Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
16
Mei '08

FKUB Binjai Sahkan Rekomendasi Gereja HKBP Binjai Baru


Kelanjutan pembangunan gereja HKBP Binjai Baru, Kota Binjai, tinggal menunggu pendekatan-pendekatan yang dilakukan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Pemko Binjai kepada pihak-pihak yang merasa keberatan atas pembangunan gereja tersebut. Karena segala persyaratan telah lengkap hanya tinggal masalah kerukunan beragama yang menjadi kendala seperti rekomendasi FKUB dan itu harus dituntaskan lewat pendekatan dan silaturahmi-silaturahmi. Hal itu diungkapkan Ketua FKUB Kota Binjai Dr Murad El Fuad usai sidang 13 anggota dari 17 anggota FKUB Kota Binjai, Kamis (15/5) di Rumah Makan Ponukawan Binjai.

Menurut Dr Murad El Fuad kepada sejumlah wartawan, hasil rapat FKUB Kota Binjai memutuskan:
1. Rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh FKUB yang selama ini dituding bukan rekomendasi, adalah sah sebagai rekomendasi yang resmi dari FKUB Kota Binjai.
2. Semua proses persyaratan telah terpenuhi, maka masalah direkomendasi itu tinggal masalah kerukunan umat beragama. Karena ada masyarakat yang membuat surat keberatan ke FKUB. Jadi FKUB bersama Pemko akan melakukan silaturahmi dan pendekatan ke pihak yang keberatan untuk menyelesaikan masalah kerukunan itu.

Karena itu katanya, FKUB meminta agar diberi waktu untuk menyelesaikan masalah ini. Biarlah Binjai yang selama ini kondusif dan rukun terus berlangsung. Dan orang Binjai bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa ada campur dari pihak lain. Jangan ada lagi demon dan berita yang memancing suasana hangat, kita mau masalah ini cukup diselesaikan orang Binjai agar suasana pembicaraan betul-betul berjalan dalam silaturahmi masyarakat Binjai, ungkapnya.

Namun Dr Murad El Fuad menggarisbawahi bahwa fkub hanya membuat rekomendasi dari hasil aspirasi yang ada, soal IMB yang mengeluarkan tetap Pemko. Dan menegaskan bahwa waktu untuk menyelesaikan masalah kerukunan itu akan diusahakan secepatnya.

Dikatakan Dr Murad El Fuad, masalah pembangunan gereja itu sendiri sudah ada sebelum FKUB ada, dan di FKUB telah diproses selama 1 tahun. Verifikasi telah dilakukan dengan meninjau lapangan dan menchek keberadaan pengguna dan yang menyetujui dan kita dapati bahwa persyaratan sudah lengkap.
Acara rapat itu sendiri berlangsung hampir 3 jam, yang dihadiri 13 dari 17 anggota FKUB Kota Binjai seperti Dr Murad El Fuad, Syarifuddin SPd, Cukup Sinuraya, Andrianus Maradia, Pdt Monang Silaban, Khairul Amri, Hamzah Fanzuri, A Aminuddin, Drs H Saleh Harahap SPd, Khairil Anwar SH, Isabidin Guntur, Drs Ahmad Nasir dan juga Plh Kakandepag Kota Binjai Lukman Harahap.

Praeses HKBP Distrik XXIII Pdt Monang Silaban, kepada SIB menjelaskan bahwa pihaknya menerima keputusan FKUB Binjai dan mengimbau agar warga Kristen untuk saat ini melakukan cooling down. Kita sabar menunggu hingga semua berjalan dengan baik.

Mengenai Police Line yang menurut Kapolres akan dibuka 2 x 24 jam, sekarang tidak masalah lagi karena titik terang untuk pembangunan semakin jelas. Karena itu gereja tetap dalam pengawasan aparat kepolisian. Hal yang sama juga sebelumnya telah diungkapkan oleh Ketua FKUB Kota Binjai bahwa pembangunan gereja Binjai Baru tetap dalam posisi stanvas marilah kita tenang dan tidak saling memancing karena saat ini situasinya mungkin masih “tinggi” jadi perlu beberapa waktu untuk menuntaskan masalah ini, ungkapnya.

Sumber : (M25/q) Harian SIB, Binjai


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.