Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
14
Nov '07

Karyawan Livatech Kecewa Lagi


Jabatan di Pengalaman Kerja Keliru

Karyawan PT Livatech Elektronik Indonesia kecewa lagi. Surat pengalaman kerja yang dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam beberapa waktu lalu, memuat jabatan yang tidak sesuai dengan jabatan karyawan.

Berharap dapat diperbaiki, karyawan yang mengeluh karena jabatannya salah tulis, mengumpulkan surat pengalaman kerja tesebut. Namun hingga kemarin, Ketua PUK FSPMI Livatech Jhon Mauritz Silaban mengaku belum bisa mengatakan berapa persisnya yang salah tulis itu. ”Anggota kita sedang mengumpulkan,” katanya.

Selain jabatan, kesalahan lain juga terjadi pada penulisan nomor induk karyawan (NIK). Sebagian karyawan telah melaporkan hal ini ke PUK FSPMI Livatech dan berharap ada penyelesaian secepatnya. Tidak lagi molor seperti masalah pelelangan.

Karyawan mengaku lelah dengan penantiannya terhadap banyak hal selama masalah Livatech dalam proses penyelesaian masalah. Misalnya pelelangan aset Livatech yang hingga kini belum dilakukan sebab penaksiran harga pun belum dapat dilakukan. Sebagaimana diberitakan, Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) juga mengaku tidak bisa menaksir aset Livatech yang diharap-harapkan karyawan sebagai pesangon mereka.

Untuk prosesnya, Disnaker telah melayangkan surat ke pengadilan hubungan industrial (PHI) di Tanjungpinang agar membantu mempercepat proses pelelangan. Perkembangan terakhir, Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) tidak dapat melakukan pelelangan sebab aset masih dalam sengketa dengan Bank Niaga.

Kadisnaker Pirma Marpaung yang dijumpai sebelum rapat penentuan UMK di Kantor Pemko Batam menyatakan keprihatinannya dengan nasib 1.300 lebih karyawan Livatech. Ia mengatakan, kemudahan yang merupakan kewenangan Disnaker, akan dilakukan . ”Misalnya dulu melobi ke Jamsostek agar pencairan dana JHT lebih cepat,” tukas Pirma.

Sumber : (cr6) Batam Pos Online, Batam


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Demi Melindungi Korban atas Tindakan Kekerasan
Artikel selanjutnya :
   » » Adrianus Taroreh Protes, Kejurnas Nyaris Ricuh