Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
18
Jan '08

Kades Tanah Merah Dilaporkan ke Polda


RA Sri Rejeki (63), istri almarhum Purnawirawan Polri B Silaban terlihat lemas setelah diperiksa sebagai saksi pelapor selama delapan jam di Mapolda Riau, Rabu (16/1) lalu terkait penyerobotan lahan kaplingan Polri seluas 10 hektar oleh Kades Tanah Merah di Siak Hulu, Kampar.

Dalam laporan polisi No.Pol: STPL/05/I/2008 Reskrim, yang disampaikan oleh 30 orang pemilik lahan tersebut, Sri Rezeki mengaku khawatir dengan keselamatannya. Oleh sebab itu, untuk sementara waktu ia tidak berani pulang ke rumahnya yang dekat dengan lahan kaplingan Polri.

“Sejak kasus ini mencuat dan dilaporkan ke Polda Riau, saya tidak berani pulang ke rumah dan saya mengungsi ke rumah keluarga,” ujarnya sambil memegang map laporan polisinya.

Sedangkan putra dari Suparno (63), purnawirawan Polri yang mewakili teman-temannya berharap agar Polda Riau dapat mengusut tuntas kasus tersebut. Karena dari informasi di lapangan bahwa lahan seluas 10 hektar milik 90 orang keluarga purnawiraran Polri sudah dijual oknum Kades sebesar Rp2 miliar kepada perusahaan.

Dijelaskan, ketika pemilik tanah kaplingan mendengar lahan mereka diratakan oleh perusahaan yang membeli lahan tersebut beberapa lalu, mereka langsung mendatangi lokasi lahan untuk memastikan kebenarannya. “Ternyata memang benar sebagian lahan sudah ada yang diratakan dengan alat berat. “Kita-kita ini mewakili dari teman-teman karena lahan tersebut bukan dibeli dengan uang kontan, tapi dari hasil keringat yang selama ini dicicil dengan potongan gaji sebesar Rp45.000/bulan,” ujar Sri Rejeki dengan raut wajah yang kesal terhadap oknum penyerobot.

Terhadap laporan tersebut, Kabid Humas Polda Riau AKBP Zulkifli ketika dikonfirmasi Metro Riau, Kamis (17/1) mengatakan, saat ini Polda Riau masih melakukan proses laporan korban. Dalam waktu dekat pihak terkait akan dipanggil. “Atas laporan tersebut, dalam waktu dekat ini kita akan memanggil pihak terkait yang dilaporkan korban,” ujarnya singkat.

Hingga saat ini Sri Rezeki yang enggan pulang ke rumahnya masih menetap di tempat keluarganya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber : (rio) Metro Riau, Pekanbaru


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Jamsostek to remain conservative, commissioner says
Artikel selanjutnya :
   » » Jamsostek to stay conservative with funds