Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
29
Okt '08

Presiden Resmikan Pameran Konstruksi

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pameran dan konferensi konstruksi Indonesia yang diselenggarakan oleh Departemen Pekerjaan Umum. Acara yang dilaksanakan pada 29 Oktober hingga 31 Oktober 2008 di Hall B Jakarta Convention Center, Rabu (29/10), itu dibuka secara resmi oleh Presiden Yudhoyono pada pukul 10.00 WIB.

Pameran konstruksi 2008 diikuti oleh lebih dari 50 peserta meliputi perusahaan kontruksi dan asosiasi produsen barang konstruksi. Acara yang diselenggarakan bersama oleh Departemen PU dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) mengusung tema “Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Melalui Inovasi Teknologi Konstruksi”. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Senin
27
Okt '08

Menanti Kelahiran Tugu Khatulistiwa Baru

Tugu KatulistiwaTugu khatulistiwa terletak di Siantan, Pontianak Utara, Kalbar, sekitar 5 kilometer dari pusat kota. Saat ini, kondisi kompleks tugu khatulistiwa merana oleh ketiadaan perawatan dan tata letak serta tata guna yang tidak jelas.

Benda tanpa bayangan adalah sebuah fenomena langka di dunia, hanya bisa dilihat dua kali dalam satu tahun di sejumlah negara yang dilintasi garis khatulistiwa.
Selain di Indonesia. fenomena Kulminasi Matahari itu ditemukan di Gabon, Zaire, Uganda, Kenya, Somalia, Ekuador, Peru, Kolumbia, dan Brasil.

Di kawasan Nusantara, garis khatulistiwa yang membelah Bumi menjadi dua bagian, Utara dan Selatan berada di tujuh propinsi, yakni Sumatera Barat, Riau, Maluku, Papua, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat yang melewati kota Tayan, Sekadau, Nanga Dedai, dan Pontianak.

Di wilayah Ibukota Kalimantan Barat itulah berdiri tegak sebuah monumen ekuator yang disebut Tugu Khatulistiwa. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Minggu
17
Agt '08

Pameran Foto Sejarah Tugu Monas

Pameran foto Monumen Nasional (Monas) Dari Masa ke Masa yang digelar beberapa waktu lalu di Jakarta, berhasil menarik perhatian sebanyak 38.778 pengunjung, dan sebanyak 2 persennya adalah warga asing. Ini terlihat dari buku tamu yang diisi pengunjung. Pada umumnya, para pengunjung menorehkan pesan dan kesan yang sangat positif. Pesan dan kesan mereka ditampilkan pada buku tamu itu.

“Kami puas dengan apresiasi masyarakat yang tinggi terhadap pameran tersebut. Ini membuktikan Monas begitu melekat di hati masyarakat bukan hanya Kota Jakarta, melainkan juga masyarakat seluruh Indonesia. Banyak dari pengunjung yang mengharapkan pameran seperti ini digelar kembali,” ujar Kepala Pengelola Tugu Monas, Rafael Nadapdap. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Senin
11
Agt '08

Taman Makam Pahlawan Kalibata Semula Ada di Ancol

Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, Soekarno pernah mengatakan, ‘bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya’. Penghormatan kepada para Pahlawan dapat dilakukan dengan mengunjungi Taman Makan Pahlawan (TMP).

Ada sepuluh TMP di Indonesia, di antaranya, Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, yang berada di Jalan Pahlawan, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Awal mulanya TMPN Kalibata dibuat untuk merelokasi kerangka jenazah dari TMP yang ada di daerah Ancol, Jakarta Utara.

“Atas petunjuk dari Bung Karno, lokasi TMP di Ancol dipindahkan ke Kalibata, dengan menempati luas lahan seluas lima hektar,” kata Victor S. Siahaan, Kepala Seksi Pengelolaan TMPN dan TMP, Departemen Sosial, di Jakarta, Senin (11/8). …baca selengkapnya »

[SB] Tags : , ,
Rabu
30
Jul '08

Keberagaman Itu Indah

Insiden Kampung Pulo menjadi ujian kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Padahal, budaya toleransi telah mengakar lama di Tanah Air.

INSIDEN antara sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi Injil Arastamar (Setia) dengan warga Kampung Pulo, Pinang Ranti,Kec Makassar, Jakarta Timur, Jumat (25/7) malam, menjadi tamparan keras terhadap eksistensi kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Ironisnya, insiden tersebut justru terjadi di Ibu Kota yang sejatinya menjadi indikator pemahaman keberagaman di Indonesia. Jakarta menjadi simbol kentalnya kebinekaan. Terlebih,simbol toleransi antarumat beragama —khususnya di Jakarta—sudah terpampang jelas dengan keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang hanya terpisah satu jalur Jalan Katedral. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Selasa
29
Jul '08

Monumen Nasional gelar pameran foto

Dalam rangka turut memeriahkan hari Kemerdekaan RI ke-63, Monumen Nasional (Monas) akan menggelar Pameran Foto Monumen Nasional Dari Masa ke Masa. Pameran ini akan digelar 19 Juli hingga 3 Agustus 2008 di Ruang Museum Sejarah Nasional.

Pameran ini akan menampilkan beberapa foto perkembangan Monas, mulai dari proses tahap perencanaan, pembangunan hingga perkembangannya kini.

Kami ingin masyarakat lebih mengenal sejarah pendirian Monas, bukan sekadar melalui cerita tetapi mengamati secara langsung melalui serangkaian foto. Dengan cara ini masyarakat dapat melihat bagaimana proses pembangunan Monas itu sendiri. Monas didirikan atas inisiatif Presiden I RI Soekarno. Monumen ini dibangun dengan ide dasar untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Selasa
22
Jul '08

Perjalanan Sejarah Monas dalam Jepretan

Sejarah berdirinya Monumen Nasional (Monas), mulai Selasa (22/7) sampai Minggu (3/8) disajikan dalam pameran foto di Museum Monumen Nasional. Pameran foto yang merupakan kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemerintah Belanda ini menampilkan sejarah pembangunan Monas hasil jepretan juru foto kedua negara.

Tujuannya acara ini sendiri sebagai bentuk pembelajaran bagi generasi muda tentang peran Monumen Nasional dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Monumen Nasional yang terletak di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, dibangun di areal seluas 80 hektar pada dekade1961an.

Tugu ini diarsiteki oleh Soedarsono dan Frederich Silaban, dengan konsultan Ir. Rooseno, mulai dibangun Agustus 1959, dan diresmikan 17 Agustus 1961 oleh Presiden RI Soekarno. Monas resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.

Pembagunan tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, agar terbangkitnya inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.

Sumber : (Lia/Btt) Berita8.Com

[SB] Tags : ,
Jumat
16
Mei '08

200 Tahun Raden Saleh - Makam Pelukis Antikolonial Itu Dipugar

Raden Saleh, yang nama lengkapnya Raden Saleh Syarif Bustaman, identik sebagai pelukis Indonesia yang sudah bersentuhan dengan dunia modern pada zaman penjajahan Belanda. Almarhum lahir pada 1807 di Desa Terbaya, Semarang, Jateng, dan meninggal di Bogor, 23 April 1880. Pada zaman itu memang dialah satu-satunya pelukis Indonesia yang profesional setelah menimba ilmu kurang lebih 23 tahun (1829-1852) di Eropa.

Jangan heran kalau nama Raden Saleh tetap abadi tidak hanya dalam percaturan dunia seni rupa, tetapi juga dalam kacamata pemerintah Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pemugaran makam Raden Saleh yang berdampingan dengan makam istri keduanya, Raden Ayu Danudiredjo, di Gang Makam Raden Saleh, Jalan Pahlawan, Bondongan Empang, Bogor, Jawa Barat. Makam ini pertama kali dipugar oleh pemerintah atas prakarsa mantan Presiden RI Ir Soekarno tahun 1953 dengan arsitek Ir Silaban. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,
Selasa
13
Mei '08

Telaah Arsitektur Rumah F Silaban

Rumah keluarga Friedrich Silaban di Jalan Gedung Sawah, Bogor, Jawa Barat, dijadikan ajang telaah para praktisi arsitektur yang tergabung dalam modern Asian Architecture Network (mAAN) Indonesia.

Rumah SilabanTangga di ruang duduk dan makan di rumah arsitek kesayangan Presiden Soekarno, F Silaban, di Bogor, Jawa Barat. (DOK BUKU RUMAH SILABAN/Kompas Images)

Pihak mAAN bekerja sama dengan Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta, akhir pekan lalu meluncurkan Buku Rumah Silaban berisi dokumentasi dan telaah kritis mengenai rumah arsitek kenamaan yang merancang antara lain bangunan monumental Masjid Istiqlal semasa pemerintahan presiden pertama RI, Soekarno. Buku yang sama juga diluncurkan di Unika Soegiyapranata, Semarang, Sabtu (10/5).

Acara diawali dengan workshop di rumah keluarga F Silaban, Juli 2007, yang juga diikuti peserta dari Jepang dan Kamboja. Center for Sustainable Urban Regeneration (cSUR) Universitas Tokyo bertindak selaku sponsor. …baca selengkapnya »

[SB] Tags : ,