Tulisan : Moan Sipayung
“Kami dengan sepenuh hati menyerahkan uang ini untuk biaya pengobatan lae kami, walau sedikit namun kami harapkan dapat membantu,…..ini, mohon diterima sebesar 10 juta rupiah”, kata amang Silaban sambil menyerahkan amplop berisi uang kepada itonya, R. Silaban yang suaminya sedang terbaring sakit. R Silaban tidak dapat menahan haru dan secara mendadak memeluk tubuh amang Silaban sambil menumpahkan tangisnya. “Terima kasih, ito”, katanya sambil tersedu….
Destruktif Kapitalisme
Konon katanya kita tengah hidup di dunia yang kejam. Coba lihat saja kenyataan yang ada disekeliling kita, kejahatan terjadi dimana-mana, kemiskinan merajalela, penghisapan di antara manusiapun muncul dengan berbagai rupa. Banyak manusia tereksplotasi, anak-anak yang diperjualbelikan oleh orang tuanya, gadis-gadis yang diperdagangkan pada hidung belang atau orang-orang yang dimanipulasi dengan dikirim ke luar negeri tanpa sebuah jaminan. Barangkali kita tengah berada di zaman edan sebagaimana ramalan Jayabaya. …baca selengkapnya »


1 Tanggapan »