Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
1
Apr '08

Rapper Batak Ucok Munthe itu ?


Politisi tidak pernah percaya akan ucapan mereka sendiri, karena itulah mereka sangat terkejut bila rakyat mempercayainya

Review singkat atas album Ucok Munthe - Aku dan Diriku
Penulis : Charly Silaban (penikmat musik)
Pertemuanku dengan ito Grace br. Siregar, pemilik sebuah galeri seni di Medan bernama “TONDI“, di cafenya si pikki beberapa bulan lalu menjadi cikal bakal pengetahuanku akan adanya sosok istimewa ini, seorang rapper dari delitua.. Rapper Batak ia menyebutnya..! Mulanya kaget.. Masa iya ada rapper dari sana ? Cuma berhubung belum pernah dengar lagunya dan belum pernah liat dia beraksi, seiring waktu rasa penasaran itu sirna..

Namun, beberapa waktu lalu aku menerima pesan singkat (sms) dari Ito Grace bahwa ia, Ucok Munthe si rapper lokal itu telah merampungkan sebuah album indie dan dipasarkan secara indie juga.. Rasa penasaranku bangkit kembali.. seperti apa sih Rapper Batak ini ? Maka langsung saja aku contact ito yang baik hati ini untuk mengirimiku sebuah albumnya, dan sampai ke tanganku sabtu lalu.


Ucok MunthePertama kali melihat albumnya, kesan indienya terasa kurang..
Karena menurutku, album ini telah diproduksi secara profesional terlihat dari desainnya yang menarik dan packaging-nya yang baik. Biasanyakan album indie terkesan ngga modal dan tampil seadanya..
Kubalik cd-nya untuk melihat daftar lagu yang ada di cover belakang.. 1, 2, 3, …, 12.. tak satupun terlihat adanya lagu batak. Bahh….!!!

Aku pun kecewa berat… Na boha do ? Katanya rapper batak… mana lagu bataknya ?
Kalo misalnya aku melihat album ini di toko musik pastilah kubalikkan ke rak-nya dan mencari album inovasi yg lain.. Namun karena album ini kiriman dari jauh (medan) mau tak mau, aku pun coba memutarnya.. Masih aja dalam pikirku, “Barangkali judulnya aja yg bahasa Indonesia tapi lagunya bahasa batak.., kayak lagu2 jepang yg judulnya english itu”. Kudengarklanlah..

Horas Hip Hop
Mejuah-juah hip Hop

Kunyatakan yang telah kujalani..
Jawaban dari talenta yang diberikanNya, kuucapkan terima kasih..
Semua butuh proses Cerah Mendung tawa sedih
Tetap menjaga keyakinan, jiwa, kemampuan, ruang, relasi
Menjadi suatu kesatuan yang sulit dipisahkan
Dan terus bergerak dengan berbagai alasan..

Hanya Tuhan aku dan diriku yang tau
Sekali lagi kukatakan..
Hanya Tuhan aku dan diriku yang tau
Peace out …

Begitulah lirik prelude album ini dengan logat pengucapan yang kental medan. Mantap pikirku…
Lanjut ke lagu kedua bertajuk “aku dan diriku” (seperti judul albumnya) yang mengisahkan dirinya dan perjuangan yang dilakukan dan dilanjutkan dengan lagu-lagu lain yang temanya cukup beragam..
Ada “berubah”, “apa ini”, “cinta” (it’s my fave.. krn pd dasarnya aku ini rambo berhati rinto huehehehe), “kucoba”, “sebaiknya”, “satu dari hadapanmu”, “boss”, “hanya akan merusak”, dan “kebersamaan”.

Biar ngga cuma ngebayangin, coba download lagu “cinta” disini* (128kbps, 3,4MB). Lagu ini yang aku pikir cukup easy listening dan menarik di dengar oleh berbagai macam audience..
(*this song is for review purpose only. After download any file you must delete it in 24 hours. If you like any copyrighted song please buy it. We take NO responsibility for the way you use it. By download this song, you are agree to these terms. )

Berbicara mengenai musik rap dan hip-hop, tentulah membandingkan dengan pelaku-pelaku musik hip-hop di tanah asalnya pastilah tak mungkin terhindarkan, karena kesanalah kiblatnya..
Overall.. setelah mendengarkan album ini bolak-balik lebih dari 10 kali, sampailah aku pada kesimpulan bahwa album ini merupakan album rap indonesia (jangan dikait-kaitkan sama batak, kecuali suatu saat nanti Ucok Munthe mau rekaman lagu rap berbahasa batak). Dari segi ability, Ucok Munthe patut mendapat acungan jempol karena speed-nya dalam berkata-kata yang sangat cepat dan kemampuannya yang baik dalam menghafal kata-demi kata tanpa terpeleset / keseleo lidah.

Dari segi musik aku melihatnya agak banyak, (1) variasinya cukup baik… mulai dari rap keras sampai lembut ada.. mulai dari suara marepet dengan speed melebihi mamak-mamak sampai mendayu-dayu easy listening juga ada.. mulai dari gansta rap sampai r&b ada.. (2) kualitas mixingnya kurang, musik dengan vokal terasa kurang nyatu.. (3) musikalitas tergolong biasa, karena rata2 menggunakan sumber musik dari elektronik (keyboard / synth / pc) dan unsur eksperimentalnya terhadap alat musik yang minim… (4) kreatifitas dalam penciptaan lagu biasa, mengingat lagu-lagunya kurang berkarakter, banyak terdapat influence dari rapper2 lain sehingga terkesan gado-gado. Sampai 10 kalipun kuputar2 albumnya ini, aku belum bisa mendefenisikan, “Ini loh lagunya ucok munthe…!”

Padahal, kalau sebuah karya lagu sudah memasuki industri / pasar.., keunikan menjadi satu faktor utama agar dikenal oleh masyarakat.. Berciri khas.. Berkarakter.. Karena bagaimanapun, penikmat musik itu banyak macam.. Lihat bagaimana rapper2 unik menembus barrier genre sehingga karya-karyanya bahkan bisa dinikmati oleh audience yang ngga suka lagu rap / hip-hop sekalipun.. (kecuali kalo memang tujuan Ucok Munthe hanya untuk menghibur penikmat hip-hop atau cuma aktualisasi / ekspresi idealisme diri, ya itu lain pasal..) Aku suka bagaimana si slim shaddy “eminem”, nelly, 50 cent, outkast, ja rule, pharrel, jay-z, chingy even afroman menginfluence audience musik menjadi menyukai hip-hop.. Musik mereka asik dan unik.. !

Dalam beberapa lagu, Ucok Munthe sepertinya sangat banyak ter-influence oleh rapper kawakan Iwa K bahkan pada lagu “kucoba”, ia dengan gamblang menyatakan hal tersebut. Rasa Iwa-K ini sangat terlihat pada lagu “cinta” baik dari musik maupun suara.. Koq kayak dejavu gini ya…??

Namun dari semua itu, hal yang membanggakan menurutku adalah kesetiaannya untuk survive pada jalur yang minoritas (rap) dan menumbuhkan semangat bermusik jenis hiphop di areanya dan kini sudah berhasil menggebrak blantika musik indonesia dengan album barunya. Mudah2an ngga cepat surut seperti album supernovanya, Denada Tambunan yang dikenal sebagai rapper wanita pertama indonesia yang kebetulan juga orang batak. Gebrakan pertama nge-rap abis.. pulang kuliah dari Aussie, eh.. mendadak dangdut.. huehehe…

Well.. at least, its my 2 cent’s review.., ditunggu kiprah dan inovasi2 baru dari Ucok Munthe..!!
Dan masih kutunggu karyamu yang berbahasa batak bro..!
Kalau jalur musik aja sudah minoritas, penikmatnya minoritas, kenapa ngga berani masukin unsur bataknya ? Nama udah mendukung koq..

Aku suka dengan buah karya Bondan Prakoso (dulu penyanyi cilik yang nyanyiin “silumba-lumba” itu loh..) bersama Fade 2 Black dalam albumnya Unity yang berhasil mengoplos lagu rap dengan musik keroncong dan suling sunda.. Nuansa etnisnya sangat terasa tapi keren abis… Mau tau gmn ramuannya, silahkan download disini* (128kbps, 4MB).
(*this song is for review purpose only. After download any file you must delete it in 24 hours. If you like any copyrighted song please buy it. We take NO responsibility for the way you use it. By download this song, you are agree to these terms. )

Oh iya.. satu lagi… meskipun orang bilang bahwa seni itu tak ternilai harganya, aku tetap bilang : jangan mahal-mahal bikin albumnya… ngga kuat nanti orang beli…!

FYI :
Album Ucok Munthe - Aku dan Diriku
dapat diperoleh di Galeri senirupa TONDI Jl. Keladi Buntu No.6, Medan, Sumatra Utara.

Ini iklan atau bukan ? ahh terserahlah hehehe… yg penting orang batak tambah maju ! Batak itu kerennnn !

[SB] Tags : -



Ada 4 tanggapan untuk artikel “Rapper Batak Ucok Munthe itu ?”

  1. Tanggapan henry:

    Hebat,dan juga untuk orang batak yang sudah buat website ini,hebat. kalo boleh tau,lae belajar di mana buat website,aku ingin juga ingin seperti lae bah,sudah lama aku ingin pintar buat web tapi sampe sekarang blon bisa juga,ternyata orang batak sudah banyak yang OK. horas bah. medan.

  2. Tanggapan djanius:

    two thumbs up to ucok munthe…
    bagaimana sih jadi rapper tu???
    susuah???
    dan aplikasi apa yang di gunakan untuk membuat beat????

  3. Tanggapan agungmedance:

    oke juga dengan bahasa dan artikulasi yang lancar.
    mungkin perlu juga dipikirkan untuk ngerap dengn bahasa batak, karena bisa saja akan menjadi keunikan tersendiri
    bravo…

  4. Tanggapan jeffar lumban gaol:

    wah sori lae mengganggu aku mo cari lirik-liriknya raper hip-hip Cok Munthe. soalnya di album “aku dan diriku” bro kita Munthe itu gak ada. Kalo bicara Rap dan hip-hop mestinya liriknya itu ada. Tapi saya coba bolak-balik di cover album tsb kog gak ada ya ? aku agak heran bah ai boasa dang adong lirik nai, hape identik do nian rap dohot lirik. Ba sian dia dapot ni lae lirik nai. Ba Horas mauliate ma tu hamu thax bro (jeffar)

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Pesta Pembangunan HKBP Ressort Stabat Sukses
Artikel selanjutnya :
   » » Pemkab Tapteng Bantah Serobot Lahan