Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
28
Des '07

Ratusan Umat Kristiani Hadiri Perayaan Natal Oikumene Simpang Empat


Perayaan Natal Oikumene Kecamatan Simpang Empat yang dihadiri ratusan umat Kristiani yang berasal dari 41 gereja, Kamis (27/12) di Gereja HKBP Simpang Empat berjalan aman dan lancar.
Acara yang diawali dengan prosesi hamba Tuhan dan umat sepanjang 500 meter berawal dari gereja GKPI menuju gereja HKBP tempat dilangsungkannya ibadah. Pengkotbah Pdt COR Silaban dalam Kotbah Natalnya menyebutkan, Tema Natal Oikumene Kecamatan Simpang Empat yakni, “Berubahlah Oleh Pembaharuan Budimu” (Roma 12: 2b) sangat menarik dan panitia Natal sangat sangatlah berani menampilkan Tema Natal tersebut. Menurut Pareses HKBP Distrik Aslab tersebut perubahan bukanlah hal yang gampang dan membutuhkan kesederhanaan. “Yang dapat dirubah hanyalah masa kini dan yang akan datang sementara masa lalu tak satupun manusia dapat merubahnya,” tegas COR Silaban.

Oleh sebab itu, lanjutnya, perubahan harus dimulai sejak kini dan hanya dengan sentuhan tangan Roh Kudus dan kasih Yesus Kristus maka perubahan tersebut dapat terwujud. Pdt COR Silaban juga mengimbau agar umat Kristiani di Kecamatan Simpang Empat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sehingga dapat mewujudkan segala cita-cita yang hendak diraih.

Sedangkan Ketua DPC GAMKI Asahan TR Nainggolan SH dalam kata sambutannya mengucapkan terimah kasih kepada PAC GAMKI Simpang Empat yang telah memotivasi masyarakat kristiani Simpang Empat untuk melaksanakan perayaan oikumene. “Ini Oikumene Natal yang pertama di Kecamatan Simpang Empat dan diharapkan tetap terlaksana setiap tahun,” imbuh TR Nainggolan SH sembari menyesalkan sikap Muspika Kecamatan Simpang Empat yang tidak mau menerima audensi Panitia Natal Oikumene Simpang Empat sejak terbentuk.

Sementara itu Ketua Panitia Natal Oikumene Simpang Empat Ebenezer Sitorus SE yang dikonfirmasi SIB usai acara membenarkan ketidaksedian Muspika Kecamatan Simpang Empat menerima audensi panitia. Acara ibadah yang diisi dengan liturgi, puisi, vocal solo, koor dari beberapa gereja ditutup dengan doa pemberkatan oleh Pdt COR Silaban STh dan Pdt S Hutahaean.

Sumber : (S23/j) Harian SIB, Kisaran


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Jangan Lagi Anton Kollisch Meratap
Artikel selanjutnya :
   » » Serangan Keong Mas Makin Merajalela di Siempat Nempu Hilir