Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Sabtu
26
Jan '08

Jalinsum di Tapteng Semakin Memprihatinkan, Perjalanan Melelahkan dan Membosankan


Kendati terus mendapatkan perbaikan dan perawatan dari instansi terkait, kondisi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) tak kunjung membaik, malah sebaliknya bertambah buruk dan diprihatinkan oleh berbagai kalangan.

Pengamatan wartawan, hampir di sepanjang ruas Jalinsum di Tapteng , baik itu Jalinsum yang menghubungkan Tapteng- batas NAD, Tapteng-batas Tapsel dan Tapteng – batas Taput mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan, ruas Jalinsum di Kecamatan Sitahuis selain sempit, juga berlobang-lobang dan bergelombang sehingga rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Informasi diperoleh dari Camat Sitahuis, Hisar LM Silaban SPd, titik Jalinsum yang mengalami kerusakan terparah di Sitahuis ada di Km 20 Lobu Nagor desa Mardame, dusunAek Maratti desa Rampa, depan SMA Sitahuis di desa Naga Timbul, dusun III desa Naga Timbul (depan Arion) dan dusun Parombunan (depan SMPN Sitahuis). ”Kita sudah berungkali melaporkannya kepada Dinas JJ Provsu, tapi tak kunjung mendapatkan tanggapan dari mereka,” akunya.

Ketua DPC GAMKI Tapteng Saur Siburian AMd saat berbincang-bincang dengan wartawan di kantornya di Pandan, Rabu (23/1) mengaku kesal dan prihatin akan minimnya perhatian pemerintah pusat dan provinsi memperbaiki Jalinsum di Tapteng. ”Pusat sepertinya menganaktirikan Tapteng dan tak peduli dengan kondisi buruknya Jalinsum di daerah ini,” sebutnya.

Padahal, kata dia, elit-elit dan pejabat pemerintah pusat, mulai dari kalangan anggota DPR, menteri, Dirjen, Ketum partai, dan bahkan Presiden SBY sekali pun sudah bolak-balik berkunjung ke Tapteng, tapi Jalinsum di Tapteng tak kunjung mendapatkan perhatian dari petinggi-petinggi negeri ini, katanya.

Ia menilai, salah satu penyebab buruknya Jalinsum di Tapteng adalah akibat rendahnya kualitas aspal dan minimnya pengawasan dari instansi terkait terhadap proses pengerjaan Jalinsum. ”Perbaikan dan perawatan Jalinsum di Tapteng yang selalu dianggarkan setiap tahunnya sepertinya kurang mendapatkan pengawasan dari instansi terkait,” katanya.

Buruknya Jalinsum di Tapteng ini juga dikeluhkan Kapolresta Sibolga, AKBP Hotman Silalahi SH. ”Perjalanan menuju Medan via Sibolga-Tapteng-Tarutung sangat melelahkan dan membosankan, dimana-mana ada lobang. Bayangkan aja, Sibolga-Tarutung yang hanya berjarak 66 Km harus ditempuh dalam waktu 3 jam lebih,” ujarnya saat bincang-bincang dengan SIB di ruang tunggu bandara Dr FL Tobing Pinangsori baru-baru ini.

Sumber : (T4/i) Harian SIB, Tapteng


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.