Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
6
Nov '07

Jemaat Methodist Ingin Berjuang Bersama Syamsul Arifin Jadi Gubsu


Rektor Universitas Methodist Indonesia DR Thomson Nadapdap, SSi menyebutkan, jemaat Gereja Methodist khususnya civitas akademika Universitas Methodist Indonesia ingin ikut berjuang dengan Tokoh Sumut H. Syamsul Arifin, SE yang didukung banyak pihak menjadi Gubsu periode mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Nadapdap dalam pidatonya pada sesi mengulosi Syamsul Arifin dalam acara peresmian gedung sekolah minggu dan konsistori Gereja Methodist Indonesia (GMI) sekaligus pemberian nama Manna terhadap GMI Helvetia tersebut oleh Bishop DR H. Doloksaribu, MTh di halaman GMI Manna Helvetia Jalan Beringin Raya Medan, Minggu (4/11).

Nadapdap menandaskan, cukup terkesan dengan tokoh Syamsul Arifin yang sudah ditabalkan bermarga Silaban, Sembiring dan Dhuha, yang tidak lain merupakan anak kandung dari seorang alumni sekolah Methodist yang begitu dekat dengan berbagai kalangan, khususnya jamaat Methodist.
Sementara Syamsul Arifin yang Bupati Langkat dan Ketua Umum PB MABMI ini menuturkan, almarhum Haji Hasan Perak orang tuanya menyelesaikan pendidikan di sekolah Methodist hingga kelas 13. Berkat didikan guru-guru Methodist, tokoh pejuang yang juga pengusaha tersebut bisa hafal injil dalam bahasa Inggris. Melengkapi kepiawaian guru agama Islamnya, yang juga membuatnya hafal Al Qur’an dalam bahasa Arab dan Inggris.

Ayahnya yang banyak menurunkan resep bergaul itu menurut Syamsul Arifin, berhasil menguasai 18 bahasa internasional, juga berkat didikan sekolah Methodist.
”Hanya dua orang non-Kristen ketika itu yang sekolah di Methodist. Yaitu Ayah saya dan Pak Sani yang pernah menjabat Kanwil Deppen Sumut dan Direktur Radio,” ujarnya mengenang.
Disampaikan, adik kandungnya H. Syah Affandin, SH yang kini Ketua DPD PAN Langkat juga alumni sekolah Methodist. Begitu juga menantunya, dr Zhainuddin Khan alumni Fak. Kedokteran Universitas Methodist Indonesia.

Dalam kesempatan itu Syamsul Arifin menyampaikan keinginan untuk menggagasi dilaksanakan reuni alumni sekolah Methodist berserta keluarganya, untuk mempererat tali kekeluargaan, sekaligus mendiskusikan bagaimana agar generasi tidak miskin dalam berbagai hal, tidak bodoh, tidak sakit dan punya masa depan.
Ulos dan Tortor

Sebagai ungkapan berbesar hati, tokoh GMI Manna Helvetia dalam kesempatan tersebut mengulosi Syamsul Arifin. Pemakaian ulos dilakukan St D. Silaban didampingi Thomson Nadapdap, ibu pendeta MU boru Panjaitan dan Ketua Panitia, M. Tampubolon berserta elemen lainnya.
Selanjutnya, Syamsul Arifin berkenan menortor bersama, dengan pilihan musik dan lagu iringan berjudul Anak Deli dan Mbiring-mbiring.
Sahabat Semua Suku tersebut berkenan pula mengunjungi bazaar GMI Manna Helvetia dan membeli sejumlah kupon bazaar yang selanjutnya dibagi-bagikan pada saat acara menortor berlangsung.

Sumber : (rel/h) Harian SIB, Medan


Ada 3 tanggapan untuk artikel “Jemaat Methodist Ingin Berjuang Bersama Syamsul Arifin Jadi Gubsu”

  1. Tanggapan togar silaban:

    Enaknya lembaga gereja jangan ikut dukung-mendukung politik Pilkada. Jangan sampai gereja terpolitisasi kepentingan sesaat pada Pilkada. Karena hampir dipastikan ada pro dan kontra kepada calon tertentu diantara sesama anggota jemaat. Jemaat kan bebas menentukan mau memilih calon siapa. Kalau sampai gereja mendukung salah satu calon, apa yang akan disampaikan kepada jemaat.
    Secara normatif, barangkali tidak ada aturan yang dilanggar, mungkin hanya masalah etika saja.

  2. Tanggapan W L Silaban:

    kami jemaat HKBP juga mendukung pemimpin lintas agama.Sampai saat ini hanya SYAMSUL ARIFIN sosok yang pantas memimpin propinsi yang mempunyai penduduk yang plural…
    Hidup perdamaian!
    Hidup kebersamaan dan kekompakan!
    Hidup SYAMSUL ARIFIN!

  3. Tanggapan Hisar Aruan:

    Horas.
    Gereja bukanlah tempat berpolitik, gereja hayalah tempat beribadah. kepada bapak2x pengurus gerja janganlah membawa nama gereja untuk mendukung salah satu kandidat calon gubernur sumut. karena itu akan membawa perpecahan diantara umat gereja.

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » GAMKI Gelar Kongres VIII
Artikel selanjutnya :
   » » H Chairuman Harahap SH MH Mendaftar Sebagai Balon Gubsu di Partai Demokrat