Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
1
Mar '08

Torang Lumbantobing “Pecah Kongsi” dengan Frans A Sihombing


Munculnya nama Torang Lombantobing (Toluto) Bupati Taput sekarang akan maju kembali menjadi balon bupati Taput periode 2009-2014 dengan Bangkit Silaban SE sebagai balon wakilnya, membuat bursa pilkada bupati/wakil bupati Taput semakin seru dan menjadi pembicaraan hangat masyarakat dan kalangan PNS di jajaran Pemkab Taput.

“Dengan majunya kembali Toluto sebagai balon bupati menggandeng Bangkit Silaban sebagai wakil, secara otomatis, Toluto dan Drs Frans A Sihombing MM selaku wakil Bupati Taput sekarang sudah “pecah kongsi”, karena kedua pejabat teras Pemkab Taput ini sudah mempunyai masing-masing gandengan dalam Pilkada mendatang. Sesuai dengan spanduk dan stiker yang beredar, Samsul Sianturi SH akan menggandeng Drs Frans A Sihombing menjadi balon wakilnya,” ujar beberapa tokoh masyarakat dan kalangan PNS di jajaran Pemkab Taput memberi komentar kepada SIB di Tarutung, Kamis (28/2) lalu.

Keterangan yang dihimpun SIB di Tarutung dari kalangan PNS menyebut, dengan majunya Toluto sebagai balon bupati Taput dan Frans A Sihombing sebagai wakil bupati dengan pasangan yang berlainan, membuat PNS di daerah ini jadi agak binggung menentukan pilihannya. “Namun demikian, kedua pejabat teras Pemkab Taput ini mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Yang perlu siapa pun nantinya menjadi bupati/wakil bupati harus berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak, tentu PNS termasuk didalamnya,” tegas oknum PNS yang mengaku menduduki salah satu eselon di kantor bupati Taput kepada SIB seraya mengatakan agar namanya jangan disebut dalam berita.

Sekaitan dengan semakin dekatnya Pilkada bupati/wakil bupati Taput yang diprediksi akan berlangsung pada Agustus mendatang, balon bupati dan balon wakil bupati juga semakin banyak yang muncul ke permukaan, baik itu melalui spanduk, kartu nama dan melalui “TS” (tim sukses).

Sesuai dengan data yang dicatat SIB di Tarutung, para pasangan balon bupati/wakil bupati Taput yang sudah muncul secara terang-terangan saat ini, yakni Torang Lumbantobing (Toluto) (Bupati Taput sekarang) akan berpasangan dengan Bangkit Silaban SE, Samsul Sianturi SE akan berpasangan dengan Drs Frans A Sihombing (wakil bupati Taput saati ini), Drs Wastin Siregar disebut-sebut akan berpasangan dengan Drs Indra Sakti Hutabarat, Sarlandi Hutabarat SH berpasangan dengan Romiduk Sitompul SH, Drs Oloan Sihombing berpasangan dengan Drs Alpa Simanjuntak, Ir Roy Sinaga disebut-sebut akan berpasangan dengan Leo Sitorus.

Informasi yang baru berkembang di Tarutung, sekaitan dengan Pilkada bupati Taput menyebut, Ir Sanggam Hutapea MM dari Jakarta juga akan maju sebagai balon bupati Taput periode 2009-2014 berpasangan dengan Hotma Hutasoit. Sementara dr Margan RP Sibarani yang sejak tahun lalu sudah memasang spanduk dan Margan Sibarani centre di berbagai tempat, sampai berita ini dikirimkan belum diketahui siapa pasangannya.

Bangkit Silaban SE yang dikonfirmasi SIB seputar pencalonannya menjadi balon wakil bupati Taput mendampingi Toluto, melalui telepon selularnya mengakui. “Benar saya akan maju sebagai wakil bupati bergandengan dengan Toluto,” katanya. Sementara Ir Sanggam Hutapea, Roy Sinaga, Sarlandi Hutabarat pun Oloan Sihombing dan Samsul Sianturi belum berhasil dikonfirmasi, karena para kandidat bupati/wakil bupati ini masih jarang kelihatan di kota Tarutung sebagai ibukota kabupaten Taput. Pengamatan SIB di Tarutung, sejak Kamis (28/2) spanduk Samsul Sianturi dan Drs Frans Sihombing kelihatan sudah terpasang di Jalinsum Siborongborong-Tarutung lengkap pakai foto kedua balon didampingi istri masing-masing, yang membuat suasana Pilkada bupati/wakil bupati Taput semakin seru, walau jadwalnya belum diketahui secara pasti.

Sumber : (T5/y) Harian SIB, Tarutung


Ada 8 tanggapan untuk artikel “Torang Lumbantobing “Pecah Kongsi” dengan Frans A Sihombing”

  1. Tanggapan gindo:

    sebenarnya siapapun yang akan bupati taput haruslah membangun daerah tersebut,jangan hanya sibuk dengan partainya masingmasing.

  2. Tanggapan Nababan:

    Syalom, saya ucapkan selamat buat pasangan Toluto dan Bangkit, saya turunan Tuan Nahoda Nababan, Bangkit juga bere dari Tuan Nahoda, tetapi waktu pesta Tuan Nahoda Nababan di Paranjoan, Drs Oloan Sihombing, MHum telah banyak berbuat dan memberi sumbangan untuk pesta Tuan Nahoda Nababan di Paranjoan yang tidak ternilai harganya, kenapa Bangkit Silaban SE tidak ada sumbangan ? saya selaku turunan Tuan Nahoda Nababan, masih ragu sekarang! termasuk semua turunan Tuan Nahoda Nababan bonapasogit, Medan, Pekanbaru, Sumsel dan Jabotabek.

  3. Tanggapan Simorangkir:

    Sebenarnya saya setuju dgn kompetisi terbuka dan transparan, tanpa dendam dan intimidasi dari antara para balon bupati dan wakilnya, dmikian dgn TS nya. Agar kita tau siapa yg terbaik dari yg baik. Agar kerinduan masyarakat hdp lbh baik tercapai.

  4. Tanggapan leo simanjuntak:

    saya sangat bersimpati atas minat orang-orang yang mencalonkan bupati taput, dengan dasar ingin memajukan taput dari peta kemiskinan….tapi sebelumnya kita lihat dulu/ataupun dikaji apakah dengan bupati sekarang ada perkembangan yang dibuat secara significan? Ataupun layakkah yang mencalonkan bupati tersebut, bila mereka sendiri tidak mengenal daerah taput dan tipikal suku batak yang sebenarnya….saya mohon dengan kerendahan hati,kiranya para calon juga menjaga suasana yang kondusif dan bersaing sehat tanpa ada tekanan-tekanan, sehingga masyarakat tetap dalam suasana damai….salam…selamat berjuang…

  5. Tanggapan randi:

    Saya merasa bangga dengan kebebasan berdemokrasi yang ada sekarang ini. Begitu pula dengan persaingan dan kompetisi yang terbuka secara sehat, asal jangan momen ini menjadi bumerang bagi masyarakat tapanuli utara pada khususnya, rakyat yang menjadi korban politik atau kepentingan sehingga dapat memicu terjadinya perpecahan. Saluuut Buat frans Sihombing dan Toluto yang masih bisa menjaga sikon di Taput tetap aman dan kondusif selama memimpinan. walau pada akhirnya berpisah secara politik. seperti lirik lagu Pance = “kucoba bertahan mendampingi dirimu, walau kadang kala tak seiring jalan. Kucari dan selalu kucari jalan terbaik agar tiada penyesalan dan air mata.”

  6. Tanggapan Judith br.Regar:

    Tiba-tiba saja Tapanuli Utara diramaikan para tokoh yang selama ini tidak peduli dengan BONA PASOGIT kita itu, namun itu sah-sah saja. Saat melihat ada peluang menjadi nomor satu di kampung halamannya semua yang punya modal dan kemampuan tentunya inginan meraih HASANGAPON tersebut. Siapa yang tidak bangga menjadi orang nomor satu di kampung halaman sendiri ?
    Tapi kalau hanya ingin meraih HASANGAPON tersebut setelah terpilih dan melupakan janji anda saat KAMPANYE dengan kecap NOMOR SATU, ya lebih baik mundur saja dari sekarang.Semua JANJIMU hendaknya bisa dipertanggung jawabkan di depan pemilih dan tidak melenceng saat BAPAK terpilih menjadi BUPATI TAPUT. Horas tondi mading pir tondi matogu.

  7. Tanggapan batara sinaga:

    Horas..Selama motivasi para kandidat adalah untuk menggapai “Kerajaan” atau sekedar sebagai “Profesi”, dapat dipastikan keberadaan mereka sebagai bupati tidak akan membawa perubahan yang berarti. Membangun Tapanuli Utara tidak harus menjadi bupati dulu. Coba kita lihat apa saja perubahan yang terjadi setelah sekian orang bupati.
    Memberikan masukan, membantu rakyat kecil dengan kelebihan materi yang ada pada mereka, adalah contoh nyata membangun dalam arti sebenarnya.
    Sudah saatnya kita mempunyai seorang bupati yang briliant, berkomitment, dan dengan nilai rohani yang excellent.Pilkada langsung yg akan kita laksanakan sebentar lagi, memberikan kita ruang untuk menentukan pilihan. Mari kita kenali para kandidat dari visi & misi yang mereka sampaikan, apakah reasonable, realistic? Dan yang tidak kalah penting, track record seseorang menentukan apakah mereka pribadi yang berkualitas atau tidak.
    Jangan salah pilih, gunakan pikiran jangan hati. Bebaskan diri dari dinding2 “primordial” yang dangkal.
    Demi Tapanuli Utara yang sejahtera.

  8. Tanggapan Otto Sihombing:

    Tanggapan saya adalah :
    1. Apapun alasannya Tuhan pasti campur tangan didalamnya
    2. siapapun yang menjadi nomor satu di Taput ini benar-benarlah melaksanakan tugasnya sesuai dengan kehendak rakyatnya apalagi pada waktu janji kampanye
    3. Kiranya antara Bupati dan Wakil sekarang agar tetap akses dan solid dalam melaksanakan tugasnya dengan baik demi TAPUT sampai tiba saatnya nanti pemilihan BUPATI DAN WAKILNYA
    4. Semoga bagi yang tidak mendapatkan nomor satu masih banyak cara untuk membangun dan memberikan masukan demi kemajuan TAPUT INI
    5. Tuhan memberkatih

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.