Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
14
Mei '08

DPRD Tunda Pembangunan Perluasan Kantor Bupati Humbahas di Pakkat Toruan



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Menyikapi permintaan masyarakat Desa Pasaribu Kecamatan Doloksanggul, DPRD Humbahas menyimpulkan dan menyetujui supaya pembangunan perluasan kantor bupati Humbahas di Pakkat Toruan, ditunda. Hasil dengar pendapat itu telah disampaikan kepada Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing dalam suratnya nomor 173/73/DPRD/2008 tanggal 28 April 2008 ditandatangani Bangun Silaban SE selaku Ketua DPRD Humbahas.

Dalam surat DPRD dijelaskan, permintaan penundaan pembangunan Kantor Bupati Humbahas itu sesuai dengan pernyataan sikap dari pemilik tanah Tano Tubu Desa Pasaribu pada tanggal 21 April 2008 lalu. Dimana pengalihan lokasi itu telah bertentangan dengan perjanjian pemilik tanah dengan Pemkab Humbahas. Pertemuan antara DPRD Humbahas dengan pihak eksekutif, Bupati Humbahas tetap berkantor di lokasi Tano Tubu dan kantor Bupati Humbahas sesuai pembangunannya akan diganti mereknya. Di mana kantor bupati Humbahas sesuai dengan peruntukannya telah ditempati BPKD, Dinas Tarukim dan Dinas Kesehatan. Pemkab Humbahas telah mempersiapkan dana pembangunan Kantor Bupati Humbahas Rp 5 miliar di APBD 2008.

Selain kepada dewan, masyarakat Desa Pasaribu Kecamatan Doloksanggul juga menyurati Bupati LIRA Humbahas supaya bersedia untuk mendampingi dalam melaksanakan tuntutan keadilan kepada Pemkab Humbahas atas masalah pelepasan hak sebidang tanah di lokasi Tano Tubu Desa Pasaribu. Demikian disampaikan Manimpan Lumbantobing kepada wartawan, Selasa (13/5) di Doloksanggul mewakili masyarakat Desa Pasaribu.

Bupati Humbahas Maddin Sihombing melalui juru bicara Kabag Infokom Osborn Siahaan BA kepada wartawan, Selasa (13/5) menjelaskan, masyarakat harusnya mensyukuri dan mendukung gagasan pemerintah untuk mengembangkan perkantoran-perkantoran baru di Humbahas. Karena dampaknya menambah nilai harga jual tanah masyarakat dan menambah perluasan kota. Mengenai tuntutan masyarakat Desa Pasaribu, usul pergantian merek BKPD menjadi Kantor Bupati Humbahas akan menjadi sebuah pertimbangan sehingga aspirasi masyarakat tetap tertampung. Nomenklatur merek itu akan disesuaikan atau disempurnakan dengan permintaan masyarakat namun tetap berpedoman kepada ketentuan yang berlaku.

Ketika ditanya kenapa perkantoran di Pemkab Humbahas belum ada yang diresmikan Osborn Siahaan menjelaskan peresmian kantor-kantor tidak menjadi suatu keharusan namun lebih memfokuskan efisiensinya. Termasuk penghematan anggaran, namun walaupun demikain aktivitas pemerintahan tetap berjalan dengan baik seperti apa yang diharapkan masyarakat dan pemerintah. Pengamatan SIB di lapangan, perkantoran Pemkab Humbahas sudah banyak yang dibangun dan berdiri megah tapi satupun belum ada yang diresmikan. Termasuk pembangunan Polres Humbahas di Kecamatan Lintongnihuta dan Kantor Kejaksaan Negeri Doloksanggul di Desa Matiti.

Sumber : (M10/x) Harian SIB, Doloksanggul


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Telaah Arsitektur Rumah F Silaban

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Tarian Tor Tor Sigale Gale Pukau Masyarakat Ceko