Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
29
Okt '08

Kadis Mangkir, Rapat UMK Gagal

Rapat tripartit pembahasan Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2009 antara Pemko Batam, perwakilan serikat pekerja dan perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia Indonesia (Apindo) yang ketiga di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (28/10) kemarin, gagal. Tak satupun kepala dinas yang harusnya memaparkan data-data terkait upah di Batam hadir.
”Saya sangat kecewa atas ketidak hadiran para kadis itu. Kalau begini rapat bisa berlarut-larut,” kata juru bicara Apindo Batam Rafki Rasyid, usai rapat.

Kekecawaan juga diungkapkan perwakilan pekerja. Enam perwakilan serikat pekerja yakni Anto Sujanto dan Agus Sriono dari SPMI, Masmur Silaban dari SBSI, Irfan Hasibuan dan Mulyono dari SPSI mengaku sama-sama kecewa. ”Pemerintah seperti tak serius. Saya minta kepada Wali Kota agar menugaskan para kadisnya hadir dalam rapat pembahasan UMK selanjutnya,” kata Agus Sriono. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
9
Sep '08

Hotma Silaban Dilarikan ke RS

Kecelakaan lalu lintas di wilayah Bintan kembali terjadi, tepatnya di Batu 67 Tanjunguban tak jauh dari Sei Kecil, Teluk Sebong, Senin (8/9) pukul 00.00 dinihari. Satu unit mobil Kijang Nopol E 230 AF yang dikendari Hotma Silaban bertabrakan dengan mobil truk Mitsubishi dengan nopol BP 8013 TU yang dikendarai Chandra.

’’Akibat kecelakaan tersebut, korban bernama Hotma terpaksa dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis,” ujar Kapolres Bintan AKBP YS Widodo melalui Kasatlantas AKP Sigit DW kepada Batam Pos, kemarin.

Dijelaskan Sigit, yang menyebabkan Hotma kritis karena dadanya tertusuk besi pipa bak truk Mitsubshi hingga tulang rusuknya patah. Untuk mencabut besi yang menancap di dada koban, bukan pekerjaan mudah. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Rabu
27
Agt '08

Dua Mantan Satpam Southlink Ditahan

SBSI Ancam Demo Enam Bulan

Dua mantan sekuriti Southlink, Muslimin dan Heri Chandra ditahan Polsek Sekupang sejak Jumat (22/8) lalu. Keduanya dilaporkan pihak Batamindo Executive Village (BEV) Southlink dengan tuduhan pencurian dan pencemaran nama baik.

Penahanan dua mantan karyawan BEV ini buntut dari aksi demo yang dilakukan di Kantor DPRD Batam dan di depan Soutlink, beberapa waktu lalu. Atas penahanan ini, rekan-rekan tersangka yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) tak puas dan mendatangi Polsek Sekupang, Selasa (26/8) kemarin. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Sabtu
15
Des '07

”Dukung Saya ya…!”

SABTU depan, 22 Desember sudah diketahui siapa yang bakalan meraih juara Kontes Lagu Rohani yang ditaja oleh Batam TV pada tahun 2007 ini. Sebab, Sabtu depan panitia akan mengumumkan hasilnya. Karena sistem penilaian kontes ini adalah polling SMS dan nilai dari dewan juri.

Produser Kontes Lagu Rohani Dewi mengatakan, tujuh finalis diantaranya Ino Alda Sitorus, Lastri, Yuvita Oetamerk, Lady Elizabeth, Agatha Hutahaean, Fransiska Rosaria serta Yuni Marlina Silaban sudah tampil di hadapan pemirsa Batam TV, pada acara grandfinal Kontes Lagu Rohani 2007 yang disiarkan langsung oleh Batam TV, Sabtu kemarin pada pukul 14.00 WIB.

Semua para finalis menunjukan kemampuan mereka dalam menyanyikan dua buah lagu, yaitu lagu wajib dan lagu pilihan. Dan semua mereka memiliki talenta bernyanyi yang bagus.       …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Rabu
14
Nov '07

Karyawan Livatech Kecewa Lagi

Jabatan di Pengalaman Kerja Keliru

Karyawan PT Livatech Elektronik Indonesia kecewa lagi. Surat pengalaman kerja yang dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam beberapa waktu lalu, memuat jabatan yang tidak sesuai dengan jabatan karyawan.

Berharap dapat diperbaiki, karyawan yang mengeluh karena jabatannya salah tulis, mengumpulkan surat pengalaman kerja tesebut. Namun hingga kemarin, Ketua PUK FSPMI Livatech Jhon Mauritz Silaban mengaku belum bisa mengatakan berapa persisnya yang salah tulis itu. ”Anggota kita sedang mengumpulkan,” katanya. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
30
Okt '07

Empat Tersangka Sabu Bebas

Tak Terbukti Terlibat Pabrik Sabu Batam

SETELAH ditahan selama delapan hari, tepatnya sejak Sabtu (20/10) lalu, empat orang tersangka yang diduga terlibat kasus pabrik sabu-sabu di Batam, akhirnya dibebaskan Mabes Polri. Keempat tersangka yang merupakan warga negara Indonesia yang dibebaskan itu adalah Jaelani Usman, Darwin Silaban, Syaed Abu Bakar, dan Apeng.

Mereka dibebaskan Senin (29/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan dua tersangka yang kini masih ditahan Mabes Polri adalah Wang Chin I dan Tsai Tsai Chen, keduanya warga negara Taiwan.

Dari hasil penelusuran dan informasi yang diperoleh Batam Pos, keempat WNI yang dibebaskan tersebut, untuk sementara dinilai tidak memiliki keterlibatan dalam kasus pabrik sabu-sabu tersebut. Polisi tidak memiliki cukup bukti untuk menahan keempat orang tersebut. Mereka hanya pembantu di tempat tersebut. Namun, keempat orang itu masih dimintai untuk wajib lapor ke polisi setelah dibebaskan. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
'

Aset Livatech Tak Bisa Dilelang

Hingga kemarin, aset PT Livatech Elektronik Indonesia masih belum dapat dilelang. Yang menjadi kendala dan alasan Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN), aset Livatech masih dalam sengketa.

Sengketa yang dimaksud, salah satunya adalah kepemilikan gedung yang diajukan Bank Niaga ke pengadilan. Selain itu, untuk dapat dilelang, semua harus diperkirakan dulu berapa nilai taksir aset yang menjadi harapan para pekerja. Terutama sejak perusahaan tersangkut masalah awal tahun ini.

Dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Tanjungpinang, kabar baik juga masih belum diterima. Informasi terakhir yang diperoleh karyawan, Disperindag tidak bisa melakukan penaksiran harga sebab tidak ada yang kompeten dalam hal ini. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Jumat
26
Okt '07

Giliran Toko Keramik Digeledah

Diduga Terkait Pabrik Sabu

TIM Mabes Polri bersama Tim Drug and Enforcement Administration (DEA) Singapura dan DEA Amerika Serikat, memantau empat lokasi pabrik sabu-sabu di Batam, kemarin. Selain itu, polisi juga menggeledah sebuah ruko yang di dalamnya berisi keramik di Komplek Pertokoan HUP SENG, Blok A, Batam Center. Diduga, ruko ini ada kaitannya dengan empat pabrik sabu yang sudah disita digerebek.

Penggeledahan ruko ini berlangsung menjelang petang, kemarin. Sejumlah polisi dari Mabes Polri dan Poltabes Barelang terlihat mengawasi sekitar lokasi toko. Letak ruko berlantai tiga ini berjarak tak lebih dari 100 meter dari Komplek Pertokoan HUP SENG, Blok C No. 8, pabrik sabu yang sebelumnya berhasil diungkap polisi. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Selasa
23
Okt '07

Polri Bongkar Empat Pabrik Sabu di Batam

Kapolri Pimpin Sidak, Bahan Baku Rp454 M Diamankan

TIM Mabes Polri mengungkap keberadaan empat pabrik sabu-sabu (SS) di Batam, Sabtu (20/10) dan Ahad (21/10). Selain mengamankan barang bukti berupa 568 kilogram (kg) ice crystal senilai Rp454 Milar, polisi juga membekuk enam orang tersangka.

Dua warga negara (WN) Taiwan dan empat WN Indonesia. Kemarin, Kapolri Jenderal Sutanto langsung turun ke Batam meninjau keempat lokasi pabrik SS tersebut.

Dari empat lokasi yang berhasil digerebek polisi, dua di antaranya terletak di kawasan industri, yakni komplek pergudangan Taman Niaga Blok E No.3 di Kawasan Industri Panbil, Mukakuning dan Komplek pergudangan Hijrah Karya Mandiri Blok C No.5. Dua titik lainnya adalah Komplek Duta Mas, Cluster II No.57 Batam Center dan Komplek Pertokoan HUP SENG, Blok C No.8 Batam Center. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,