Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
23
Mei '08

Warga Tapanuli Utara Bertahan di Tenda Darurat

Hingga hari keempat pascagempa bumi di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Jumat (23/5), warga masih khawatir gempa susulan akan kembali melanda. Para korban gempa berkekuatan 6,1 skala Richter di Desa Sibulan-bulan pun masih bertahan di tenda darurat. Namun, putusnya jalan yang menghubungkan Desa Sibulan-bulan dengan Kota Tarutung, membuat desa tersebut terisolasi. Bila pemerintah tak menghiraukan keadaan tersebut, kelaparan akan datang lebih cepat ketimbang bantuan pangan.

Belum lagi mampu bangkit dari gempa, bencana kembali menghampiri penduduk Desa Sibulan-bulan. Rabu silam, banjir bandang datang menyapu meninggalkan lumpur serta potongan balok kayu. Meski tidak merenggut korban jiwa, banjir merusak belasan hektare sawah serta sebuah gereja yang berdiri tak jauh dari bibir sungai [baca: Pascagempa, Jalur Tapanuli Masih Putus].

Lihat Video disini

Sumber : (ANS/Yudhistira) Liputan6.com, Tarutung

[SB] Tags : ,
Sabtu
3
Mei '08

Kasih Sayang dalam Selembar Kain Ulos

Salah satu kerajinan tradisional yang sampai saat ini masih ditekuni warga adalah membuat kain ulos. Keahlian masyarakat Samosir membuat kain yang mempunyai kedudukan tinggi di dalam masyarakat Batak ini didapat secara turun-temurun. Pembuatannya masih mengandalkan cara yang dipakai nenek moyang mereka, yaitu dengan cara ikat lungsi.

Untuk membuat ulos, pengrajin terlebih dahulu menyusun benang sebelum akhirnya ditenun. Sesuai tradisi, dalam membuat ulos tidak boleh menggunakan benang emas karena benang tersebut hanya dipakai untuk membuat songket. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Kamis
1
Nov '07

Polisi Sita Seribu Kilogram Bahan Baku Shabu

Polisi menyita 30 sak atau lebih dari 1.000 kilogram bahan dasar pembuatan shabu di salah satu gudang milik PT Shie Lee Machinery di Batam, Riau Kamis (1/11). Perusahaan perusahaan elektronika milik Taiwan di kawasan industri Taiwan di Kabil, Batam, inidicurigai sebagai salah satu pintu masuk penyeludupan bahan baku shabu.

Tiga warga Taiwan yang terkait dengan bisnis ini tengah diburu tim dari Markas Besar Polri. Mereka adalah Wan Shin, Tsai-tsai Cheng, Lay Yaw Shing. Sementara seorang warga Batam bernama Antoni sedang diperiksa tim dari Mabes Polri.

Sejauh ini polisi belum menyimpulkan tentang kemungkinan bahan baku shabu itu diselundupkan dengan cara mendompleng impor komponen elektronika ke kawasan itu. Sebab, beberapa tersangka menyebutkan, barang disusupkan dari Taiwan mengunakan kapal ikan milik nelayan Thailand. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
'

Polisi Menyita Puluhan Sak Bahan Baku Shabu

Tim Mabes Polri menyita sekitar 30 sak atau lebih dari 1.000 kilogram bahan dasar shabu di salah satu gudang milik PT Shie Lee Machinery di kawasan Kabil, Pulau Batam, Kamis (1/11). PT Shie Lee Machinery merupakan perusahaan perakitan elektronika di kawasan itu.

Tiga warga Taiwan yang tekait dengan bisnis ini tengah diburu polisi yakni Wan Shin, Tsai-tsai Cheng, dan Lay Yaw Shing. Sementara seorang lainnya warga Batam bernama Antoni saat ini diperiksa oleh tim dari Mabes Polri.

Sejauh ini polisi belum dapat menyimpulkan kemungkinan bahan baku shabu diseludupkan dengan mendompleng impor komponen elektronika ke kawasan itu. Sebab beberapa tersangka sebelumnya menyebutkan, sebagian bahan baku shabu diseludupkan dari Taiwan mengunakan kapal ikan milik nelayan Thailand. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Rabu
11
Jul '07

Tarik Ulur Pembahasan RPP Pesangon

Asosiasi Pengusaha Indonesia menginginkan supaya premi yang dibayar pengusaha dua sampai tiga persen. Sementara Serikat Buruh Sejahtera Indonesia menginginkan premi yang dibayar pengusaha delapan persen.

Tarik ulur kepentingan antara pekerja dan pengusaha dalam pembahasan rancangan peraturan pemerintah atau (RPP) pesangon masih berjalan alot. Persoalan besaran premi yang harus dibayarkan pengusaha kepada pekerja menjadi perdebatan [baca: Besaran Premi Pesangon Belum Putus].

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi, menginginkan supaya premi yang dibayar pengusaha dua sampai tiga persen. Pengusaha keberatan dengan maksimal pesangon 35 kali gaji. Menurut Sofyan, angka yang ideal hanya tujuh kali gaji. “Pesangon kita paling tinggi di dunia,” ujar Sofyan Wanandi. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Sabtu
30
Jun '07

Menikmati Keindahan Parapat

Provinsi Sumatra Utara memiliki beragam objek wisata eksotis dan bahkan bernilai sejarah yang layak dikunjungi. Salah satunya adalah Parapat. Di kota inilah terbentang keindahan Danau Toba dan Pulau Samosir ditengahnya yang terkenal hingga mancanegara. Anda hanya membutuhkan waktu tiga hingga empat jam perjalanan dari Ibu Kota Sumut, Medan.

Belum lama ini, tim Melancong Yuk berkesempatan mengunjungi Parapat yang menyuguhkan pemandangan alam luar biasa, makanan lezat, dan pusat belanja berbagai cinderamata. Di Parapat bertaburan hotel berbintang ataupun bungalow yang menampung para turis yang berniat berpesiar ke Danau Toba.

Dari Parapat terdapat pelabuhan feri yang melayani transportasi air ke Pulau Samosir, tepatnya ke pelabuhan Ajibata. Jika hendak mencapai Pulau Samosir lewat jalur darat, Anda harus mengitari tepian Danau Toba sampai ke Pangururan. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Sabtu
17
Feb '07

Hotbonar Menjadi Dirut Jamsostek

Mantan Ketua Dewan Asuransi Indonesia Hotbonar Sinaga menjadi Dirut Jamsostek. Sekretaris Menneg BUMN berharap keputusan ini dapat menghentikan konflik di tubuh Jamsostek yang berlangsung lebih dari setengah tahun.

Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Jamsostek di Kantor Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Jumat (16/2) malam, memilih Hotbonar Sinaga, mantan Ketua Dewan Asuransi Indonesia sebagai direktur utama yang baru. Hotbonar Sinaga menggantikan Iwan Pontjowinoto yang dinonaktifkan dewan komisaris sejak Januari [baca: RUPS Jamsostek Digelar Malam Ini]. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Jumat
5
Jan '07

Pembayaran Pesangon Diusulkan Melalui Jamsostek

Usulan ini diajukan Ketua Umum KSBSI Rekson Silaban dalam pertemuan dengan Wapres Jusuf Kalla. Kendati demikian, pengusaha harus menambah kontribusinya.

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia mendesak pemerintah segera merampungkan aturan main dalam bidang ketenagakerjaan. Buat menghindari maraknya perselisihan antara buruh dan pengusaha, KSBSI menuntut agar pembayaran pesangon melalui PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Namun, pengusaha harus menambah kontribusinya.

Usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (4/1), Ketua Umum KSBSI Rekson Silaban menyatakan Wapres sepakat dengan usulan pihaknya. Yakni pembayaran pesangon buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh Jamsostek. Lebih jauh Rekson mengatakan, pihaknya mengusulkan agar formula baru itu dimasukkan ke Revisi Undang-undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jamsostek yang sedang digodok DPR.

Untuk diketahui, saat ini kontribusi pengusaha kepada Jamsostek hanya sebesar 11,7 persen dari gaji pokok buruh. Padahal di beberapa negara anggota ASEAN sudah mencapai kisaran 20 hingga 25 persen.

Sumber : (ANS/Carlos Pardede dan Teguh Dwi Hartono) Liputan6.com, Jakarta

[SB] Tags : , ,
Rabu
13
Sep '06

Revisi Undang-undang Ketenagakerjaan Dibatalkan

Pemerintah mengambil kebijakan populis. Revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan akhirnya dibatalkan. Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam wawancara dengan situs Financial TimesĀ  menyatakan, pembatalan ini untuk menghapuskan kesan pemerintah tidak konsisten agar tidak menambah khawatir investor.

Untuk menghindari perbedaan interpretasi, pemerintah akan meluncurkan Peraturan Pemerintah yang mengatur teknis pelaksanaan undang-undang ini. Dalam PP ini juga akan dibakukan pasal krusial seperti standardisasi upah, pemecatan, dan formulasi pesangon.

Pihak pekerja maupun pengusaha sama-sama mendukung pemerintah. Namun kendati penetapan PP merupakan hak prerogatif pemerintah, pihak pengusaha dan buruh meminta diikutsertakan dalam pembahasan. “Kami senantiasa mendukung upaya-upaya untuk terciptanya kesatuan pokok pikiran di antara pemerintah, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Hasanuddin Rahman dalam Liputan 6 Petang di Studio SCTV, Rabu (13/9). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,