Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
11
Mar '08

Disnaker Subang Segera Datangi BP2TKI


Politisi tidak pernah percaya akan ucapan mereka sendiri, karena itulah mereka sangat terkejut bila rakyat mempercayainya

TKW Tewas Terbakar di Brunei

Kabar tewasnya tenaga kerja wanita (TKW) Lela Sulastri, warga Kp Cabe Desa/Kec Pagaden, Subang, di Brunei Darussalam membuat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kab Subang oo Irtotolis angkat bicara. Dia berjanji segera mendatangi Badan Penempatan dan perlindungan Nasional TKI (BP2NTKI) untuk mengurus jenazah Lela.

“Kami akan segera datangi BP2TKI untuk mengurus hak-hak dan jenazah almarhumah. Secepaatnya ini kita selesaikan,” ujar Oo Irtotolis di ruang kerjanya, Senin (11/3/2008).

Sayangnya, lanjut Oo, hingga kini pihaknya belum mendapatkan data dan kronologis kematian Lella, baik terkait peristiwa meninggalnya maupun keberangkatannya dari pihak keluarga korban.

“Karea di data abse kami, nama Lella tidak terdaftar. Jadi kami kesulitan untuk melacak, sementara sampai sekarang saya belum dapat laporan tertulisnya,” imbuhnya

Dia menambahkan, untuk mendapat informasi lebih lengkap, pihak Dinaker Subang sejak Senin pagi telah mengutus Kepala Sie penempatan Dinasker, Tinggul Silaban ke rumah keluarga korban.

Seperti diketahui, Lela Sulastri dikabarkan meninggalkan oleh majikannya pada pukul 13.00 WIB hari Jum’at (7/3) lalu. Dalam percakapan singkatnya melalui sambungan internasional, Am Yoek, majikan Lela mengabarkan jika salah satu karyawannya, bernama Lela asal Kab SubangĀ  meninggal setelah rumah kost-nya ludes dilalap sijago merah.

Sumber : (Annas Nasrullah/Sindo/kem) Okezone, Subang

[SB] Tags : , ,



Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Disnaker Subang Segera Datangi BP2TKI”

  1. Tanggapan andre:

    pemerintah indonesia hanya bisa korupsi dan mendemo sja dan pemerintah indonesia hanya banyak bicara saja tapi sedikit bekerja sebenarnya apa sih kerja wakil wakil rakyat kita apa hanya bisa makan tidur dan menerima gaji buta aja dan di mana sih dan kata siapa kalauu kita kerja di luar indonesia kitya aakan kaya itu sama aja wakil rakyat jangan tidur aj dan hanya munya trima gaji aja tapi cri solusinya

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.