Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
22
Jan '08

4 Rumah Hangus Terbakar di Dairi dan Kabanjahe


Dua unit rumah permanen yang digunakan sebagai usaha warung kopi hangus terbakar di perkampungan Parbakkalan Dusun Huta Nainggolan Toruan Desa Parbuluan III Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi, Senin (21/1) malam sekira pukul 20.15 Wib. Rumah tersebut masing-masing milik keluarga Walter Sitanggang (47) dan Parningotan Limbong (45).

Camat Parbuluan Rewin Silaban SSos kepada wartawan membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, saat kejadian, keluarga kedua korban sedang makan malam di ruang keluarga. Demikian pengunjung warung juga ada duduk di bagian depan.

Rewin belum dapat memastikan asal api. Kobaran api berhasil dikendalikan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman. Menghindari membesarnya api ke bangunan lain penduduk merusak paksa dua unit rumah terbuat dari kayu terletak di kiri dan kanan bangunan yang terbakar. Rumah dirusak paksa adalah milik Aston Malau dan Tahan Sinaga. Kerugian akibat kebakaran ini ditakir mencapai Rp 300 juta.

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (17/1), satu rumah juga hampir musnah terbakar di Dusun Lae Gering Desa Blang Malum, Bandar Selanat Sidikalang. Kobaran hanya melalap bagian dapur karena mobil pengendali secara sigap mampu menyemprotkan air ke kobaran api. di Kabanjahe Dua unit rumah permanen, milik Amir (40) dan Syarifuddin (42), warga Jalan Sudirman Gang Delima Kecamatan Kabanjahe musnah terbakar, Selasa (22/1) sore.

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kasus tersebut masih ditangani aparat Polres Tanah Karo untuk menyelidiki sebab-sebab kebakaran tersebut.
Informasi menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.10 WIB, diduga berawal dari kompor meledak di rumah Amir.

Warga sekitar bahu membahu memadamkan kobaran api dengan seadanya untuk menghindari kobaran api merembes ke rumah lain. Sementara sejumlah masyarakat lain menyelamatkan harta bendanya dari kobaran api. Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Karo yang mendapat laporan langsung turun ke TKP (tempat kejadian perkara) dengan mengerahkan empat unit mobil kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran dalam memadamkan kobaran api kewalahan karena gangnya sempit sehingga tidak dapat langsung dituju ke rumah yang terbakar, bahkan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Karo tidak berfungsi maksimal, karena slang pompa bocor-bocor yang mengakibatkan air tidak dapat disiramkan ke lokasi kebakaran. Api baru dapat dikendalikan sejam kemudian. Sementara sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu tengah dimintai keterangannya di Polres Tanah Karo.

SUmber : (T17/M30/i) Harian SIB, Sidikalang


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Kebakaran, Satu Tewas Dua Kritis
Artikel selanjutnya :
   » » Api Lalap 6 Rumah di Medan, Mei Manurung Tewas, 3 Luka Bakar