Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
22
Feb '08

Forum Bipartit Pengusaha & Pekerja Terbentuk


Pengusaha yang tergabung di dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bersama federasi pekerja membentuk sebuah forum komunikasi bersama yaitu forum bipartit nasional.
Langkah ini untuk mengantisipasi peluang investasi baru yang masih terpentur oleh masalah aturan perburuhan di Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Apindo Sofyan Wanandi dalam acara konferensi pers mengenai pembentukan forum bipartit, Jakarta, Kamis (21/2).
“Perekonomian Indonesia yang terpuruk akibat krisis multi dimensi yang berlarut-larut hingga saat ini masih belum bisa diatasi. Hal ini nampak nyata dan dirasakan oleh mayoritas rakyat Indonesia dan berpotensi mengakibatkan PHK besar-besaran,” katanya.

Sehingga menurutnya penyelesaian aturan ketenagakerjaan menjadi hal yang sangat penting dengan adanya rencana relokasi sejumlah investor ke Indonesia.
“Mereka mau investasi di sini karena China mulai mengerem ekspornya. Tapi, mereka belum memperoleh kepastian soal aturan perburuhan di sini,” ujarnya.
Bahkan menurut Sofyan beberapa pengusaha Taiwan mulai melirik Indonesia karena kondisi investasi di China sudah mulai ketat terutama soal masalah buruh.
“Ini kesempatan, tapi kondisi perburuhan kita harus kondusif, untuk itu kita membentuk forum ini,” ujarnya beralasan.

Sementara itu Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Rekson Silaban menyatakan, forum bipartit yang dibentuk antara pengusaha dan pekerja ini akan menjadi hal penting dalam hubungan industrial.

“Kami menyadari pertumbuhan usaha yang langgeng dalam persaingan global disertai juga kewajiban normatif memerlukan ketenangan usaha dan bekerja yang terjamin,” paparnya
Sementara itu Sekjen Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Idin Rosidin, menilai bahwa forum ini akan mencoba menyelesaikan problem-problem hubungan industrial yang berpotensi meningkat, tanpa melibatkan pihak lain.
“Dalam hal ini pemerintah. Kita akan coba selesaikan dengan sederhana, cepat, tepat, adil dan konsisten,” ungkapnya.

Forum akan menempatkan reformasi sejumlah peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, UU Nomor 2 Tahun 2004 tentang PPHI beserta aturan pelaksananya, termasuk perda-perda yang dinilai dan dirasakan kontroversial, tumpang tindih dan menghambat terciptanya hubungan industrial yang harmonis.
Sumber : (dcf/hen/ir) MedanBisnis, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Pengusaha dan Buruh Sepakati Bipartit
Artikel selanjutnya :
   » » Workers, employers set up dispute forum