
Melihat perkembangan Trio Wanita Batak sekarang ini tak luput dari kenangan masa lalu di era jaya-jayanya Nainggolan Sister, Hutauruk Sister dll.. Hampir disetiap rumah dan kedai-kedai lapo di bona pasogit suara emas mereka mengalun merdu.. Namun sekarang jaman pun telah berganti.. Banyak trio wanita di blantika musik batak datang silih berganti.. Diantaranya satu yang tetap eksis di usia muda mereka adalah The Heart (Simatupang Sister) asuhan A. Sianturi dari Maria Record.
Mereka adalah Tetty, Susi dan Bulan.. Yah.. mereka memang bersaudara kandung alias kakak beradik. Masih lekat di ingatan di tahuan ‘90-an tatkala mereka masih kecil-kecil sudah mulai tampil di panggung-panggung Bonapasogit mulai dari Pakkat, Dolok Sanggul hingga Tarutung. Dan kini, hasil jerih payah mereka berbuah manis membawa mereka masuk ke jajaran artis-artis batak top request.
Album mereka sudah cukup banyak. Mulai dari album pertama “Pop Koplo” kerjasama dengan “Binsar Silahahi” yg dipublish tahun 2004, album “Bunga Harotas” yang meledak di pasaran, disusul album “Songon Nipi” mengikuti sukses Bunga Harotas yang terjual lebih dari 60ribu kopi and still counting.. Sebuah penjualan yang mengagumkan untuk album pop batak. Disela-sela kegiatan mereka, album indonesia juga turut dikeluarkan bertajuk “Prahara Cinta” hasil kerjasama dengan “Obbie Messakh” di tahun 2005.
![The Heart [Prahara Cinta]](http://www.silaban.net/wp-content/uploads/2006/12/The%20Heart_Prahara%20cinta_145.jpg)
Kini, diawal Desember 2006, mereka kembali mengguncang blantika musik batak dengan mengeluarkan 4 album sekaligus untuk memuaskan rasa rindu para penggemarnya. Namun kali ini dalam nuansa lagu rohani. Album tersebut adalah album “Natal Indonesia“, “Natal Batak“, “Pop Rohani Batak“, dan yang terakhir “Pop Rohani Indonesia ” kerjasama dengan Getsemani.
![The Heart [Natal Indonesia]](http://www.silaban.net/wp-content/uploads/2006/12/The%20Heart_Natal%20Indonesia200.jpg)
Kualitas olah vokal dan musik mereka tentunya semakin matang yang mana musik mereka di-handle oleh orang-orang yang top dibidangnya sebutlah diantaranya Andolin Sibuea, Hendry Lamiri pada biola, Cucu Ripet pada Saxophone, Poster Sihotang untuk alat musik tradisional batak dan tentunya dengan arahan dari vocal director berpengalaman seperti Anton Siallagan dan Rifan Napitupulu. Dengan kata lain, bukan hanya bermodal keyboard sudah nekat bikin album.. hehehe.. Dan selanjutnya, mereka sedang berkolaborasi bersama Pay “BIP” (dulu bilangnya Pay Slank) dan MoniQ untuk mengeluarkan album Pop Indonesia.

Satu lagi, dari hasil review kami, kualitas gambar pada versi Vcd-nya cukup mengagumkan dibandingkan Vcd-vcd yang beredar dipasaran yang kualitasnya pas-pasan. Namun dari segi koreografi masih kurang menggigit walau terlihat banyak peningkatan disana-sini. Semua dikemas dalam paket dengan harga jual yang tetap ekonomis. Koq sepertinya promosi banget yah ? Ahh.. ngga juga.. kami hanya senang ada penyanyi batak yang tetap survive namun juga meningkatkan mutu ! Yang seperti ini yang pantas didukung untuk maju ! Penasaran ? Coba dengarkan lagu natal terbaru mereka di Player Sermon
Caranya gimana untuk mendukung ?
Satu yang pasti.. Mulailah dari diri sendiri !! Jangan membeli produk bajakan ! Belilah produk orisinil !
Karena dengan begitu anda turut mendukung dan ber-apresiasi atas musik mereka. Bukan cuma untuk The Heart tapi untuk semua musikus dan penyanyi Batak !
Bagi yang ingin melihat performance The Heart secara langsung, bisa menyaksikan di Perayaan Natal Oikumene di Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan tanggal 3 Desember dan Konser Artis Batak 2006 tanggal 5 Desember nanti di Istora Senayan.. Be there ! Buktikan kualitas mereka !!
Panggilan hati terkadang mengalahkan segalanya. Dan itulah yang sedang melanda seorang pemuda jebolan sarjana psikologi ini. Ia menempuh jalur musik rohani untuk menunjukkan eksistensinya..
Perkenalkan..! New Comer di blantika musik rohani Indonesia, Romeo Silaban a.k.a MΣIO.
Jiwa musiknya mulai terasah bermula sejak duduk dibangku SMA sekitar tahun 1996 ketika ia aktif bergabung dengan Paduan Suara NHKBP Pekanbaru. Dan kini, sembari tetap aktif di NHKBP Pasar Minggu - Jakarta dan turut tergabung dalam PERNADOS (Persatuan Naposo Bulung Dolok Sanggul Sekitarnya) - Jakarta, MΣIO telah mewujudkan cita-cita pertamanya, sebuah Album Rohani bertajuk “Selamanya, KasihNya!” (ciee… tepuk tangan dulu dong buat ‘meo.. plok plok plok plok….!)
Sebuah album rohani yang memberikan inspirasi bagi setiap orang tentang kasih dan penyertaan Tuhan. Lebih paten lagi, semua lagu didalam album ini adalah lagu baru dan semuanya diciptakan, diaransemen dan dibawakan sendiri oleh MΣIO.. allamakkkk !!! One man Show dong ?? Tentunya tidak… bagaimanapun, MΣIO juga manusia hehehe.. dan manusia adalah mahluk sosial yang tak lepas dari sesamanya.
Untuk album perdana ini, MΣIO dibantu Benny Siahaan pada perkusi, Irvan Siahaan pada Gitar & Bass, Indra pada keyboard dan ditemani oleh dua backing vocal manis, Tia br. Siahaan dan Ivonne br. Silaban. Dan tentunya mereka Indie Label, dibawah bendera Apostolic Music dan Sureound Music Indonesia.

Well, dari review kami terhadap album baru ini, genre musiknya cukup beragam.. nge-beat ada.. akustikan juga ada. Semua musik easy listening sangat cocok untuk kawula muda maupun yang “tua dengan semangat muda” sebagai ajakan untuk bersukacita atas kasihNya. Bahkan MΣIO berani menjamin, bahwa jika tak satupun dari sepuluh lagu yang ada tidak ada yang bagus, ia akan membeli kembali album tersebut ! Wah jadi makin penasaran kan sebagus apa ?
Oke, kalau sudah ngga sabar silahkan akses Player Soding untuk mendengarkan karyanya.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan CD maupun Kasetnya, [SB] store menyediakannya untuk Anda.
Selamat datang di layanan terbaru persembahan Silaban Brotherhood.
Ada 5 player yang siap melantunkan tembang sesuai mood dan selera Anda. Silahkan klik gambar player Soding, Sermon, Sihar, Sordam dan Singkam. Namun sebelumnya, bacalah Agreement of Term and Condition penggunaan [SB] podcast sebelum memulai.
Selamat mendengarkan !!
Silabaners
Bintang Tamu
Tembang Rohani
Koor
Puji-pujian
Tembang Pop
Kontemporer
Uning-uningan
Gondang
Intrumental
Tembang lama
Folksong