Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
13
Mei '08

Kasus Pembangunan Gereja Diserahkan Ke FKUB


Umat Islam Gelar Doa Bersama

Kasus pembangunan Gereja HKBP Resort Binjai Baru di Jalan Dr.Wahidin, Kelurahan Jati Makmur Kec. Binjai Utara Senin (12/5) kembali marak.

Ribuan umat Islam di berbagai masjid dan mushala di Kota Binjai menggelar doa bersama agar pemerintah mengambil keputusan terbaik dalam rapat Muspida Plus yang dilaksanakan Senin (12/5).

Di lain pihak, massa mengatas namakan Aliansi Mahasiswa USU Peduli Umat beragama minta Pemko Binjai bijaksana menyikapi proses pembangunan rumah ibadah dan jangan mempersulit. Pemko diminta memproses IMB sesuai dengan SKB dua menteri.

Muspida plus yang menjadwalkan musyawarah bersama Senin (12/5) tetap mengundang pihak HKBP, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), FKUB . Sidang Muspida Plus dihadiri Pdt Silaban didampingi penasehat hukum serta Sekretaris PGI Pdt. L.Sitorus.

Pihak Forum Umat Islam Bersatu hadir Drs. Ahmad Nasir, Fachri Panjaitan dan tokoh lainnya serta Ketua MUI KH Zamacsyari dan Ketua FKUB dr. HT Murad El Fuad, Spa. Walikota Binjai HM Ali Umri, SH. MKn langsung hadir bersama unsur Muspida Kapolresta Binjai AKBP Drs. Verdianto I Biticaca, Kajari Binjai Masril, SH, Dandim 0203 Langkat Letkol (Inf) A. Dimyati, Ketua DPRD Ir.H. Haris Harto, MSP.

Rapat dipimpin Wakil Walikota Binjai Drs.H.Anhar A Monel, MAP dilakukan secara tertutup di aula Pemko Binjai. Menurut keterangan rapat cukup alot hingga memakan waktu empat jam.

Dalam pertemuan itu semua pihak sepakat tidak menginginkan terjadinya keributan dan diharapkan pimpinan masing-masing bisa memberikan pengertian kepada massanya.

Keputusan dalam pertemuan Muspida plus dan pihak terkait, masalah pembangunan Gereja HKBP Resort Binjai Baru di Jalan Dr. Wahidin, Kelurahan Jati Makmur, Kec. Binjai Utara diserahkan untuk dibahas di FKUB. Hasil musyawarah FKUB akan diserahkan kepada Pemko Binjai. Dan ini merupakan final dan Jika ada yang tidak puas bisa menempuh jalur hukum.

Ketua MUI KH Zamachsyari dan Ketua FKUB dr.HT Murad El Fuad, Spa ketika dihubungi usai pertemuan menyebutkan, keputusan yang diambil dalam pertemuan disetujui semua pihak.

Zamachsyari menegaskan, proses pembangunan rumah ibadah harus mematuhi prosedur yang sudah ditentukan. Kalau belum ada SIMB harusnya jangan dikerjakan sehingga menimbulkan masalah, katanya.

Ketua FKUB dr.HT Murad El Fuad, SPa menyebutkan sesuai ketentuan, FKUB bertugas menampung aspirasi organisasi keagamaan dan memberikan rekomendasi kepada kepala daerah.

Mengenai rekomendasi yang dikeluarkan FKUB Binjai terhadap pembangunan gereja di Jalan dr.Wahidin, disebutkan dalam rekomendasi disebutkan masih ada yang belum terpenuhi yaitu kerukunanan umar beragama. Dan penyetopan bangunan gereja sebenarnya sudah lama namun tetap dikerjakan.

Beberapa tokoh forum antaretnis Kota Binjai menyebutkan kepeutusan yang diambil dalam pertemuan Muspida Plus 1 Mei 2008 merupakan solusi terbaik. Mereka meminta jangan ada pihak yang memaksakan kehendaknya tanpa menghiraukan SKB dua menteri.

Seringnya unjuk rasa di depan Balai Kota Binjai yang merupakan jalur lalu lintas utama sangat disesalkan para pelajar. Akibatnya para pelajar yang akan ujian terganggu karena sulitnya memperoleh angkutan kota.

Sumber : (a03) WASPADA Online, Binjai


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » HKBP Tolak Keputusan Muspida Binjai
Artikel selanjutnya :
   » » Ribuan Umat Kristen Demo Walikota Binjai, Keputusan Masih Mengambang