Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
29
Mei '08

PLN Teken Pinjaman US$ 529 Juta


PT PLN (Persero) menandatangani kontrak pinjaman proyek PLTU Indramayu, Jabar 3×330 MW senilai 592 juta dolar AS dengan konsorsium Bank of China (BOC).

Wakil Direktur PLN, Rudiantara, di Jakarta, Rabu (28/5), mengatakan, penandatanganan pinjaman salah satu proyek percepatan pembangunan PLTU 10.000 MW tersebut dilakukan di Beijing, Tiongkok, Selasa (27/5).

Direktur Utama PT PLN Fahmi Mochtar menandatangani dokumen pinjaman itu pada upacara penandatangan di Beijing. Upacara tersebut juga dihadiri oleh Sudradjat (Dubes RI untuk Tiongkok), Alhilal Hamdi (Komisaris Utama PLN), Yogo Pratomo (Ketua Pelaksana Harian Fast Track Program), dan Rionald Silaban (wakil dari Departemen Keuangan). “Pendanaan ini akan membiayai valas (valuta asing) proyek Indramayu. Porsi rupiahnya sendiri sebesar Rp1,2 triliun telah ditandatangani beberapa waktu lalu,” ujar Rudi seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan, pinjaman tersebut memiliki jangka waktu selama 13 tahun dengan masa tenggang tiga tahun.

Sebelumnya, PLN telah menandatangani pinjaman valas proyek PLTU 10.000 MW lainnya dengan Bank Exim China (Cexim) di Jakarta, beberapa bulan lalu.

Pinjaman tersebut untuk mendanai PLTU Suralaya, Banten 1×625 MW senilai 284,3 juta dolar AS dan PLTU Paiton, Jatim 1×660 MW sebesar 330,8 juta dolar AS.

Setelah Indramayu, PLN menargetkan penandatanganan pinjaman valas proyek PLTU Rembang, Jateng 2×315 MW senilai 261,8 juta dolar AS dengan perusahaan pembiayaan asal Inggris, Barclays.

Sebelumnya, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pembangkit, Yogo Pratomo mengatakan, selain menandatangani pinjaman Indramayu, PLN juga menjajaki pinjaman valas untuk proyek PLTU Labuan, Banten senilai 288,6 juta dolar AS di Tiongkok. Perbankan Tiongkok yang berpotensi mendanai Labuan antara lain BOC, Cexim, dan Bank Pembangunan Tiongkok.

Sumber : [M-6] Suara Pembaruan


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Ensinar ou aprender nos ringues
Artikel selanjutnya :
   » » Keluarkan Izin Pembangunan Gereja HKBP Baru di Binjai