Lebih kurang 100 Ha tanaman padi milik petani Gunung Serawan Kecamatan Bandar Masilam dinyatakan puso diduga karena tercemar limbah pabrik yang terbuang tidak beraturan ke aliran sungai.
Kepala Bapedalda Kabupaten Simalungun Ir Latif Nasution, Jumat (1/8) mengatakan telah mengambil sampel limbah pabrik yang berada di hulu sungai masing – masing PKS (Pabrik Kelapa Sawit) dan pabrik pengolahan tapioka PT Bumi Sari guna diperiksa di laboratorium Bapedalda Sumut.
Hasil pemeriksaan laboratorium dikatakan sudah akan diterima dalam batas waktu 14 hari, sejak diserahkan. Berdasarkan pengamatan di lapangan bersama petugas Dinas Pertanian dan DPRD, menunjukkan usia tanaman padi sekitar 90 hari kemudian layu sehingga gagal panen.
Tim Bapedalda akan tetap mempelajari permasalahan yang dihadapi para petani. Kalau terbukti akibat pencemaran lingkungan bersumber dari limbah pabrik dikatakan akan segera tindakan tegas. …baca selengkapnya »


Jalan-jalan ke Kabupaten Simalungun tak akan sempurna jika tidak menikmati panorama wisata alamnya yang memukau. Satu di antaranya Danau Toba, meskipun saat ini kelihatan lesu karena minimnya pengunjung.
Silahkan memberi tanggapan »