Syaiful Silaban, sopir bus Transjakarta yang terbakar di Bundaran Patung Tugu Tani, diperiksa di Kepolisian Sektor Gambir. “Kejadian masih dalam proses penyelidikan,” kata Ajun Komisaris Gede Andana, Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Pusat hari ini.
Menurut Gede, sebelum terbakar, di Jalan Ridwan Rais bus Transjakarta bernomor B 7475 ZX mengeluarkan asap putih pada bagian atap. Di Tugu Tani, bus berhenti untuk mengeluarkan sekitar 40 penumpang. Penumpag dialihkan ke bus Transjakarta lain.
Asap putih pun berubah cepat jadi hitam. Lalu, api membakar sebagian bus. Beruntung, tangki bus berbahan bakar gas tidak dijangkau api, sehingga tidak terjadi ledakan. ‘’Dugaan sementara, bus terbakar akibat korsleting listrik,” kata Gede.
Sekitar pukul 10.00, bangkai bus Tranjakarta diderek ke Jalan Perintis Kemerdekaan Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan Tempo, arus kendaraan di sekitar Tugu Tani kembali normal. Sisa air pemadam kebakaran masih terlihat menghitam di jalur khusus (busway) Koridor II jurusan Harmoni-Pulogadung itu. Namun, jalur khusus bisa digunakan lagi.
Sumber : (Rudy Prasetyo) TEMPO Interaktif, Jakarta
[SB] Tags : Jakarta, Saibun Silaban, Tempo InteraktifArtikel sebelumnya :
» » Api Transjakarta Berawal dari Dashboard
Artikel selanjutnya :
» » Sopir Bus Transjakarta Menduga Api karena Korsleting



Silahkan memberikan tanggapan !