Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
17
Jan '08

Dua Perampok Jalan Lintas Dibekuk

Seorang Tersangka Ditembak

Jajaran Polres Sarolangun berhasil membekuk dua tersangka perampokan yang biasa beraksi di jalan lintas. Keduanya, Joni Ali (16) warga Desa Gurun Tuo Seberang Kecamatan Mandiangin, dan Husni Mubarak (24), warga Desa Simpang Gurun Tuo, Kecamatan Mandiangin. Tersangka ditangkap kemarin (6/1) sekitar pukul 00.30 WIB di kediamannya masing-masing. Terungkapnya persembunyian tersangka setelah seorang korbannya Fernandes (27), warga RT 011 RW 04 Kelurahan Beringin Kota Jambi, melapor ke Mapolsek Mandiangin.

Fernandes dirampok tersangka berdasarkan informasi yang dihimpun Jambi Independent kemarin, bahwa TKP Jembatan Gurun Tuo Simpang Jalan Sarolangun–Tembesi Kecamatan Mandiangin, dengan korban Fernandes (27) sopir RT 011 RW 04 Kelurahan Beringin Kota Jambi. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Senin
12
Nov '07

Tiga Provinsi Bersaing Raih Medali

Memasuki hari kedua Kejuaran Tinju Amatir Kadet XIII, Junior XXV dan Piala Bupati Kerinci makin seru. Seperti hari pertama, tadi malam (12/11) juga dipertandingkan 13 partai. Dua petinju tuan rumah Provinsi Jambi yang turun kemarin disambut antusias oleh ratusan penonton yang memadati lapangan Pemda Kerinci. Hanya saja, dari dua petinju Jambi itu hanya satu yang tampil gemilang, yakni Franklin Silaban yang turun di kelas 48 kg kadet putra. Dalam laga partai ketujuh itu, petinju Jambi berdarah Batak ini berhasil menang TKO atas lawannya Bili Datum Solan dari Sulawesi Utara (Sulut). Partai ini berlangsung seru. Begitu bel tanda pertandingan dimulai, Franklin langsung menghantam Bili Datun Solan dengan pukulan jep dan hok. Suara histeris para penonton membuat Franklin tambah semangat.

Bak petinju profesional, dia terus melancarkan pukulan ke wajah petinju Sulut. Sangking kuat dan cepatnya pukulan Franklin, dalam waktu 15 detik lawannya Datun langsung mendapat hitungan dari wasit. Wasit menilai pukulan Franklin mengena dengan telak di wajah Datun. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Sabtu
14
Jul '07

Dirut Jamsostek Dilaporkan ke KPK

Diduga Selewengkan Dana Jaminan Hari Tua

Satu lagi, perusahaan BUMN dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Kemarin,  sekitar 30 orang dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) melaporkan dugaan penyimpangan di PT Jamsostek.

Ketua Umum KSBSI Rekson Silaban mengungkapkan, Direktur Utama PT Jamsostek Iwan Prijono Pontjowinoto telah melanggar praktik lama PT Jamsostek yang selama ini selalu memberikan bunga jaminan hari tua (JHT) lebih tinggi daripada bunga deposito umum. ”Kebijakan tersebut telah merugikan peserta Jamsostek sebesar Rp 288 miliar per tahun,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Dirut PT Jamsostek yang juga mantan konsultan investasi tersebut mengalihkan dana JHT tersebut ke perhitungan laba rugi PT Jamsostek. ”Uang tersebut tidak dikorupsi, tapi dialihkan sehingga Jamsostek seakan mendapat keuntungan besar pada tahun 2005 dan kinerjanya dianggap bagus,” tambahnya. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
29
Mei '07

Karyawan Biliar Menghilang

Pasca Tewasnya Pemilik Biliar

Aparat Polsekta Telanaipura terus mengintensifkan penyidikan kasus terbunuhnya Nantes Silaban (50), pemilik biliar di Jalan Kapt Pattimura, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Sejumlah saksi telah diperiksa. Di antaranya, Agustorian, putra Nantes yang menemukan jenazahnya ayahnya. Lalu, istri korban, Tiur Maida Silalahi. Saksi lainnya adalah RM, karyawati usaha biliar tersebut.

Seperti diberitakan, Nantes ditemukan tewas bersimbah darah di dapur biliar miliknya. Jenazahnya ditemukan Agustorian (10), putra bungsu korban, Sabtu (26/5) sekitar pukul 11.30 WIB. Korban yang biasa disapa Sihombing ini diperkirakan tewas sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, kondisinya telentang dengan luka menganga di kepala dan mengeluarkan banyak darah. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Sabtu
12
Mei '07

PT IIS masih buang limbah ke sungai

DPRD Tanjab Barat sangat menyesalkan sikap pimpinan perusahaan sawit PT Inti Indosawit Subur (IIS) yang masih saja membuang limbah ke sungai di Merlung. Akibatnya’ ekosistem yang ada di sungai menjadi mati.

Sebelumnya’ antara DPRD dan pimpinan PT IIS telah melakukan kesepakatan. Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di gedung DPRD beberapa waktu lalu’ PT IIS bersedia menghentikan pembuangan limbah ke sungai paling lambat 15 Maret 2006. Tapi kenyataannya’ perusahaan tersebut tetap saja membuang limbah crude palm oil (CPO) ke sungai. ”Kita sangat menyesalkan sikap PT IIS yang masih membuang limbahnya ke sungai’” tegas Wakil Ketua DPRD Luhut Silaban kepada Jambi Independent kemarin. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Rabu
9
Mei '07

Imanuel dkk siap tempur

Tidak ada permasalahan dalam persiapan. Kini mereka telah siap tempur di atas ring. Mereka akan tampil dengan permainan cantik dan memuaskan. Hal itu diungkapkan pelatih tinju Jambi Manimbul Silaban kepada Jambi Independent di Sasana Garuda Putih, kemarin.

Menurutnya, mundurnya jadwal perebutan Piala Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) tidak mempengaruhi persiapan para petinju. Sebab persiapan telah lama dilakukan sebelum kejuaraan diumumkan. “Semuanya dalam kondisi prima,” kata Manimbul.

Di Piala Gubsu yang diikuti seluruh provinsi di Pulau Sumatera ini berlangsung di Kota Parapat pada 16 Mei mendatang. Pertina Jambi ikut bagian dengan mengirimkan enam petinju terbaiknya. Mereka adalah Abia Betty (kelas layang ringan), Yusak Imanuel Bein (kelas layang), Rudi Saputra (kelas terbang), Jimmy J Olla (kelas bantam), Darmansyah (kelas bulu), dan Anto Siringo ringo (kelas ringan). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Senin
7
Mei '07

Imtaj Desak Polda Tuntaskan Pengusutan Kasus Korupsi DPRD

Dadang: Kita Masih Konsisten

Ikatan Mahasiswa Tanjung Jabung Barat (Imtaj) kembali mendesak Polda Jambi mengusut tuntas kasus korupsi yang diduga dilakukan sejumlah anggota DPRD Tanjab Barat periode tahun 1999-2004. Imtaj menilai sejak kasus ini ditangani Polda Jambi tahun 2004, masih belum ada perkembangan signifikan.

Ketua Imtaj, Dadang Alia mengatakan, pihaknya (mahasiswa) adalah salah satu komponen masyarakat yang ikut memajukan kasus dugaan korupsi DPRD Tanjab Barat periode tahun 1999-2004 itu ke Polda Jambi. “Kita masih konsisten. Soalnya kita juga ikut melaporkan kasus itu ke Polda,” ungkap Dadang saat dihubungi via ponselnya, kemarin.

Ia menambahkan, sejak dilaporkan ke lembaga hukum, kasus dugaan korupsi dewan Tanjab Barat- yang salah satunya terkait tunjangan kesehatan- berjalan sesuai prosedur. Cuma, kata Dadang, baru dua oknum anggota dewan yang sudah divonis di Pengadilan Negeri Kualatungkal, yakni, Mahludin Ahmad (mantan Ketua DPRD Tanjab Barat) dan Saefuddin (mantan ketua panggar legislatif). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Sabtu
21
Apr '07

Terkait Dugaan Korupsi Anggota DPRD Tanjab Barat

Terkait pengusutan kasus dugaan korupsi yang melibatkan dua mantan anggota DPRD Tanjung Jabung Barat periode 1999-2004, Kejaksaan Tinggi Jambi belum menentukan sikap. Bahkan, Kajati Jambi Kemas Yahya Rahman mengaku belum menerima laporan menyangkut kasus tersebut.

Itu terungkap dari pengakuan Kajati setelah dikonfirmasi Jambi Independent, kemarin. Dalam pembicaraan singkat itu, Kemas langsung mengalihkan persoalan ke Kajari Kualatungkal. “Saya belum terima laporan, nantilah saya tanyakan ke Kajari (Kajari Kualatungkal, red),” ungkap Kemas, singkat.

Dikonfirmasi terpisah Kajari Kualatungkal Eko Susilo Hadi malah balik melempar persoalan itu. Dengan alasan persoalan itu bukan wewenang Kejaksaan Negeri Kualatungkal, melainkan wewenang Polda Jambi. “Tidak perlu melaporkan,  itu kan wewenang Polda,” ujar Eko, dihubungi selulernya, sekitar pukul 14.00 WIB, kemarin. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Selasa
17
Apr '07

Warga Pertanyakan, Kasus Dua Oknum DPRD

Terkait Dugaan Korupsi

Sebagian masyarakat kota Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mulai mempertanyakan proses pemeriksaan kasus dugaan korupsi dua oknum DPRD Tanjab Barat yang kini ditangani Polda Jambi.

Menurut penilaian mereka, kasus ini semestinya sudah sampai di tangan Kejaksaan Tinggi Jambi untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kualatungkal. Pasalnya, kasus tersebut terkesan lamban ditangani pihak Polda Jambi. Sehingga, kesannya, kepastian hukum bagi kedua oknum DPRD tersebut , L Silaban dan  Umar Ibrahim, tidak setegas dua oknum DPRD Tanjab Barat yang lain. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,