Pemilihan kepala daerah Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, terancam diulang. Insiden pembakaran dan perusakan kantor Komisi Pemilihan Umum setempat di Kota Tarutung pada Selasa lalu dianggap bisa menjadi dasar bagi Komisi untuk bertindak.
“Tanpa laporan pun Panitia Pengawas harus proaktif dan menelusuri karena sudah ada ekses (pembakaran),” kata anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum, Wahida Sued, saat ditemui di Medan kemarin.
Wahida menyatakan, bila unsur-unsur untuk pengulangan pemilihan ditemukan, pemilihan kepala daerah di kabupaten yang berjarak 281 kilometer dari Kota Medan itu dapat diulang. “Unsur-unsurnya antara lain adanya pencoblosan ulang yang dilakukan dan pencoblos yang tidak memiliki hak,” ujar Wahida.
Badan Pengawas meminta pihak dan massa pendukung lima pasangan yang kecewa memberikan laporan dengan bukti dan data yang lengkap. Panitia Pengawas juga didesak agar aktif menelusuri.
Salah satu calon bupati yang turut dalam pemilihan, Syamsul Sianturi, kemarin melaporkan dugaan kecurangan pada pelaksanaan pemilihan yang dilangsungkan pada Senin lalu ke Kepolisian Resor Tapanuli. “Terjadi penggelembungan suara dan pemilih saya di Kecamatan Siborong-borong tidak terdaftar,” kata Syamsul.
Berpasangan dengan Frans A. Sihombing, pasangan nomor urut 3 ini diusung Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, PNI Marhaenisme, Partai Damai Sejahtera, dan PNBK. “Kecurangan ini dilakukan secara sistematis oleh perangkat desa yang mendapat perintah dari Bupati. Kami punya bukti.”
Pasangan calon incumbent Torang Lumbantobing-Bangkit P. Silaban dalam hitungan sementara memperoleh suara terbanyak.
Selasa lalu, ratusan orang merusak dan membakar kantor Komisi Pemilihan dan menuntut pemilihan diulang.
“Para pelakunya akan kami tindak tegas,” kata Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Nanan Soekarna. Ia meminta semua pihak yang kecewa menempuh jalur hukum.
Sumber : (SOETANA MONANG HASIBUAN | SAHAT SIMATUPANG) Koran Tempo
Ada 7 tanggapan untuk artikel “Pemilihan Bupati Tapanuli Utara Terancam Diulang”
Silahkan memberikan tanggapan !
Artikel sebelumnya :
» » Kerusuhan Pilkada di Taput karena curiga pada “incumbent”
Artikel selanjutnya :
» » Polres Taput Periksa Demonstran


Pada tanggal 31 Oktober 2008 jam 7:28 am
Pada tanggal 31 Oktober 2008 jam 2:10 pm
Pada tanggal 2 November 2008 jam 8:37 am
Pada tanggal 3 November 2008 jam 9:00 am
Pada tanggal 3 November 2008 jam 12:00 pm
Pada tanggal 19 November 2008 jam 9:35 pm
Pada tanggal 10 Desember 2008 jam 3:42 pm