Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Minggu
6
Jan '08

4000 Warga Humbahas Sambut Kedatangan Anak Perantau Drh Jhonny Allen Marbun MM


Anggota DPR RI yang juga Ketua Bidang OKK DPP Partai Demokrat Drh Jhony Allen Marbun MM akan membantu pembangunan Kabupaten Humbahas lewat perjuangannya sebagai Wakil Ketua Panitia anggaran di DPR untuk “menggolkan” sejumlah dana demi pembangunan Kabupaten Humbahas. Tahun 2007 saja, sudah Rp 10 miliar yang masuk ke Humbang untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pertanian, kesehatan dan pembangunan pasar tradisional.

Demikian dikatakan Drh Jhony Allen Marbun MM pada acara syukuran Natal dan Tahun Baru yang diprakarsainya sebagai anak perantau, Sabtu (5/1) di lapangan sepakbola Doloksanggul yang dihadiri lebih kurang 4000 massa.

Agar percepatan pembangunan Humbahas dapat segera terwujud, anggaran Rp 20 miliar untuk 2008 ini akan diperjuangkannya di Dewan. Dana tersebut untuk “menggenjot” pertanian Humbahas dan mengejar kemajuan pertanian seperti di daerah Tanah Karo. Selain pertanian, pembangunan infrastruktur jalan akan ditingkatkan, karena sarana transportasi sangat vital dalam mendukung perekonomian masyarakat.

Selain itu, Jhony Allen juga “membidik” sektor pendidikan dan kesehatan, karena kedua sektor ini penentu berhasilnya pembangunan suatu daerah apalagi daerah itu baru pemekaran. Pendidikan adalah gudangnya mencetak sumber daya manusia yang kelak dapat menjadi estafet pembangunan daerah. Untuk mewujudkan pembangunan, masyarakat harus sehat sehingga perlu pembangunan sarana kesehatan yang permanen serta pengadaan fasilitas air bersih.

Kenapa pertanian harus digenjot? Jhony Allen mengatakan, lebih 70 persen masyarakat Tapanuli umumnya adalah petani. Dia akan merobah paradigma masyarakat kalau petani itu bukan miskin, tetapi kaya. Kalau di Amerika, petani itu dikenal sebagai orang yang kaya, di Indonesia justru sebaliknya.
Jika kondisi ini dibiarkan, niscaya jumlah petani akan semakin sedikit dan lama-lama habis. Jumlah petani saat ini masih didominasi oleh kaum tua, kaum muda enggan menjadi petani karena hidupnya sebagai petani tidak bisa mengembangkan ekonomi, mereka cenderung menjadi sopir angkot atau penarik beca.

Kondisi ini akan sangat membahayakan bangsa, jika petani merobah profesinya menjadi penarik angkot atau ojek dengan cara menjual ladang dan sawahnya untuk mengkredit angkot, beca dan sepeda motor maka habislah pertanian Indonesia. Jika hal ini dibiarkan ketahanan pangan di Sumut akan ambruk, urbanisasi semakin deras akhirnya pengangguran semakin tak terbendung.

Untuk merobah kehidupan petani menjadi layak hidupnya, pemerintah harus menghapus subsidi pupuk. Subsidi pupuk yang dilakukan selama ini, hanya menguntungkan segelintir orang. Pupuk bersubsidi diselewengkan. Jika musim tanam tiba, pupuk tidak nampak padahal sudah diselundupkan sehingga petani tidak pernah kebagian pupuk. Sebagai gantinya, pemerintah akan memberi insentif langsung yakni dengan cara membeli gabah dan hasil pertanian lainnya dengan harga yang tinggi.

“Kita harus memikirkan ketahanan pangan agar kita tidak mengimpor beras lagi, untuk itu petani kita harus dibangun sehingga kehidupan mereka semakin layak dan tidak mau beralih profesi,” ucap Jhony Allen.
Kredit koperasi akan dikembangkan untuk lebih membantu petani dalam mengelola lahannya. Supaya masyarakat lebih giat bertani, pemerintah akan memberi lahan pertanian bagi yang belum punya lahan. Kepada pemerintah daerah harus mengelola anggaran secara tepat sasaran. Belanja aparatur harus diefisienkan, yang ditingkatkan adalah belanja modal untuk pelayanan publik. Dengan cara seperti ini Kabupaten Humbahas akan berdiri tegak mensejajarkan diri dengan kabupaten seniornya.

Disambut Meriah
Drh Jhony Allen Marbun dielu-elukan 4000 masyarakat Humbahas pada acara syukuran Natal dan Tahun Baru yang diprakarsainya sebagai anak perantau di Bona Pasogit Humbahas di Lapangan Sepakbola Doloksanggul. Di Kecamatan Pollung, kampung leluhur orangtua Jhony Allen, rombongan disambut ratusan masyarakat dan mereka diarak dengan 200 unit beca motor sampai ke Doloksanggul beserta para artis ibukota.

Acara itu dilaksanakannya sebagai ucapan syukur kepada Tuhan karena berkat doa masyarakat Tapanuli dia bisa duduk di kursi DPR RI. Sebagai ucapan syukur itu, Jhony Allen memberi bantuan Rp 200 juta untuk gereja dan mesjid, 21 unit komputer untuk SMA dan SMK, bantuan bibit jagung 10 ton untuk petani dan 500 baju batik untuk kepala desa, lurah dan kader Demokrat di PAC se-Humbahas.

Warga Humbahas yang datang dari seluruh kecamatan sangat berbahagia dengan perhatian Jhony Allen tersebut. Setelah acara kebaktian, mereka makan bersama di tanah lapang dihibur artis ibukota seperti Charles Simbolon beserta putrinya Rani Simbolon, Pernandos Trio, Trio Ulina, pedangdut Kiki br Sinaga dan pelawak Batak dari Jakarta si Togel. Yang paling mengesankan, ketika Tri Pernandos menampilkan album terbaru mereka berjudul “Parhaseang Tingki” ciptaan Sudiarto Tampubolon SH, liriknya mengajak masyarakat untuk mempergunakan hari-hari sebaik mungkin untuk mencari nafkah.

Acara serupa juga telah dilakukan Jhony Allen di Kota Pangururan Samosir, Jumat (4/1) yang dihadiri 5000 masyarakat seluruh penjuru Samosir. Saat itu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo, Ruhut Sitompul SH beserta fungsionaris DPD PD Sumut lainnya ikut hadir. Jhony Allen di Samosir memberi bantuan Rp 300 juta untuk gereja dan mesjid, 20 unit komputer untuk sekolah serta bantuan 10 ton bibit jagung.

Untuk dua kabupaten itu (Samosir dan Humbahas), Jhony Allen mempunyai tanggung jawab moral, Samosir adalah tanah kelahirannya sedangkan Humbahas adalah asal leluhurnya. Alm Wilmar Marbun adalah ayah kandung Jhony Allen berasal dari Desa Parsingguran Kecamatan Pollung Humbahas. Ayahnya seorang guru SD di Pangururan menikah dengan boru Nainggolan (ibu Jhony Allen) sehingga menetap di Pangururan.
Kursi DPR besutan Partai Demokrat diraih jebolan IPB Bogor ini dari Papua. Secara moral dia harus membangun Papua, tapi dia juga merasa harus bertanggung jawab terhadap Tapanuli sehingga mau tidak mau, Papua dan Tapanuli mesti diperjuangkannya. Agar lebih fokus lagi untuk Tapanuli, Pemilu 2009 nanti dia akan pulang kampung, tidak lagi mewakili Papua, tapi lewat bonapasogit Tapanuli. Untuk itu, Jhony Allen sebagai anak perantau pulang kampung minta doa restu dan dukungan yang tulus kepada warga Tapanuli agar dia lebih fokus memperjuangkan anggaran di DPR untuk Tapanuli dan Sumut.

Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi dalam sambutannya merasa bangga dengan sosok Jhony Allen Marbun yang peduli dengan kampung halaman. Sudah banyak yang diperbuat Jhony Allen untuk Humbang, diharapkan juga Jhony Allen ke depan bisa memperjuangkan sumber-sumber dana di pusat untuk pembangunan sektor-sektor vital. Karena Humbahas adalah kabupaten baru yang masih dalam tahap pertumbuhan sehingga perlu pembangunan yang lebih gencar.

Pada kesempatan itu, Lembaga Adat Dalihan Natolu Humbahas pimpinan TN Nainggolan mangulosi Jhony Allen Marbun dan istri sebagai ucapan syukur masyarakat kepada Jhony Allen yang begitu perhatian kepada bonapasogit. TN Nainggolan mengharapkan syukuran Tahun Baru ini menggalang persatuan dan kesatuan masyarakat Humbahas, mengeratkan tali silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah dan antara masyarakat dan DPR.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Drs Tahan M Panggabean MM, Arief Marbun SH, Kapolres Samosir AKBP M Marbun, pengacara dari Jakarta Eben Ezer Siregar SH, Ketua DPC Partai Demokrat Humbahas Bangun Silaban SE, Ketua DPC Partai Demokrat Taput Ir Togam Lumbantobing, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda Humbahas.

Sumber : (M24/d) Harian SIB, Doloksanggul


Ada 7 tanggapan untuk artikel “4000 Warga Humbahas Sambut Kedatangan Anak Perantau Drh Jhonny Allen Marbun MM”

  1. Tanggapan Charly Silaban:

    Harian SIB memang sangat pintar dalam berhitung :p

  2. Tanggapan sabar tambunan:

    Horas Bung Allen…

    Saya hargai upaya2 anda untuk menarik simpati para kontituens. Termasuk tentunya untuk kepentingan Pemilu 2009 kedepan.

    Bekerja sebagai wakil-rakyat memang harus nyata2 untuk kepentingan rakyat, khususnya bagi kepentingan para kontituennya. Kita ikuti dan contoh saja pertarungan kandidat calon presiden USA, betul2 kerja itu yang namanya Obama dan Hillary. Juga bagi kandidat calon yang lainnya kerja keras untuk meyakinkan rakyat hanya untuk menjadi calon.

    Yang penting di Humbahas adalah pertanian dan pendidikan. Bidang pendidikan yang penting menyangkut kwalitas, bukan kwantitas

    Sabar Tambunan

  3. Tanggapan gunawan silaban:

    Wah…wah…hebat benar lae Marbun ini, menyumbang ratusan juta hampir milyaran untuk pembangunan tapanuli….

    yang penting uangnya hasil keringat sendiri ya lae….

  4. Tanggapan Tigor Simangunsong:

    Terima kasih lah…..Bapak atas sumbangannya.
    entah darimanapun duitnya itu ngak apa-apalah, itu belum seberapa dibanding fee untuk “menggolkan” anggaran ituloh….( emang ada yang gratisan ? )

  5. Tanggapan Togar Silaban:

    Johny Allen Marbun mengklaim, bahwa dana bantuan ke Humbanghas adalah hasil perjuangannya di DPR pusat. Apa yang jadi ukuran bahwa itu adalah hasil pekerjaannya. Apakah beliau membuat proposal, menyiapkan program, atau melakukan pembahasan di Bappenas, Depdagri sampai DPR. Kapan kegiatan itu dilakukan. Ini perlu dijelaskan supaya masyarakat Tapanuli jangan cuma diiming-imingi tok.

    Ada mekanisme penyusunan program pembangunan, nah dibagian mana dari keseluruhan prosedur dan mekanisme itu Pak Marbun berperan.

    Saatnya beliau-beliau itu menjelaskan prosedur yang sesungguhnya, supaya rakyat lebih faham mengapa mereka mendapat bantuan program pembangunan dan mengapa tidak.

  6. Tanggapan Parlin Marbun Banjarnahor:

    Dear all,

    Saya sangat mengenal sdr. Allen, karena beliau masih satu oppung dengan saya dari Lumban Dolok - Parsingguran /Pollung dan saya pernah tingggal di rumah beliau di BOGOR. Kami adalah pomparan dari Op. RAJA NATAKKANG. Appreciated untuk perhatian beliau atas HUMBAHAS akan tetapi perlu kita pikirkan masak-masak apakah beliau memang benar-benar ingin membangun HUMBAHAS ataukah ada kepentingan POLITIK dibalik itu semua?.. bagaimana nantinya jika beliau ternyata kalah dalam Pemilihan anggota DEWAN??… Satu hal yang perlu dipikirkan adalah ” BAGAIMANA ANDA BERPIKIRAN AKAN MEMBANGUN SESUATU YANG LEBIH BESAR DALAM HAL INI 2 DAERAH KABUPATEN YG MASIH INFANT TETAPI DISISI LAIN ANDA BELUM PERNAH MEMULAI DARI LINGUNGAN YANG LEBIH KECIL SEPERTI MEMBANGUN ATAU MENGEMBANGKAN LINGKUNGAN KELUARGA ANDA SENDIRI”. Janji-janji yang pernah Beliau sampaikan kepada para orangtuanya (bapa udanya/bapa tuanya di Parsingguran) saja tidak pernah ditepati, sehingga mereka akhirnya “TARHIRIM”.
    Akan tetapi bagaimanapun itu, saya tetap mendukung beliau dan menghargai usaha-usaha beliau.

    ” TUHAN MEMBERKATI”.

    Untuk MODERATOR terimakasih sekali jika saudara bisa menyampaikan langsung hal ini ke Beliau.

    ” saya titip salam buat keluarga di Parsingguran khususnya buat BAPA/ MAMA di Parsingguran dan Abang A’RONI (SABAR) Banjarnahor.. apakah SK sebagai Ketua KARANG TARUAN HUMBAHAS sudah disetujui”… PEMIKIRAN dan IDE-IDE abang sangat diperlukan untuk membangun HUMBAHAS.

  7. Tanggapan Juan Marbun:

    Mantap Pak Allen..!
    Seorang wakil rakyat sudah seharusnya memperhatikan nasib teman-teman kita petani, yg notabenenya negara kita Agraris.
    dan semoga ini bisa menjadi percontohan untuk anggota DPR RI yang lainnya… “Mari Membangun Pertanian Indonesia”
    Negara kita ini subur sekali…. tidak sewajarnya mengimport Beras, Kedelai, ect.

    salute dengan perjuangan Pak Allen yg memperhatikan tanah kelahiran nenek moyangnya…
    kelak dari Parsingguran akan banyak muncul orang2 pintar yang murah hati…

    Good Luck

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.