Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
11
Feb '08

Lelang Proyek Pakan Ternak BPT Sinur Taput Dibatalkan


Protes rekanan atas pelelangan proyek pengadaan pakan ternak babi dan kerbau di BPT (Balai Pembibitan Ternak) Sinur Siborongborong–Taput 2007/2008 senilai Rp1 miliar karena menyalahi Keppres 80/2003, maka panitia membatalkannya.

“Panitia sudah membatalkan tender proyek pengadaan pakan ternak BPT Sinur Siborongborong karena beberapa perusahaan tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan sesuai aturan yang berlakum,’’ ujar Ketua Panitia Tender BPT Sinur Siborongborong–Taput, Horas Silaban kepada wartawan, Sabtu (9/2).

Namun, dia membantah tender dibatalkan karena adanya protes maupun sanggahan dari rekanan. ‘’Kami tidak mau terjerat hukum dan dalam pelaksanaan tender/pelelangan tidak ada unsur KKN. Sedangkan tender kami batalkan sesuai petunjuk atasan,” tambahnya.

Horas juga mengaku pusing dengan adanya pengadaan pakan ternak 2007/2008 serta protes rekanan. Sedangkan dalam pelaksanaan lelang tidak ada yang diarahkan, melainkan transparan. Sementara, Franky Lumbantobing dari CV Caterine Lewalen Abadi mengungkapkan pada wartawan, bahwa pelelangan proyek pakan ternak babi dan kerbau 2007/2008 senilai Rp 999 juta dibatalkan karena menyalahi peraturan yang ada.

‘’Panitia tidak memahami Keppres 80/2003 dan kurang mendalami ketentuan pembagian kualifikasi yang tertera pada sertifikasi yang dikeluarkan Asosiasi dan Kadin,’’ ucapnya. Dia menyebutkan, oknum panitia keliru menjalankan tugasnya bahkan bersikap arogan untuk menutupi kesalahan.

‘’Kami selaku rekanan mengajukan protes dengan didasari sikap profesionalisme yang mengacu kepada Keppres 80/2003. Bukan seperti oknum panitia yang mencoba mempelesetkan aturan berlaku,’’ tegasnya.

Dengan batalnya tender pelelangan pakan ternak BPT Sinur maka panitia harus melakukan pengumuman kembali agar diketahui secara luas. Menetapkan kapan dilaksanakan lagi tender.

Frengku melanjutkan, panitia jangan lagi mengulang kesalahan dengan menerima perusahaan yang tidak sesuai dengan kualifikasi. Diduga panitia tidak memiliki sertifikat pelatihan sebagai pelaksana pelelangan. Makanya diminta BPH Peternakan Sumut meneliti keberadaan staf di BPT Sinur Siborongborong.

Jangan terjadi lagi kasus korupsi seperti tahun lalu dengan tersangka mantan Kepala BPT UPT Sinur yang dihukum penjara 2 tahun, kata Frenky Lumbantobing. Seperti pemberitaan sebelumnya, para rekanan dan asosiasi meminta tender /pelelangan proyek pangadaan pakan ternak BPT UPT Sinur Siborongborong–Taput dibatalkan karena menyalahi aturan dan Keppres 80 tahun 2003. Protes ditanggapi BPH Peternakan Sumut yang memerintahkan panitia membatalkan dan melakukan tender ulang.

Sumber : (a13) Waspada Online, Tarutung


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.