Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
3
Sep '08

Warga Minta Sisa Ganti Rugi

Sebanyak 14 warga eks penduduk RW 02 Cibeureum Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi kembali mendatangi gedung DPRD Cimahi, Selasa (23/9). Mereka meminta bantuan DPRD Kota Cimahi untuk memperjuangkan pembayaran sisa ganti rugi lahan mereka yang sudah dibeli PT Lingga Buana Wisesa (LBW).

Salah seorang perwakilan warga, Silaban mengatakan, tuntutan warga sebenarnya tidak banyak. Warga hanya menginginkan sisa ganti rugi yang belum dibayarkan, segera diserahkan ke warga. Dari total ganti rugi Rp 650 juta, yang baru dibayarkan ke warga hanya 30 persen saja.

Rombongan warga itu diterima, Wakil Ketua Komisi A, Gunadi Taufiq. Turut hadir dalam pertemuan itu, Kabag Hukum Pemkot Cimahi, Amrullah.

Menurut Amrullah, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin memfasilitasi keinginan warga kepada PT LBW. Namun soal keputusannya nanti, ada pada PT LWB.

Sementara Gunadi mengatakan, DPRD akan mengundang PT LBW dan warga untuk melakukan pertemuan. Dalam pertemuan nanti, dimusyawarahkan keinginan warga itu dan dicari jalan keluarnya.

Sumber :  (A-136/A-147)*** Pikiran Rakyat, Cimahi

[SB] Tags : , ,
Senin
5
Mei '08

Masyarakat Siborongborong Minta Camatnya Dimutasi

Warga di Kecamatan Siborongborong menilai kinerja camat mereka tidak terlalu bagus selama memimpin daerah itu tiga tahun terakhir.

Kontras sekali ketika Drs EV Simanungkalit menjabat Camat Siborongborong yang selalu membuat gebrakan perkembangan pembangunan dan juga selalu bermasyarakat.

Sedangkan Camat JPS, cenderung arogan ketika berurusan dengannya. Seperti yang terjadi belum lama ini, salah seorang wartawan dihardik saat mengkonfirmasikan dana pendataan Pilgubsu. Camat tersebut langsung berang dan membalikkan meja kantornya. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Jumat
8
Feb '08

Warga Ancam Duduki Lokasi Projek CTC

Bila tak Kunjung Mendapat Ganti Rugi

Eks warga RW 22 Cibeureum, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, menuntut Pemkot Cimahi dan PT Lingga Buana Wisesa (LBW) membayar ganti rugi atas rumah mereka yang dibangun di atas tanah sengketa Cibeureum. Pemkot dan LBW akan segera membangun Cimahi Town Centre (CTC) di atas tanah tersebut.

Menurut mereka, setelah tanah sengketa itu dieksekusi dan rumah warga digusur, sampai saat ini mereka belum mendapat ganti rugi. Oleh karena itu, jika tidak kunjung memperoleh ganti rugi, mereka mengancam akan kembali berunjuk rasa.

Tuntutan tersebut, antara lain disampaikan Silaban dan Edi, perwakilan eks warga RW 22 Cibeureum ketika ditemui “PR” secara terpisah, di Cimahi, Jumat (8/2). Mereka minta ganti rugi tersebut diberikan sebelum Pemkot Cimahi dan PT LBW melaksanakan pembangunan CTC. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Senin
21
Jan '08

Ratusan Warga Hentikan Pekerjaan Bandara Kuala Namu

Minta masyarakat dan putra setempat dipekerjakan dalam pembangunan proyek, Sabtu (19/1), ratusan warga tergabung dalam Tim Aspirasi Masyarakat Kecamatan Beringin-Pantai Labu, Deli Serdang mendatangi lokasi proyek Bandara Kuala Namu.

Ratusan pendemo mengendarai puluhan unit sepeda motor masuk ke areal proyek dan menemui siapa saja personil pelaksana proyek di lapangan. Namun setibanya di lokasi pembangunan, warga belum berhasil menemui dengan orang yang dituju.

Rasa kecewa warga akhirnya berbuntut pada aksi penghentian sejumlah alat berat ekscavator yang sedang bekerja menumbang pohon kelapa sawit. Setengah dari aksi ini, H Silaban bersama dua temannya mengaku sebagai personel di PT Papua Suplayernya PT WK berupaya mentralisir pendemo. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
19
Jun '07

Warga Eks RW 22 Cibeureum Demo

Tuntutan Ganti Rugi tak Digubris Pemkot dan Pengembang

Karena tidak memperoleh ganti rugi atas kios dan bangunan rumah mereka yang dieksekusi 2,5 tahun lalu, para pedagang dan warga eks RW 22 Cibeureum, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, menggelar aksi unjuk rasa, Senin (18/6). Mereka menuntut Pemkot Cimahi atau pengembang Pasar Raya Cibeureum (PRC) yang menguasai tanah tersebut, segera memberikan ganti rugi kepada warga.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di eks tanah sengketa di Jln. Raya Cibeureum, tepat di seberang Percetakan Advent itu, menyebabkan arus lalu lintas di sepanjang ruas Jln. Raya Cibeureum - Jln. Pesantren hingga perbatasan Kota Bandung, macet.

Apalagi, dalam unjuk rasa itu, warga membakar ban-ban bekas, sehingga kepulan asap hitam mengganggu jarak pandang para pengguna jalan yang saat itu melintas di sana. Agar tidak terjadi kemacetan yang semakin parah, petugas Polres Cimahi sibuk mengatur lalu lintas di sepanjang jalan itu. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Minggu
10
Jun '07

Warga Stop Backhoe di Pasar Raya Cibeureum

Eks warga RW 22 Kel. Cibeureum, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi, menghentikan kegiatan backhoe yang meratakan tanah dan rumput di lokasi yang akan dibangun Pasar Raya Cibeureum, Sabtu (9/6). Warga menolak aktivitas apa pun di tanah yang pernah mereka tempati, sebelum tuntutan ganti rugi bangunan rumah mereka yang dieksekusi dipenuhi.

Tuntutan itu disampaikan belasan warga eks RW 22 Cibeureum, ketika menghentikan aktivitas pekerja yang diperintahkan oleh Panitia Peringatan Hari Jadi Kota Cimahi ke-6 Tingkat Kel. Cibeureum, di eks tanah sengketa Cibeureum, di seberang Percetakan Advent, Cibeureum.

Warga sempat perang mulut dengan panitia serta petugas babinsa yang memantau kegiatan tersebut. Kemarahan mereka dipicu masuknya backhoe ke lokasi PRC sejak Jumat (8/6) malam. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
22
Mei '07

Warga eks-Cibeureum Adukan PRC ke Presiden

Puluhan warga eks RW 22 Kelurahan Cibeureum, Kec Cimahi Selatan, mengadukan kasus Pasar Raya Cibeureum (PRC) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, warga yang digusur sejak 6 Januari 2005 lalu, sampai saat ini, belum memperoleh ganti rugi.

‘’Kami telah mengirimkan surat kepada presiden dan sudah mendapatkan balasan. Karena balasannya kurang memuaskan, makanya kami mengirimkan surat kedua,'’ kata juru bicara warga eks RW 22 Cibeureum, Silaban, saat mendatangi Komisi A DPRD Kota Cimahi, Senin (21/5).

Dikatakan Silaban, sebanyak 14 KK di RW 22 Kelurahan Cibeureum sejak 6 Januari 2005 lalu digusur oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung (PNBB). PNBB, saat itu, memenangkan Ida Rosliah sebagai ahli waris atas tanah 2,9 hektare yang telah dihuni oleh puluhan warga Kelurahan Cibeureum. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
'

Warga Eks Cibeureum Tuntut Pemkot Berikan Ganti Rugi

Puluhan masyarakat eks warga RW 22 Kel. Cibeureum, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi mendatangi Gedung DPRD Kota Cimahi, Senin (21/5) siang. Mereka menutut agar pemerintah memberikan ganti rugi atas pembongkaran tempat tinggal mereka karena lahannya akan dibangun menjadi Pasar Raya Cibeureum (PRC).

“Tujuan saya bersama rekan-rekan sesama eks warga RW 22 mendatangi DPRD untuk meminta bantuan agar pemerintah segera menyelesaikan ganti rugi sejak pembongkaran yang dilakukan pada 6 Januari 2005,” kata juru bicara masyarakat, H. Silaban kepada wartawan di Gedung DPRD Cimahi, kemarin. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
'

Ketua Dewan Kecewakan Warga

Soal tidak Adanya Ganti Rugi Buat Eks Warga RW 22 Cibeureum

Eks warga RW 22, Kel. Cibeureum, Kec. Cimahi Selatan, Kota Cimahi mengaku kecewa oleh pernyataan Pimpinan DPRD Kota Cimahi mengenai tidak adanya ganti rugi kepada warga.

Kekecewaan itu disampaikan perwakilan eks warga RW 22 Kel. Cibeureum ketika diterima Komisi A DPRD Cimahi, di Gedung DPRD Cimahi, Senin (21/5).

Perwakilan eks warga RW 22 Cibeureum itu antara lain, Agus Totok, Ny. Lilis, H. Silaban. Hadir juga warga yang mengaku ahli waris pemilik tanah Cibeureum dari keluarga H. Adang Efendi dari Cianjur. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,