke para investor...

Motto :
" Everybody love playing with water together in Samosir "

Bila ini sudah berhasil, produk-produk pariwisata lainnya akan lebih mudah ditambahkan untuk dijual nantinya. Jadi fokus utamanya pantai dan air, jadikan bibir pantai adalah milik turis...........

Dan urusan membuat pantai seperti ini adalah tugas dan biaya dari PEMDA. Setiap kendaraan mobil atau motor yang masuk ke jalan pantai membayar untuk karcis masuk mobil atau motor saja, sedangkan orang ataupun pejalan kaki gratis.

Muliate
Jane Ross

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 04.01.2008 @ 16:44

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Kronologi Kemelut Indorayon

Horas..

Setahuku, sepanjang sejarah setelah Indonesia diproklamirkan tahun 45, sampi saat ini baru ada 3 perlawanan rakyat atas ketidakadilan dan ketidakbecusan Pemerintah yang berhasil. Pertama Timor Timur, Kedua Aceh, dan ketiga orang Batak (masyarakat Porsea).

Sepanjang perjuangan rakyat Timor Timur untuk merdeka didukung dunia international dan Vatikan. Rakyat Aceh dengan GAM mampu berperang selama 30 tahun sehingga 'memaksa' Indonesia berdamai dengan banyak 'keuntungan' diperoleh, dengan hak mengurus dirinya sendiri. Rakyat Porsea...wow !! ..berhasil memaksa Indorayon dengan rezim penguasa menuruti keinginannya.

Sebelumnya PRRI/Permesta, Darul Islam, Partai Komunis Indonesia gagal. Juga gerakan perlawanan2 lainnya di pulau Jawa..Kedung-Ombo, Marsinah (buruh), bahkan yang terbaru..Lumpur Lapindo...layu sebelum berkembang !!

Orang Timor Timur, Aceh dan Batak memang luar biasa.. ...bravo!! Seharusnya ketiga hal ini dapat menjadi inspirasi dan semangat bagi siapa saja..kelompok masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil oleh penguasa untuk melawan.

Perlu dihasilkan banyak buku dari berbagai sudut pandang tentang cerita ketiga perlawanan tersebut di atas. Ini pekerjaan bagi para penulis maupun peneliti....

Muliate
Jane Ross

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 04.01.2008 @ 17:37

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Leo Joosten, Pembuat Kamus Batak

hebat itu Pater Keo Joosten,...

Siapa itu orang yang disebut Batak Batak ???
Adalah semua orang yang masih bermarga batak (secara garis darah maupun pemberian) dan menjalankan konsep dalihan natolu. Harus dua2-nya, tidak bisa cuma bermarga saja....lalu disebut batak.

Tidak peduli itu batak toba, angkola, pak-pak, dairi, simalungun, karo, mandailing... semuanya disebut BATAK bila dia bermarga dan menjalankan konsep dalihan natolu

Marga dan Dalihan Natolu...........adalah BATAK !!

Horas BATAK..

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 11.01.2008 @ 14:09

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Nommensen dan Peradaban Batak

Horas..

Nommensen, berkarya sejak usia 28 tahun sampai wafat tetap di tanah batak...luar biasaaaa...!!

Pasti banyak kejadian dan cerita sepanjang hidupnya di tanah Batak. Sebuah sumber yang kaya untuk di buat berbagai jenis buku cerita,...kartun, puisi, komik, cerpen, dongeng, theater, film, dan karya2 sastra lainnya, terutama untuk bacaan kalangan anak dan remaja. Sajikan dengan ringan, populer dan menarik....bukan untuk kepentingan ilmiah dan akademik !!

SUDAH SAATNYA.......
Gereja2 HKBP, GKPI, HKI, GKPS, GBKP dan GKPA dan para pihak lainnya sebaiknya membentuk PROJECT BERSAMA khusus untuk memproduksi berbagai bacaan dan produk sastra lainnya menyangkut kehidupan dan perjuangan Nommensen.

Muliate
Jane Ross

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 15.01.2008 @ 11:00

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Perlu Revitalisasi Sastra Batak

Horas,...

Kepada Sdra. Manguji Nababan.

Yang paling mudah dikembangkan adalah karya2 yang berbentuk tulisan/bacaan. Kelompok pang paling 'membutuhkan' dan 'daya serap' nya bagus adalah kalangan anak dan remaja.

Jadi gali, siasati dan kembangkan produk2 sastra yang tadinya bersifat tutur sastra bermetamorfosa menjadi tulisan dan gambar yang lebih mudah disebar-luaskan.

Fokuskan pada konsumsi kalangan anak dan remaja umumnya, baik batak maupun non-batak..kemas secara ringan, populer dan menarik. Bentuk bisa komik, cerpen, kumpulan puisi, poster, ....dll.

Memang perlu proses kreatif dan 'gerakan' bersama, tidak cukup mengandalkan seorang Manguji saja.......

Muliate
Jane Ross

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 15.01.2008 @ 13:36

Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Kabupaten Humbahas

Ciptakan manusia berkwalitas harus melalui pendidikan dalam arti luas. Jangan terjebak dengan bersemangat untuk membangun banyak gedung2 sekolah seperti pada jaman Orde Baru dulu. Sekedar agar pemerintah dinilai berhasil tapi outputnya kwalitas rendah (seperti saya ini he..he..he). Dibentuk agar seperti bebek-bebek...

Pendidikan dalam arti luas harus memampukan seseorang memiliki kebanggaan dan rasa percaya diri yang kuat, minimal atas apa yang dipelajarinya. Yang saya amati sekolah2 SD, SMP bahkan SMA menyebabkan anak didik sekarang, baik di kota sampai pelosok2 desa, merasa 'bodoh' dan 'tertekan'.

Mereka sulit mengikuti dan menguasai materi yang diajarkan. Selain terlalu-sangat-amat... buuanyaak sekali materi yang diajarkan, juga disampaikan dengan tidak menarik. Belum lagi minimnya fasilitas sekolah dan kwalitas guru yang ada....lengkap sudah 'teror' yang dirasakan para anak didik.

Bupati dan jajarannya Harus berani melakukan sebuah perubahan besar2an secara sistematis ( REFORMASI-10 TAHUN) mengenai konsep dan proses pendidikan di Humbahas saat ini. Harus mulai dari sekarang,..hasilnya pasti terlihat 10 tahun mendatang.
1. Pendidikan untuk Semua Anak..
2. Anak harus percaya diri dan bangga akan dirinya

Comment Posted By Jane Ross br. Panjaitan On 11.01.2008 @ 13:52

«« Kembali ke halaman statistik