Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
18
Mei '08

Masalah Kerukunan Merupakan Harga Mati dalam Penyelesaian Kasus Pembangunan HKBP Binjai Baru


Kerukunan adalah harga mati dalam penyelesaian masalah HKBP Binjai Baru, artinya dalam pembangunan itu, umat Kristen harus tetap memiliki silaturahmi dan hubungan timbal balik yang baik dengan umat lain. “Kalau dengan rasa benci dan ketidaknyaman beberapa pihak, maka kerukunan itu belum ada. Jadi sekarang kita mengarah pada silaturahmi untuk mencapai kerukunan,” ungkap Praeses HKBP Distrik XIII Langkat Pdt M Silaban STh kepada SIB, Sabtu (17/5) di Binjai.

Praeses mengatakan, dalam proses masalah HKBP Binjai Baru, sangat menghargai dan berterima kasih kepada semua pihak yang memperlihatkan kepeduliannya. Khususnya kepada Bapak GM Panggabean yang juga disebutnya “ompung” yang sangat peduli terhadap masalah-masalah kemasyarakatan dan keumatan di Sumut, khususnya masalah yang dihadapi jemaat HKBP Binjai Baru.

Sesuai dengan rapat FKUB kota Binjai yang telah mengeluarkan keputusan final itu adalah satu keputusan yang terbaik dan konsisten dan konsekwen. Di mana ditegaskan kembali, bahwa HKBP Binjai Baru penyelesaiannya tinggal selangkah lagi, yaitu masalah kerukunan, bagaimana merajut kerukunan sebagai hal paling penting dan hakiki.

Untuk mendukung bagaimana proses kerukunan itu menjadi nyata serta adanya silaturahmi pada waktu yang segera, maka kepada semua pihak yang telah dan akan menaruh perhatian serta keperdulian terhadap masalah yang dihadapi jemaat HKBP Binjai Baru, dihimbau agar semua pernyataan dan doa yang dipanjatkan hendaknya selalu mengarah dan mengacu pada arah nuansa sejuk. Sehingga silaturahmi dapat terlaksana pada waktunya dan kerukunan adalah harga mati dalam penyelesaian HKBP Binjai Baru. Dan ternyata kerukunan itu sangat mahal harganya. Jadi “Berbahagialah orang yang membawa damai karena mereka akan disebut anak Allah,” ungkap Preases mengutip isi Alkitab.

Sumber : (M25/x) harian SIB, Binjai


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.