Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
22
Feb '08

Foke: Pelanggan TransJ Jangan Panik

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo akan meminta dan Dinas Perhubungan dan BLU TransJakarta untuk mengecek semua bus. Hal ini terkait dengan terbakarnya TransJ Koridor II jurusan Harmoni-Pulogadung pagi tadi. Menurutnya pengecekan ini mutlak dilakukan dan akan bekerjasama dengan lembaga yang punya hak mengeluarkan kelayakan seperti Sucofindo, misalnya. “Pengecekan akan dilakukan sambil berjalan agar tidak mengurangi pelayanan. Saya harap masyarakat bisa memahami,” ujar gubernur yang akrab disapa Foke, Jumat (22/2) siang.

Sementara soal investigasi, Foke mengaku sudah menghubungi Polda Metro Jaya. Dari hasil penyeledikan sementara, kebakaran bus yang dikemudikan Silaban di dekat Tugu Tani, Jakarta itu diakibatkan arus pendek di dash board. ”Ini tidak terkait dengan bahan bakar,” jelas Foke mengurai penyebab insiden bus dengan nomor polisi B 7475 ZX yang menggunakan bahan bakar gas itu.

Sumber : (Fatahillah-dwi) myRMnews, Jakarta

[SB] Tags : , ,
'

TransJ Harus Diperlakukan Sama Seperti Pesawat

Terbakarnya bus TransJakarta terus menuai komentar. Ketua Komisi B (Bidang Transportasi) DPRD Jakarta Aliman Aat menilai kejadian ini murni kelalaian operator.

Untuk itu, Komisi B DPRD akan memanggil pihak operator untuk meminta keterangan perihal kejadian tersebut. “Kita akan tanyakan apakah pengecekan terhadap bus tersebut sudah dilakukan atau tidak. Jangan-jangan hanya sekedar dicuci bagian luar saja. Padahal busway (TransJ) sudah diberikan sarana tersendiri,”ucap Aliman kepada myRMnews, Jumat (22/2).

Penyebab kebakaran TransJ yang terjadi di dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat ini karena adanya korsleting listrik di sistem pendingin. Kejadian itu berlangsung pada pukul 08.45 WIB. TransJakarta bernopol B 7475 ZX yang dikemudikan Silaban terbakar terbakar dan membuat sejumlah penumpangnya panik. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
'

Bus TransJ Terbakar Karena Korslet Listrik

Terbakarnya bus TransJakarta koridor II jurusan Harmoni-Pulo Gadung, pagi tadi pagi (Jumat, 22/2) diduga dikarenakan korsleting listrik di atap Air Conditioner (AC).
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Nur Rahman saat berada di lokasi kebakaran kepada wartawan siang ini. Sekadar diketahui pukul 08.45 WIB, busway TransJakarta B 7475 ZX yang dikemudikan Silaban terbakar di depan Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Saat peristiwa itu terjadi penumpang penuh. Kepanikan melanda para penumpang karena api tiba-tiba mengepul di atap bus tersebut. Penumpang panik, dan mereka segera turun. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. Saat ini bus naas itu naas itu sudah ditarik ke poolnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur. Rahman mengakui baru pertama kali setelah dioperasionalkan baru pertama kali bus TransJ terbakar. Ketika ditanya apakah kebakaran karena bahan bakar gas yang bocor, ia membantahnya. “Bukan tapi karena korsleting listrik. Kalau karena kebocoran gas, sistem mesin dan gas kan masih berjalan baik. Namun, kami tetap akan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut,” kata Rahman.

Sumber : (Febrianto-dry) myRMnews, Jakarta

[SB] Tags : , ,
Senin
21
Jan '08

Masa Depan Jamsostek Di Tangan Buruh

Revolusioner dan progresif ada­lah karakter yang sangat me­lekat pada pria kelahiran Sumatera Uta­ra ini. Satu setengah dekade ber­­gelut dengan realitas per­bu­ru­han, justru mengantarkanya du­­duk se­bagai komisaris Jam­sos­tek. Mam­pukah Rekson menga­wal Jam­­sostek agar bisa memper­­ju­ang­­kan nasib buruh Indonesia?

Itulah Rekson Silaban. Dia bukan orang baru di dunia perbu­ruhan. Se­jak 1992 dia sudah ber­gabung di Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), lalu karier organisasinya berjalan menanjak hing­ga men­du­du­ki posisi Ketua Umum Dewan Pe­ngurus Pusat Kon­federasi Se­ri­kat Buruh Se­jah­tera Indonesia (KSBSI).

Alumnus Universitas Sima­lungun, Siantar, Medan, Sumatera Utara ini tidak hanya menduduki posisi-posisi strategis di Indonesia saja. Tapi juga jabatan bergengsi internasional, antara lain: Governing Body for International Labor Organization (ILO) mewakili kawasan ASEAN, Vice President International Trade Union Confederation (ITUC), dan Asia Pacific Eksekutif Board ITUC. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Selasa
30
Okt '07

4 Tersangka Pabrik Sabu-Sabu Batam Dibebaskan

Setelah ditahan delapan hari sejak Sabtu malam (20/10) sekitar pukul 23.45, kini empat orang yang diduga terlibat kasus sabu-sabu di Batam dibebaskan Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri).

Tersangka yang berstatus warga negara Indonesia itu adalah Jaelani Usman, Darwin Silaban, Sayed Abu Bakar, dan Apeng. Mereka dibebaskan sekitar pukul 11.00 WIB kemarin (Senin, 29/10). Masing-masing kini sudah berkumpul dengan keluarganya. Sedangkan Dua tersangka lain yang berwarga negara Taiwan, Wang Chin I dan Tsai Tsai Chen kini masih ditahan di Mabes Polri.

Menurut info Batam Pos (Grup Jawa Pos), para WNI itu dibebaskan karena tidak terlibat dalam kasus tersebut. Tidak cukup, bukti untuk menjerat empat orang yang sempat ditahan itu. Mereka hanya pembantu di tepat bekerjanya.

Sementara itu, Tim Mabes Polri membawa manajer dan satu orang karyawan toko keramik 99 untuk diperiksa, sekitar pukul 10.45 WIB kemarin. Pemeriksaan ini merupakan tindaklanjut dari penggerebekan yang dilakukan Kamis (25/10) di toko milik Mr Huang, tersangka yang saat kini masih DPO (Daftar Pencarian Orang).

Sumber : (jpnn) myRMnews, Batam

[SB] Tags : , ,
Kamis
25
Okt '07

3 Penyidik DEA Investigasi Pabrik Shabu di Batam

Tiga investigator dari Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat langsung terbang ke Batam menyusul terbongkarnya pabrik shabu-shabu di Kepulauan Riau tersebut.

Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Anton Bahrul Alam mengatakan, penyidik DEA tersebut datang setelah mengetahui adanya pabrik psikotropika jenis shabu-shabu terbesar yang digerebek Polri.

“Tiga penyidik DEA sudah datang ke Batam dan bergabung dengan penyidik Mabes Polri untuk ikut melakukan investigasi penemuan pabrik shabu-shabu di Batam itu,” paparnya di Mabes Polri, Kamis siang ini (25/10). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
23
Okt '07

Bahan Shabu di Batam Dipasok Lewat Jalur Nelayan

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Sisno Adiwinoto menjelaskan, bahan baku untuk pembuatan shabu yang digerebek di Batam, Kepulauan Riau, dipasok lewat jalur nelayan.

“Enam tersangka diperiksa secara intensif untuk mengetahui keahliannya masing-masing,” kata Sisno kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (23/10).

Menurut Sisno, Mabes Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mengejar dua orang lainnya yang dikenal sebagai pemodal. “Pemodal Taiwan ini tidak memberi mereka uang tetapi langsung bahan-bahan ekstasi,” kata Sisno. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Senin
22
Okt '07

Gudang Narkoba Digerebek Kapolri

Gudang narkotik terbesar di Jakarta digerebek petinggi Polri malam ini (Senin, 22/10).

Dalam penggerebekan itu, Kapolri Jenderal Sutanto bersama Irwasum Komjen Jusuf Manggabarani, Kabareskrim Komjen Bambang Hendarso Danuhri dan Kepala Pelaksana Harian Badan Nartika Nasional (Kalakhar BNN) I Made Mangku Pastika turun tangan langsung menggeledah penampungan narkotik berjenis sabu-sabu itu.

Gudang barang haram yang terletak di Jalan Karang Sari III, Blok T 7 Selatan 18, Muara Karang, Jakarta Utara itu digerebek, setelah para petinggi Polri itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Batam, Kepulauan Riau untuk melihat langsung pabrik sabu-sabu, di empat wilayah pulau itu.

Mereka datang pukul 20.35 WIB, melihat tempat penampung barang terlaarang dari keempat pabrik tersebut. Dalam pengerebekan itu ditangkap enam orang tersangka.

Dua dari enam orang tersebut, Wang Chin I dan Tsai Tsai Cheng merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Taiwan. Sedangkan sisanya, Jaelani Usman, Darwin Silaban, Sayed dan Ateng merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Sumber (atm-Febrianto) myRMnews, Jakarta

[SB] Tags : , ,
Rabu
5
Sep '07

Amankan Pemabuk Ngamuk, 2 Anggota Polisi Kena Tikam

Penganiayaan terhadap anggota kepolisian yang lagi menjalankan tugas kembali terjadi. Kali ini menimpa dua anggota polisi Polsekta Mandiangin, Bripda Remon dan Bripda Satria. Keduanya ditikam pemuda mabuk saat mengamakan acara organ tunggal di Desa Muaro Ketalo, Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Akibat kejadian tersebut Remon mengalami luka gores didada sebelah kirinya dan Satria mengalami luka gores diperut.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi Minggu (02/09) sekitar pukul 02.45 WIB lalu. Ceritanya, Kapolsek Mandiangin, Iptu Silaban mendapat telepon dari Kades Muaro Ketalo yang bernama Ida Ziana, minta bantuan petugas kepolisian untuk memberhentikan acara organ yang berada didesanya. Selain sudah melewati batas waktu yang ditentukan, juga dijadikan ajang pesta Narkoba dan Miras. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,