Berbagai upaya untuk menghadirkan kembali keberadaan dan kejayaan Opera Batak terus dilakukan oleh Pusat Latihan Opera Batak (PLOt) yang bermarkas di Pematang Siantar. Setelah melakukan semacam revitalisasi sejak 2002, melibatkan para pemain senior Opera Batak di era kejayaannya pada 1960-1970-an, sejumlah pertunjukan Opera Batak berhasil digelar kembali oleh PLOt di berbagai kota. Pelatihan-pelatihan pun terus digalakkan. ”Selain sebagai bagian dari upaya regenerasi pemain, kegiatan semacam ini juga untuk membuka citra positif terhadap Opera Batak,” kata Thompson HS, Ketua Badan Pekerja Harian PLOt, terkait seminar dan pelatihan Opera Batak di Pematang Siantar, 24-31 Oktober 2008. Pada forum seminar akan tampil, di antaranya, Robert Sibarani dan Ben M Pasaribu (Universitas Sumatera Utara), Dolorosa Sinaga (Institut Kesenian Jakarta), Pudentia MPSS (Asosiasi Tradisi Lisan), dan Mukhlis PaEni (Staf Ahli Menteri Kebudayaan dan Pariwisata). Adapun pelatihan Opera Batak akan dibimbing langsung oleh para pemain senior masa lalu, seperti Alister Nainggolan, Zulkaidah Harahap, dan Boru Silaban.
Sumber : (ken) Harian Kompas
[SB] Tags : E. br. Silaban, Harian Kompas

Silahkan memberi tanggapan »