Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
11
Mei '08

Refleksi Jiwa Batak Mangatas Pasaribu



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Mangatas PasaribuSeniman lukis Mangatas Pasaribu menggelar pameran tunggalnya yang diberi tema “Aku dan Batak” di Galeri Tondi, Sabtu (10/5). Pameran digelar hingga akhir bulan Mei.

Medan, Kompas - ”Aku dan Batak” menjadi tema pameran lukis Mangatas Pasaribu, perupa Medan yang juga dosen Universitas Negeri Medan di Galeri Tondi, Medan, hingga akhir Mei ini. Mangatas menampilkan 15 lukisannya yang dibuat sejak tahun 1995 hingga 2008.

Menurut Mangatas, tema ”Aku dan Batak” diambil karena siapa saja bisa menjadi aku yang merefleksikan Batak. Secara pribadi, pameran ini merupakan refleksi Mangatas tentang dunia Batak.

Tema lukisan realis Mangatas beraneka ragam yang merupakan simbolisasi Batak dalam gambar dan satu karya seni instalasi. Mangatas tidak hanya menampilkan warna merah, putih, dan hitam, warna khas Batak, tetapi juga menampilkan warna hijau yang diartikannya sama dengan merah, yaitu kesuburan.

Lukisan yang muncul, antara lain, menampilkan Pohon Hayat yang merupakan pohon kehidupan warga Batak, Pusuh Buhit yang merupakan tempat yang dipercaya warga Batak sebagai tempat munculnya manusia dan gambaran hewan-hewan dalam mitologi Batak, seperti kuda, gajah, kerbau, dan cicak.

Adapun seni instalasi yang ditampilkan Mangatas berupa lantai yang dipenuhi semacam abu yang dilukis di atasnya. Di tengah hamparan abu itu berdiri kaki tiga dari rotan yang digantungi semacam alat penunjuk ke arah cermin di bawahnya.

Tiga piring warna hitam, merah, dan putih berada di sudut hamparan abu berisi telepon seluler, kunci, dan pisang.

Daulat Saragih, ahli filsafat dan simbol Batak Universitas Negeri Medan, mengatakan, tema-tema yang muncul dalam lukisan Mangatas adalah tema kosmologi Batak dan simbolisasi Batak yang merupakan spirit Batak lama, khususnya sebelum masuknya agama-agama besar ke Tanah Batak.

Sumber : (WSI) Harian Kompas


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Aksi Damai Senin Harus Dapat Bertemu Walikota Binjai

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Generasi Muda Demokrat Sumut Mendukung Upaya Kejatisu Memberantas Korupsi