Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
23
Agt '08

Minggu Besok, Jalan Raya Darmo Car Free Day

Program Car Free Day akan diberlakukan di Surabaya. Program ini untuk mengurangi tingkat polusi udara di Kota Pahlawan. Pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor ini akan diberlakukan, Minggu (24/8/2008) besok mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. Car Free Day besok digelar di sepanjang Jalan Raya Darmo, mulai perempatan Jalan Dr Soetomo hingga pertigaan Diponegoro tepatnya pertigaan depan Masjid Al Falah.

Begitu program Car Free Day besok dijalankan, Jalan Raya Darmo selama 6 jam bisa digunakan untuk berbagai kegiatan warga. Mereka bebas bersepeda, bermain poco-poco maupun kegiatan lain yang tidak menimbulkan polusi udara. Bagi Anda yang besok akan melewati Jalan Raya Darmo, diminta untuk mencari alternatif lain menghindari jalur yang akan ditutup. Kendaraan dari Jalan Ahmad Yani-Wonokromo depan DTC-Raya Ngagel, atau Jalan Ahmad Yani-Jalan Diponegoro dan seterusnya.

Kepala Badan Pengendali Lingkungan Pemkot Surabaya Togar Arifin Silaban kepada wartawan, Sabtu (24/8/2008) mengungkapkan, program ini meneruskan progam yang pernah dilakukan pemkot tahun lalu. “program kali ini akan dievaluasi lagi. Apabila berhasil, akan diteruskan,” ujat Togar.

Sumber : (Irawulan-bdh/bdh) detikSurabaya, Surabaya

[SB] Tags : , ,
Rabu
2
Jan '08

Sehari Tanpa Mobil Akan Diberlakukan di Surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana akan menggelar program sehari tanpa mobil. Langkah ini meniru Jakarta yang sudah terlebih dulu dengan program Car Free Day (CFD).

Rencananya, program ini akan dilakukan sekali seminggu mulai bulan Mei mendatang. Ide ini, selain meniru Jakarta, juga karena perhitungan kerugian akibat polusi udara yang sangat besar. Pada tahun 2006 saja kerugian akibat polusi mencapai Rp 519 miliar.

Kerugian itu antara lain karena polusi udara yang menyebabkan banyak tanaman hias mati. selain itu juga banyaknya masyarakat yang terkena penyakit infeksi saluran pernafasan. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Kamis
8
Nov '07

Pembangunan IPAL [Instalasi Pengolahan Air Limbah] Kali Surabaya Terhambat Dana

Setelah terjadi pencemaran di Kali Surabaya beberapa waktu lalu, Pemkot Surabaya berinisiatif akan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu. Sayangnya, keinginan ini terbentur masalah biaya.

Ide pembuatan IPAL terpadu untuk mencegah pencemaran Kali Surabaya terjadi lagi. IPAL terpadu adalah instalasi dimana seluruh industri membuang limbah di tempat itu. Jika ada IPAL terpadu, pengawasan mudah dilakukan.

“Kami berkeinginan membangun IPAL terpadu untuk meminimalisir terjadi pencemaran lagi,” tutur Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Surabaya Togar Silaban saat ditemui detiksurabaya.com di kantornya Jalan Jimerto, Kamis (8/11/2007) siang. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Jumat
31
Agt '07

Pemkot Surabaya Launching ‘Merdeka dari Sampah 2007′

Pemkot Surabaya me-launching ‘Merdeka dari Sampah 2007′. Hal ini merupakan bentuk kemitraan antara Unilever, Radar Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya, Royco dan PKK Kota Surabaya. Program ini sudah memasuki tahun ke-3 sejak tahun 2005.

Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Surabaya Bambang DH, Pimred Radar Surabaya Lilik Widyantoro, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Tri Rismaharini, Kadis Lingkungan Hidup Arifin Togar Silaban, Kadis Kesehatan dr Esti Martiana, Kadis Badan Penelitian Surabaya Ismail Nawawi, Ketua Penggerak PKK Kota Dyah Katharina, seluruh lurah dan camat se-Surabaya, para fasilitator dan kader lingkungan serta rekan-rekan LSM Tunas Hijau, bertempat di Taman Bungkul. (31/8/2007). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Kamis
26
Jul '07

Pemusnahan Limbah RS se-Surabaya Belum Penuhi Standar

Pembuangan limbah milik rumah sakit se Surabaya terkumpul di RSU dr Soetomo. Sayangnya, pengelolaan di rumah sakit itu masih belum memenuhi standar pengelolaan lingkungan hidup.

“Akibatnya 85 persen total kemampuan pengolahan limbah milik RSU dr Soetomo sudah penuh dengan limbah buangan dari rumah sakit selain Soetomo,” kata Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kota Surabaya Togar Silaban ketika dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (26/07/2007) pagi.

Meskipun sistem pengolahan limbah milik dr Soetomo masih belum memenuhi standar pengolahan lingkungan yang baik. Pengolahan limbah di rumah sakit terbesar di Indonesia Timur ini masih menggunakan sistem pembakaran. Artinya setiap limbah terkumpul akan dibakar.

“Namun berhubung yang punya pengolahan limbah hanya Soetomo, sistem itu tidak masalah,” paparnya.

Di Surabaya ada satu rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya yaitu rumah sakit dr Soewandhie, serta beberapa rumah sakit swasta seperti rumah sakit Mitra Keluarga dan Siloam Hospital.

Sumber : (Steven Lenakoly-stv/bdh) Detik Surabaya, Surabaya

[SB] Tags : , ,
Selasa
24
Jul '07

Dari Ribuan, Hanya 34 Industri yang Punya IPAL [Instalasi Pengelolaan Air Limbah]

Dari ribuan industri di Surabaya, ternyata hanya 34 industri yang mempunyai Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Namun, Pemerintah Kota Surabaya tak bisa berbuat banyak karena untuk pembuatan IPAL membutuhkan biaya besar.

Berdasarkan data yang diperoleh detiksurabaya.com dari Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Surabaya hingga bulan Juni 2007 hanya 34 industri yang mempunyai IPAL.

“Ya memang hanya 34 industri yang mempunyai IPAL,” tutur Kepala BPLH Togar Silaban ketika dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (24/07/2007) pagi. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Senin
23
Jul '07

Surabaya Akan Punya Sistem Pengolahan Limbah Perkotaan

Surabaya akan memiliki sistem pengolahan limbah perkotaan. Sistem ini mendesak dibangun untuk mengatasi limbah perkotaan yang makin hari makin meningkat. Namun untuk merealisasikan memerlukan dana triliunan rupiah.

Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kota Surabaya Togar Silaban
kepada wartawan di Humas Pemkot Surabaya Jalan Jimerto, Surabaya, Senin (23/7/2007) menyatakan, jika dilihat perkembangan kota, sudah saatnya Surabaya mempunyai sistem pengelolaan limbah tingkat perkotaan.

Sistem pengendalian limbah tingkat perkotaan adalah rencana program pembangunan sarana dan prasarana pembuangan limbah secara terintegrasi mirip Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,