Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
22
Jan '08

Kebakaran di Jalan Bahagia - Mey Manurung Tewas pada Kebakaran Kedua



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

Setiap musibah pasti menimbulkan kepedihan dan kesedihan. Tak terkecuali bagi Walter Manurung (54) warga Jalan Bahagia By Pass No 6 Medan. Walter kehilangan putri sulungnya, Mey Evanora (28) yang tewas dalam peristiwa kebakaran di rumah mereka, Senin (21/1) sekitar pukul 00.00 WIB.

Perlu diketahui, kebakaran di rumah Walter terjadi dua kali dalam empat jam. Pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, menimpa Walter sehingga dia menderita luka bakar dan harus dirawat, namun api tak sempat membesar. Sementara yang kedua turut membakar lima rumah lain, serta menewaskan anaknya, Mey Evanora.

Jenazah Mey sendiri sudah dimakamkan pihak keluarga Senin Sore di pemakaman Kristen Sulang-Saling, Jalan Sempurna Ujung, Medan. Peristiwa ini berawal dari Mey yang menggunakan kompor gas. Setahu bagaimana, kompor itu meledak dan langsung membesar. Lima rumah lainnya, yakni rumah milik M Sianturi, T Silaban, M Sigalingging, L Manurung dan H Silaban.

Menurut P Hutabarat, salah satu pekerja bengkel ‘Jaya Kita’ milik Walter Manurung, api membesar setelah membakar sejumlah alat bengkel, bensin eceran dan barisan botol oli di rumah itu. “Maka itu api cepat besar,” katanya saat ditemui di tempat kejadian.

Mey sendiri ditemukan tewas dalam bak kamar mandi. Diduga Mey yang terjebak tak bisa keluar, merasa kepanasan dan menyemplungkan diri ke dalam bak. Tapi akhirnya dia tewas di tempat itu. Warga sebenarnya mengetahui keberadaan Mey. Tapi karena api cukup besar sementara pemadam terlambat datang, Mey tidak bisa diselamatkan.

Kebakaran Pertama
Walter sendiri harus dirawat di RS Pirngadi Medan. Tubuhnya mengalami luka bakar serius. Tapi peristiwa kejadian yang menimpa Walter, terjadi sebelum kebakaran yang merenggut nyawa anaknya. Kebakaran pertama terjadi pukul 19.00 WIB, di bagian depan rumah.

Saat itu, dia menuangkan bensin eceran yang akan dijualnya. Sementara, dia mengisap rokok. Informasi diperoleh, rokok itu jatuh kemudian menyambar bensin dan membakar Walter. Tapi api dapat dipadamkan oleh warga dan tidak membesar. Lalu Walter dibawa ke rumahsakit. Nah, saat dia di rumah sakit inilah anaknya menggunakan kompor gas yang akhirnya meledak dan membakar lima rumah di sekitarnya.
“Luka bakarnya masih parah dan dia terus kehausan karena masih terasa panas dan perih di sekujur tubuhnya. Tolong jangan diganggu dulu, dia masih trauma dan sedih karena kehilangan putrinya,” terang T Manurung, adik Walter yang ditemui di RS Pirngadi Medan.

Terkait kebakaran ini, Kapoltabes Medan Kombes Pol Bambang Sukamto menegaskan dugaan sementara kepolisian, penyebab kebakaran karena kompor gas yang meledak. “Sementara masih itu. Kita masih kumpulkan keterangan untuk memastikan sumber api,” katanya saat ditemui di Mapolda Sumut.

Sumber : (fakhrur rozi/cw-02) MedanBisnis, Medan


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Kebakaran di Jalan Bahagia - Mey Manurung Tewas pada Kebakaran Kedua”

  1. Tanggapan iyOs:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Wah.. aku liat langsung ini kejadiannya…

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Api Lalap 6 Rumah di Medan, Mei Manurung Tewas, 3 Luka Bakar

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Keterkaitan Uli Kozok dengan Sastra Batak