Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
26
Nov '07

Horas Tano Batak



Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

SETIAP budaya memang memiliki ciri khas dan keunikan. Demikian halnya dengan budaya Batak.

Image Ini terlihat di ajang Pergelaran Festival Budaya Batak Sumatera Utara dari seluruh kabupatan dan kota se-Kalsel plus Kuala Kapuas yang bertajuk Horas Tano Batak, di Gedung Wanita Kayutangi Banjarmasin, Sabtu dan Minggu (24-25/11).

Beragam seni budaya seperti tarian dan seni vokal Sumatera Utara ditampilkan, mulai dari marga Alas, Kluet, Karo, Toba, Pakpak, Dairi, Simalungun, Angkola hingga Mandailing.

Festival budaya ini dimulai Sabtu (24/11) yang dibuka oleh Walikota Banjarmasin Yudhi Wahyuni. Dalam sambutannya, Yudhi cukup bangga dengan acara festival ini yang memberikan warna dalam keragaman adat istiadat di Tanah Air dalam satu kesatuan.

“Marilah kita bersatu membangun Kalsel. Tak ada perbedaan dalam hal suku atau agama, kita adalah satu keluarga,” tambahnya.

Festival yang berlangsung dua hari itu cukup meriah. Pada grand final Minggu (25/11), semua peserta hadir unjuk kebolehan. Pengumuman pemenang dan pemberian hadiah serta trofi akan dilakukan Sabtu (1/12).

Uniknya di ajang ini, peserta festival memakai ulos, kain tenun khas Batak yang berbentuk selendang sebagai lambang ikatan kasih sayang.

Ulos memiliki fungsi simbolik yang tidak dapat dipisahkan dalam aspek kehidupan orang Batak. Berbagai jenis dan motif mempunyai makna tersendiri.

Sumber : (ncu) Banjarmasin Post


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Horas Tano Batak”

  1. Tanggapan Maridup Hutauruk:

    Deprecated: preg_replace(): The /e modifier is deprecated, use preg_replace_callback instead in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions-formatting.php on line 76

    Inilah Budaya Bangsa Batak ‘Dalihan Natolu & Tarombo’ itu. Dalam artikel ini disebut 9 etnis dan sebenarnya ada 13. Jadi seharusnya jangan adalagi pandangan bahwa Batak itu hanya 5 etnis. Istilah etnispun kuranglah tepat untuk Batak yang disebut ‘Bangsa Batak’. Sebutan yang pas untuk setiap marga adalah kata ’suku’, jadi Bangsa Batak itu terdiri dari lebih kurang 450 suku.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.






Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel sebelumnya :
   » » BPLH [Badan Pengendalian Lingkungan Hidup] Gudangkan Lima Alat ISHU

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/jf_silaban/silaban.net/wp-includes/functions.php on line 590
Artikel selanjutnya :
   » » Membangun Tuk-Tuk Sebagai “Kawasan Wisata Digital” dan Samosir sebagai “Pemerintahan e-Gov”