Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
11
Mar '08

No Batak wedding is complete without a band

The Batak people in Jakarta, especially the Toba Bataks, often highlight their wedding parties with traditional music commonly knownas uning-uningan.

At least five people make up an uning-uningan group. All their instruments are made of wood: flutes, the marimba-like garantung, the taganing, a small drum covered with leather at each end, and kulintang, which is a percussion instrument.

In Jakarta there are at least 18 uning-uningan groups which regularly perform at Batak weddings and New Year’s parties. Each group may perform asoften as twice or three times a week. …baca selengkapnya »

[SB] Tags :
Minggu
5
Nov '06

Mengenang Uning-uningan

Zaman telah berubah. Berbagai produk kesenian tradisional pun kian terkikis waktu. Salah satunya adalah Uning-uningan. Untungnya, meskipun bisa dihitung jari, masih ada juga orang-orang teguh mempertahankan seni tradisi ini.

Uning-uningan merupakan kesenian tradisional Batak Toba yang tersisa. Selain digunakan sebagai sarana pendekatan kepada pujaan hati, konon juga bermanfaat sebagai alat komunikasi antara manusia dengan Sang Pencipta (Mula Jadi na Bolon). Kesenian ini terdiri dari unsur musik (musik instrumental) di mana alat musiknya merupakan alat musik tertua dan asli dari masyarakat Batak Toba.

M Hutasoit dalam bukunya, Ende Batak dohot Uning-uningan mengatakan, perkataan uning-uningan berasal dari dua kata un dan ing. Un berarti suara yang rendah (bongor) dan ing berarti suara yang tinggi (sihil). Dengan demikian, pengertian uning-uningan berarti, suara bongor dan sihil yang bersahut-sahutan. …baca selengkapnya »

[SB] Tags :