Ada yang salah dalam penafsiran otonomi daerah, dimana salah satunya adalah kecenderungan mengharapkan kucuran DAU (Dana Alokasi Umum) untuk menjalankan roda pemerintahan. Padahal secara ekonomi kemandirian, ini tidak bagus bagi daerah, apalagi DAU itu memang terbatas.
Sehingga untuk itu, dirasa perlu ada kreatifitas masing-masing daerah untuk lebih maksimal menggali potensi-potensi yang ada, demi mengurangi ketergantungan terhadap DAU. Sehingga ke depan, daerah diharapkan mampu membangun kesejahteraan masyarakat, dengan meminimalisasi ketergantungan terhadap kucuran DAU. …baca selengkapnya »
[SB] Tags : Harian SIB, Ir. Bridon Silaban MKom. MBA, Medan

Silahkan memberi tanggapan »