Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Kamis
8
Mei '08

18 Kandidat Independen Dan 6 Balon Dari Parpol Bertarung Di Pilkada Taput


Bursa Calon Bupati/Wakil Bupati Tapanuli Utara menjelang Pilkada Oktober 2008 ramai dibicarakan masyarakat hingga ke pelosok desa di Bonapasogit.

Apalagi keluarnya peraturan baru Komisi Pemilihan Umum yang memastikan calon perseorangan dapat bertarung. Selain itu, KPU Taput sudah mengeluarkan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada Bupati/Wakil Bupati.

“Dari asumsi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgubsu di Kabupaten Taput berjumlah 185.974, maka akan ada 18 calon perseorangan diluar calon Parpol. Perseorangan hanya mengumpulkan 5 persen dari jumlah penduduk Taput,” ujar Lambas Hutasoit dari Divisi Pencalonan Pilkada KPU Taput, kepada Waspada, Rabu (7/5).

Lambas menjelaskan, calon perseorangan harus menyerahkan dukungannya kepada KPU dan PPS dua rangkap untuk diseleksi kebenaran datanya. Dukungan masyarakat yang dikumpulkan itu bentuknya kolektif. Dibuat per desa dengan melampirkan tandatangan dan fotocopy KTP.

Sesuai aturan, calon perseorangan harus dapat mengumpulkan suara pendukung 5 persen dari 294 ribu jiwa penduduk Taput atau 14 ribu tandatangan lengkap dengan lampiran KTP. Dukungan tersebut harus diserahkan ke KPU dan PPS, 21 hari sebelum pendaftaran para calon (29 Juli 2008). Karena kebenarannya diteliti lebih dulu oleh PPK dengan merekap dukungan tingkat kecamatan, ujar Lambas.

Disebutkan, dukungan diperoleh calon perseorangan tidak bisa hanya mengambil suara pendukung 14 ribu dari dibeberapa kecamatan. Dari 15 kecamatan di Taput, minimum 8 kecamatan. Jadi kalau dukungan yang 14 ribu hanya dari 7 Kecamatan maka si calon dinyatakan gugur atau tidak dapat mengikuti Pilkada Taput.

Sesuai jadwal yang kita tetapkan, penyerahan data pendukung, verifikasi dan rekapitulasi calon perseorangan ditingkat PPS dilaksanakan tanggal 7 s/d 20 Juli 2008. Sedangkan ditingkat PPK tanggal 21 s/d 27 Juli 2008. Jadi pendaftaran calon perseorangan maupun calon yang diusung Parpol sudah mengambil formulir dari KPU Taput tanggal 30 s/d 5 Agustus 2008, sebut Lambas.

“Kalau menurut data jumlah penduduk Taput sangat dimungkinkan calon perseorangan dapat mencapai 18 orang. Ditambah calon yang diusung Parpol yang memperoleh kursi di DPRD Taput berjumlah 30 kursi. Bisa mengusung 6 calon. Jadi dimungkinkan 24 kandidat yang mendaftar”katanya.

Ditambahkan, seorang calon dapat ditetapkan sebagai pemenang kalau dapat meraih suara 30 persen dari DPT. Jika di bawah semua calon hanya dapat meraih suara 29 persen maka diadakan putaran kedua. Jadi berbeda dengan Pilgubsu,ujar Lambas Hutasoit.

Menjawab pertanyaan, sejauhmana persiapan KPU Taput untuk menyelenggarakan Pilkada Taput, Lambas mengatakan, pihaknya selaku penyelenggara masih melakukan tahap persiapan.

Dalam waktu dekat merekrut PPK di Kecamatan dan PPS (desa). Sedangkan pemuktahiran data dan daftar pemilih belum dapat dilaksanakan karena pihak Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Taput belum ada melaporkan hasil pendataannya.

Sampai saat ini belum ada kita terima data pemilih dari mereka,ujar Lambas. Ketua KPU Taput Janpiter Lumbantoruan SH, Selasa (7/5) mengatakan, mengenai tahapan, program dan jadwal pemilihan Bupati/Wakil Bupati Taput sudah ditetapkan.

Data diperoleh Waspada, dari 22 Parpol yang memperoleh suara hanya 12 Parpol yang memperoleh kursi di DPRD Taput. Ke-12 parpol itu yaitu, PDI Perjuangan 6 kursi, Partai Golkar 5 kursi. Sedangkan PBSD, Partai PIB dan PKP Indonesia masing-masing memperoleh 3 kursi. PNI Marhaenisme, PDS, Partai Patriot Pancasila masing-masing 2 kursi. Partai Demokrat, PAN, PKPB, PKB masing-masing satu kursi.

Sedangkan Parpol yang memperoleh suara tetapi tidak punya kursi di DPRD Taput yakni Partai PDK dengan perolehan suara 2578, PBB (1036 suara), Partai Merdeka (1517 suara), PPP (484), PNBK (3215 suara), PPDI (2282 suara), PBR (68 suara), PSI (2594 suara), PPD (2154 suara), Partai Pelopor (2041 suara).

Menurut salah seorang anggota KPU Taput yang tidak mau disebut namanya mengatakan, ke-10 Parpol tersebut walaupun tidak ada kursi di DPRD dapat mengusung satu calon. Ini sesuai dengan persyaratan seorang calon dalam memenuhi 15 persen dari jumlah kursi di DPRD atau 15 persen dari jumlah suara Pemilu 2004,ujarnya.

Parpol Pendukung
Sementara para Balon Bupati/Wakil bupati Taput dua bulan terakhir ini mulai muncul dengan memasang poster-poster dan baliho diberbagai tempat hingga ke desa-desa. Masyarakat Taput sudah mulai memperbincangkan para kandidat yang akan diunggulkan untuk memimpin daerah Bonapasogit lima tahun ke depan.

“Semua kandidat yang muncul itu merupakan putera terbaik Taput yang berkeinginan untuk membangun daerah ini kearah yang lebih baik. Kita harapkan Pilkada Taput berlangsung damai dan memegang teguh prinsip Dalihan Na Tolu.

Hanya saja masyarakat sangat menginginkan supaya Kantor Kependudukan/Capil Taput maupun KPU melakukan tugasnya secara benar dengan mendata akurat jumlah pemilih,”ujar sejumlah tokoh  kepada Waspada di Tarutung.

Sejumlah nama yang muncul yakni Torang Lumbantobing (Toluto) berpasangan dengan Bangkit Silaban (Ketua DPC PDI P Taput), Samsul Sianturi berpasangan dengan Frans A Sihombing, Sarlandy Hutabarat/Romiduk Sitompul, Sanggam Hutapea, Oloan Sihombing/Alpa Simanjuntak, Roy M Sinaga, Leo Simanjuntak, Leonardus Sitorus, Margan Sibarani, Wastin Siregar. Bahkan disebut-sebut bakal muncul lagi kandidat dengan dibukanya peluang dari calon perseorangan.

Sementara Torang Lumbantobing yang kini sebagai Bupati Taput akan diusung Partai Golkar, Partai PIB, PBSD, PKB, PKPB. Sedangkan Samsul Sianturi/Frans A Sihombing dicalonkan PNI-Marhaenisme, PDS (Partai Damai Sejahtera) dan PAN. Sedangkan Oloan Sihombing/Alpa Simanjuntak diusung PKP Indonesia dan Partai Patriot Pancasila.

Sumber : (a13) WASPADA Online, Tarutung


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Dipukul, Malah Jadi Tersangka
Artikel selanjutnya :
   » » Inovasi Baru Ulos Batak ala Merdi Sihombing