- Silaban Brotherhood -
Isu “Begu Ganjang” Merebak di Parmonangan
Warga Desa Purba Dolok Kecamatan Parmonangan, Tapanuli Utara, merusak dan membakar kediaman Amat Silaban (52), Senin (3/11) sekira pukul 23.00 WIB, yang dituding memiliki begu ganjang. Massa juga menjarah harta benda korban.
Keponakan korban, M Siregar, kepada wartawan di Tarutung, Selasa (11/11), menjelaskan, kejadian itu telah dilaporkan korban ke Polsek Parmonangan. Menurutnya, peristiwa pembakaran berawal dari fitnah orang-orang tertentu yang mengatakanAmat Silaban memiliki begu ganjang. Akibatnya, warga desa mengusir keluarga itu. Merasa tidak bersalah, Amat Silaban menolak permintaan itu. Satu hal yang mendorong massa melakukan tindakan anarki.
“Padahal, fitnah dan pengusiran itu telah dilaporkan korban ke pihak kepolisian pada tanggal 3 Oktober 2008. Tapi sebulan kemudian, terjadi pembakaran disertai penjarahan harta benda milik korban,” sesal Siregar.
Camat Parmonangan H Taruna Surbakti, yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya membenarkan peristiwa itu. Disebutkannya, kasus pembakaran itu telah ditangani aparat Polres Taput untuk diusut sesuai ketentuan hukum. “Pembakaran mungkin dilakukan oleh warga desa dengan tuduhan memiliki begu ganjang dan saat ini telah ditangani Polres Taput,” tuturnya.
Taruna Surbakti mengatakan, kepala desa setempat telah berupaya memberikan penjelasan kepada warga tentang isu begu ganjang itu tidak pernah ada. Hanya saja, lanjutnya, warga desa tetap nekad melakukan tindakan anarki. “Masyarakat sepertinya terhasut dengan isu begu ganjang itu, sehingga melakukan pembakaran rumah,” sesal Taruna.
Kapolres Taput melalui Kasat Reskrim AKP Amri SH yang dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, membenarkan peristiwa itu. “Sudah ada beberapa saksi yang telah dimintai keterangan di Polsek Parmonangan,” ujarnya.
AKP Amri mengaku memiliki sejumlah kendala dalam menangani kasus tersebut, di antaranya lokasi kejadian perkara termasuk daerah terisolir karena sulit dijangkau kendaraan roda empat. “Waktu tempuh ke lokasi kejadian sekitar 9 jam dan itu pun harus menggunakan sepeda motor. Tapi, kasusnya sudah kita tangani,” tegasnya.
Sumber : (lukman manalu) [1] MedanBisnis – Tarutung
Artikel ini dicetak dari
Silaban Brotherhood: http://www.silaban.net
Diposting oleh Gunawan Silaban pada tanggal 12 November 2008 || Kategori Seputar Silaban
Permalink artikel: http://www.silaban.net/2008/11/12/isu-begu-ganjang-merebak-di-parmonangan/
URLs in this post:
[1] MedanBisnis – Tarutung : http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=129114&more=1#more129114
Klik disini untuk mulai mencetak.