Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Jumat
30
Nov '07

2 PLTA di Humbahas Telah Beroperasi, 1 Lagi Sedang Dikerjakan Swasta


Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan studi banding di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) untuk melihat dan mengetahui pemanfaatan sungai-sungai yang ada di “Bona Pasogit” untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) serta pengembangan pariwisata, Selasa (27/11).

Tim DPRD Bulungan yang melaksanakan studi banding adalah Drs Menoch Merang, H Baharuddin Syamsul Komar BE, Agung Wahyudianto AMd, Yan Ngau SPd serta staf Sekwan dan Humas DPRD Kabupaten Bulungan. Tim DPRD Kabupaten Bulungan saat pertemuan di Balai Pertemuan Kantor Bupati Humbahas diterima Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi, Ketua DPRD Bangun Silaban SE, anggota DPRD Aslin Simamora serta sejumlah Kadis, Kaban, Kakan dan Kabag.

Ketua Tim DPRD Kabupaten Bulungan Drs Menoch Merang mengatakan tim mengunjungi Kabupaten Humbahas untuk mengetahui potensi sumberdaya alam yang tersedia seperti sungai-sungai besar yang telah dimanfaatkan menjadi pembangkit listrik tenaga air dan juga untuk mengetahui pengembangan kepariwisataan di Humbang Hasundutan sebagai kabupaten baru. “Jadi tujuan kita untuk mengetahui dan mempelajari bagaimana pemanfaatan potensi sungai-sungai yang ada di kabupaten ini menjadi pembangkit listrik tenaga air, sehingga dengan kunjungan kerja ke Humbahas ini maka kita berharap ada manfaatnya dalam pengelolaan potensi sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bulungan,” ujar Menoch Merang.

Maddin Sihombing dalam paparannya mengatakan bahwa Kabupaten Humbahas memiliki sekira 23 air terjun yang tersebar di 10 kecamatan dan beberapa di antaranya telah dimanfaatkan untuk PLTA.
Menurut Maddin saat ini telah beroperasi 2 unit pembangkit listrik tenaga air seperti di PLTA Aek Silang di Kecamatan Pollung dan PLTA Aek Sibundong di Sijamapolang dan saat ini PLTA Aek Simonggo di Parlilitan sedang dikerjakan pihak swasta.

Bupati Humbahas, Ketua DPRD Humbahas Bangun Silaban SE didampingi pejabat dari Pemkab Humbahas memberikan cenderamata berupa “ulos” kepada Tim DPRD Kabupaten Bulungan sebagai ungkapan kekeluargaan dan persaudaraan serta plakat Kabupaten Humbahas. Sebaliknya Tim DPRD Bulungan juga menyerahkan cenderamata berupa Plakat Kabupaten Bulungan dan pedang khas Kabupaten Bulungan.
Seusai ekspos, Bupati Humbang Hasundutan bersama tim DPRD Kabupaten Bulungan meninjau PLTA Aek Silang di Kecamatan Pollung dan melihat keadaan pariwisata di Kecamatan Baktiraja.

Sumber : (T10/q) Harian SIB, Doloksanggul


Ada 3 tanggapan untuk artikel “2 PLTA di Humbahas Telah Beroperasi, 1 Lagi Sedang Dikerjakan Swasta”

  1. Tanggapan mangampu purba:

    horas otano batak…….sipata lao hamu tu sosorgonting,godang siberengon disi,asa terkenal saotik hutattai ate……..

  2. Tanggapan Panal Purba:

    Horas otano batak……………… mauliate madihamu namenyediahon situs on ba.
    Sidokhonokku molo boi nian petani tembakau di sosorgonting dilen pemerintah setempat nian rohan
    .asa, lam tamba maju akka petanii.

  3. Tanggapan mangampu purba:

    ido tutu ba..,memang didaerah sosorgonting termasuk daerah penghasil tembakau yang bermutu,sejak tahun 1990 warga daerah ini telah menanam tembakau oleh bantuan orang-orang pengusaha tembakau (pengusahanya kya” orang China,tp saya nnga tau aslinya orang mana”.,yang beroperasi di kota dolok sanggul),bantuannya berupa obat hama,bibit tanaman tembakau pilihan (unggul),dan lain sebagainya.Bahan bantuan tersebut dipercayakan kepada salah seorang penduduk sosorgonting yaitu Bapak Ni dongan (tak lain dr bapa ni si Panal purba)…,iban na di taringoti tibbaho…alai kassang pe bagakdo disi,paboa siappudan ni parkassang karingdo au (Tulus) supaya warga setempat tidak kesulitan memperolehnya pada saat mau dipergunakan.pada saat masih ada bantuan tersebut penduduk daerah sosorgonting menghasilkan sekitar 200kg daun tembakau kering yang siap dijual.
    Tetapi sejak tahun 2000 penanam tembakau didaerah ini turun drastis,tau knapa?,,,tuh gara-gara pengusaha yang membantu masyarakat tersebut “PULKAM” alias pulang kampung sampai saat ini belum pulang2.ntah knapa yahh,,pemerintah angkat kami itu meninggalkan rakyat angkatnya sehingga sampai saat ini nng berkembang2,abis pemerintah kandung kami belum memperhatikannya…,
    Mungkin suatu saat nanti pemerintah akan mengulurkan tangan membantu warga-warga miskin khususnya didaerah sosorgonting.

    khusus: o Panal!..,dang masihol ho tu au appara?
    didia do nomor hpmu? nion nomor hpku 081375048893

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.