Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
15
Okt '06

Umpasa dan Falsafah Batak

FALSAFAH
Dijolo raja sieahan, dipudi raja sipaimaon
(Hormatan do natua-tua dohot angka raja).

Sada silompa gadong dua silompa ubi,
Sada pe namanghatahon Sudema dapotan Uli.
Pitu batu martindi sada do sitaon nadokdok
(Unang maharaphu tu dongan).

Jujur do mula ni bada, bolus do mula ni dame
(Unang sai jujur-jujuri salani dongan, alai bolushon ma).

Siboru buas siboru Bakkara, molo dung puas sae soada mara
(Dame ma).

Sungkunon poda natua-tua, sungkunon gogo naumposo
(Bertanggung-jawab).

…baca selengkapnya »

[SB] Tags :
Selasa
23
Mei '06

Fungsi dan Makna Umpasa dalam Tutur Bahasa Masyarakat Batak

Oleh: OP Sihombing (Alm) / Kedai Taruli Tarutung

Tangan do botohon ujungna jari-jari, laho manggurithon sidohonku, jumolo ma ahu marsantabi !. Demikian sebuah umpasa mengawali tulisan ini, yang disusul satu umpasa lainnya berbunyi : Ramba na poso naso tubuan lata, halak na poso dope ahu naso umboto hata. (Umpasa ini umumnya dinyatakan sebagai sikap merendah diri bagi seseorang berusia muda dalam suatu pembicaraan adat). Kedua umpasa sebagai bagian dari tutur bahasa ini mengisyaratkan, bahwa dalam percakapan yang beretika Batak hendaknya didahului dengan ucapan “maaf” atas kesilapan/kesalahan yang mungkin timbul dalam suatu pertemuan/percakapan adat, yang juga bertujuan sebagai suatu kebijaksanaan mengantisipasi terjadinya salah pengertian.

Terhadap orang yang sembrono, yang tidak memikirkan atau menimbang lebih dahulu apa yang hendak dikatakannya, atau mungkin salah ucap (kurang sopan),ada umpasa bernada teguran dari pihak pendengar, sbb:
1. Jolo ni dilat bibir, asa nidok hata (lebih dulu bibir dijilat, sebelum mengeluarkan perkataan).
2. Unang sai makkatai na so marhihihir. (jangan berbicara, yang giginya belum dikikir).
Tentang hal ini perlu dicatat: Dulunya orang yang belum dewasa, di anjurkan untuk mengikir giginya agar kelihatan rapi/bagus, dan hal seperti itu sepanjang pengetahuan masih terdapat di daerah Hurlang dan sekitar Pangaribuan. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
'

Saotik Taringot Tu Umpama Dohot Umpasa

Oleh: Waldemar Simamora

Dalam upacara-upacara adat Batak, baik yang digelar di Bona Pasogit maupun di daerah perantauan (parserahan) umpama dan umpasa memegang peranan penting dalam komunikasi dua arah secara langsung yang oleh komunikan terutama raja parhata adalah sebagai alat bertutur kata yang merupakan pemegang kendali pembicaraan, bukti yang paling transparan dapat disimak pada waktu “marhata sinamot” (pembicaraan mengenai mahar) sebagai contoh.

Defenisi Umpama dan Umpasa
Sebelum kita uraikan defenisi umpama dan umpasa, mari kita ikuti dulu sejenak cara membaca kedua istilah ini. Umpama (baca:uppama) dan umpasa (baca:uppasa) sering kita temui cara menulis dan mengucapkan kata dalam bahasa Batak mengalami perbedaan pada huruf tertentu, maka sejumlah perbedaan itu dalam tulisan ini akan kita lengkapi dengan cara membacanya.

…baca selengkapnya »

[SB] Tags : , , ,