Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
29
Jan '08

“Gondang Naposo”, Memanggil Muda-mudi Batak



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Malam Minggu, 26 Januari 2008, di area Velodrome Rawamangun Jakarta Timur barisan obor di sisi kanan-kiri jalan seakan menyambut kedatangan tamu-tamu. Alunan uning-uningan yang terdiri dari beberapa alat musik khas Batak seperti hasapi, sarune getep, sulim, garantung, alatoit, mengmung dan hesek mengiringi langkah pengunjung memasuki lokasi panggung tempat utama acara pesta budaya muda-mudi Batak “Gondang Naposo” digelar.

Barisan muda-mudi penerima tamu dengan pakaian tradisional Batak pun dengan ramah menyambut setiap pengunjung dengan sapaan “horas”. Makin dekat ke lokasi acara suara uning-uningan makin jelas terdengar mengundang gerak anggota badan untuk mengikuti iramanya.

Sekitar pukul 19.00 WIB, suara uning-uningan digantikan dengan entakan gondang bolon, yaitu jenis alat musik Batak berupa gordang, tagading, sarune bolon, odap dan ogung. Permainan energetik para pemain musik dalam gondang bolon ini seiring dengan prosesi masuknya para panortor (penari) ke sekitar lokasi panggung dan sebagai pertanda acara akan dimulai.

Lima penari membawakan sebuah jenis tortor dengan gerak yang lembut namun dinamis sesekali diiringi dengan gerak ritmis seperti memanjatkan doa. Tak berapa lama gerakan tortor ini berubah dengan gerakan yang lebih cepat dan bervariasi seakan mengucapkan selamat datang kepada penonton yang mayoritas adalah pemuda-pemudi Batak.

Usai dengan beberapa jenis tortor acara berlanjut dengan opera yaitu sejenis drama panggung berlatar kisah-kisah kehidupan orang Batak.

Opera Batak
Ada tiga judul yang dimainkan dalam opera ini yaitu “Opera Perkawinan”, “Opera Terang Bulan” dan “Opera Panen”. Ketiga drama ini banyak berkisah tentang rona-rona kehidupan masyarakat Batak terutama muda-mudinya.

Sayangnya, pertunjukan opera ini tidak didukung oleh perlengkapan yang memadai untuk mendukung sebuah tontonan drama yang baik. Dari sisi kualitas tata suara dan pencahayaan yang digunakan sudah cukup baik, namun para pemain drama tidak dilengkapi dengan mikrofon tanpa kabel yang menempel di badan sehingga dialog pemain sering tidak didengar penonton.

Dengan mikrofon konvensional suasana yang terbangun dalam drama juga terlihat jadi tak terasa gregetnya. Namun, yang paling mengganggu adalah latar belakang panggung yang tidak dirancang untuk sebuah pertunjukan drama.
Padahal, acara opera ini memakan waktu yang cukup lama. Beruntung sebagian penonton memaklumi kondisi ini walaupun sesekali ada teriakan menandakan suara tidak terdengar.

Di pertengahan acara, musikus Viky Sianipar tampil bersama beberapa artis menyajikan aneka lagu-lagu Batak dengan berbagai aliran musik. Dengan tetap memasukkan unsur-unsur musik tradisional penampilan mereka membuat suasana romantis, namun kadang kala menjadi meriah dengan sentuhan musik yang inovatif.

Clay Siahaan, koordinator pertunjukan “Gondang Naposo” ini kepada SH mengatakan, pertunjukan budaya Batak ini akan dilaksanakan secara teratur. Dia berharap dengan acara semacam ini, salah satu budaya suku Batak akan dapat dilestarikan terutama di kota besar seperti Jakarta.
“Sekuel budaya Batak ‘Gondang Naposo’ yang kita tampilkan memang difokuskan kepada anak-anak muda. Karena kepada merekalah kita paling berharap untuk menjaga dan melestarikan budaya ini,” ungkap Clay.

Sumber : (dame sitompul) Sinar Harapan, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » Nama-nama Yang Lulus Seleksi Peneriman CPNS di Tanjung Balai, Simalungun, P Siantar, Sergai, Tebing Tinggi dan Dairi

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Orang Batak Rentan Maag