Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
19
Jul '08

Sarana Jalan SMA Negeri 2 Hanya Jalan Setapak


Politisi tidak pernah percaya akan ucapan mereka sendiri, karena itulah mereka sangat terkejut bila rakyat mempercayainya

Pemakaian gedung SMA Negeri 2 Siborong-borong terkesan dipaksakan. Pasalnya, gedung yang dibangun di Desa Pohan Tonga belum layak huni. Bahkan sarana jalan belum ada, hanya jalan setapak yang dipenuhi lumpur bila hujan.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Siborongborong Drs A Silaban ketika ditemui Global, Jumat (18/7) mengatakan bahwa pemakaian sekolah sudah seminggu atas instruksi lisan Kadis Pendidikan Taput.

Diungkapkan, pada saat memasuki lokasi itu lapangan untuk upacara tidak ada sama sekali. Syukurnya atas kebersamaan guru dan siswa bergotong royong akhirnya lokasi rawa-rawa dijadikan lapangan. “Kita tetap berterima kasih kepada pemerintah atas pembangunan 6 gedung dan satu kantor di SMA 2, meski dari 6 lokal hanya 3 lokal yang mendapat mobiler,” ujarnya.

Di tempat terpisah, para guru SMA 2 yang tidak mau disebutkan jati dirinya mengaku sangat menyesalkan kebijakan dinas terkait yang menginstruksikan untuk menempati lokasi dan gedung SMA 2. Padahal jalan menuju sekolah ini tidak ada, sehingga para siswa harus berlumpur melalui jalan setapak yang bukan jalan resmi.

Salah seorang siswa kepada Global menjelaskan bahwa mereka sangat kecewa atas penempatan gedung baru SMA 2 ini. Mereka mengaku terpaksa melalui jalan setapak karena warga setempat melarang mereka mempergunakan jalan kampung. “Kami mengharapkan kepada dinas terkait agar secepanya permasalahan ini diperbaiki,” ujar siswa.

Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Humala Hutauruk kepada Global mengatakan bahawa pihaknya sudah memberikan uang ganti rugi untuk mengganti lahan masyarakat seluas 2 Ha sebesar Rp 60 juta, termasuk pelepasan jalan menuju SMA Negeri 2.

Sekda Taput Drs Sanggam Hutagalung saat dihubungi Global mengatakan, sudah mengintruksikan dinas terkait agar turun k elapangan meninjau permasalahan di SMA Negeri 2 Siborongborong.

Sedangkan Kadis Pendidikan Taput Dra Mariani Simorangkir tidak berhasil dutemui atau dihubungi meski sudah dilakukan berkali-kali. Pantawan Global, lokasi SMA Negeri 2 sangat memprihatinkan, karena lokasi gedung sekolah tersebut sebagian masih rawa-rawa.

Sumber : (Fernando Hutasoit) Harian Global, Taput

[SB] Tags : , ,


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Terkait Dana Jamsostek, Apindo dan SBSI Dikecam
Artikel selanjutnya :
   » » 3 Tersangka Pemilik Daun Ganja Diringkus Polisi