Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
29
Mar '08

Jalan Negara Tarutung-Sipirok Seperti Sungai dan Gunung Pasir


Jalan Negara Tarutung Taput menuju Sipirok Tapsel tepatnya di Sarulla Kecamatan Pahae Jahe seperti sungai dan gunung pasir. Selain itu jalan Sipirok menuju kota Padang Sidimpuan sudah banyak yang anjlok. Guna menghindari kecelakaan, di beberapa titik Departemen PU membuat papan pengumuman dengan tulisan hati-hati jalan anjlok. Demikian pengamatan SIB, Jumat (22/3) ketika melintas dari arah Tarutung menuju Sipirok.

Penduduk Sarulla mengaku marga Simatupang menyebut kondisi jalan Tarutung-Sipirok khususnya di Sarulla sudah lama rusak dan tidak ada tanda-tanda perbaikan. Apabila musim hujan, masyarakat setempat selalu waspada karena takut terjadi banjir dan longsor. Saat hujan, jalan digenangi air bercampur pasir dan seperti sungai. Bahkan tidak hujan sajapun air selalu mengalir dari ruas jalan.

Mengantisipasi air tidak masuk rumah, masyarakat khususnya yang tinggal di pinggir jalan membuat tumpukan pasir di dalam karung plastik. Tumpukan pasir itu disusun rapi sesuai dengan ruas jalan supaya air tidak masuk ke dalam rumah penduduk. Simatupang berharap kepada pemerintah baik itu pusat, pempropsu dan kabupaten supaya segera mengatasinya.

A Butar-butar dan D Silaban yang selalu melintas dari jalan negara itu mengakui kondisi jalan sudah bertahun-tahun rusak.Setiap tahun selalu ada perbaikan tapi tidak lama ruas jalan sudah rusak dan anjlok. Kondisi jalan di Aek Latong, sejak dulu sudah menjadi persoalan umum. Namun sampai saat ini belum bisa diatasi pemerintah. Setiap pengguna mobil roda empat keatas dari Tarutung menuju Sipirok selalu minta bantuan dengan jasa bervariasi sesuai kesepakatan. Kenderaan roda empat biasanya membayar Rp 30.000 sampai Rp 50.000. Sedangkan mobil roda empat ke atas ukuran besar ditarik alat berat dengan tarif Rp 50.000.

Sumber : (T10/c) Harian SIB, Doloksanggul


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Jalan Negara Tarutung-Sipirok Seperti Sungai dan Gunung Pasir”

  1. Tanggapan maniop br.nainggolan:

    menurut saya jalan itu harus dan harus diperhatikan oleh bapak pemerintah kami,kan yang menggunakan jalan itu bapak/ibu juga,aturan yang paling peduli disini adalah bapak/ibu yang berjabatan. karena setiap harinya bapak/ibu berangkat kerja harus melewati jalan itu pula, kan ga ada salahnya sejkali membambagun terus kokoh walaupun berat dan sulit untuk memperbaharuinya tapi selamanya kokoh.bapak/ibu juga yang mau berangkat kerja tidak keberatan.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.