Kasus temuan pabrik pembuatan shabu yang digerebek di Batam dan tempat pengepakan shabu di Muara Karang, Pluit, Jakarta Barat, masih didalami terus oleh Mabes Polri. Hal tersebut diutarakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Sisno Adiwinoto di Jakarta, Rabu (24/10).
Menurut Sisno, Mabes Polri masih mencari otak dari pemilik pabrik shabu-shabu di Batam dan Muara Karang, Jakarta Barat. Enam tersangka sudah diperiksa, yaitu dua warga negara Taiwan, Wang Chin dan Thai Ceng, serta empat warga negara Indonesia, yaitu Jailani Usman dan Saed Abu Bakar asal Aceh, Darwin Silaban asal Medan dan Ateng warga Batam.
Dari sejumlah barang bukti yang diperiksa, masuknya barang-barang pembuat shabu yang diduga dari China dan Taiwan tersebut masuk ke Batam dengan kapal nelayan. Warga Indonesia hanya bertindak sebagai distributor maupun pembantu dari dua pelaku utama warga negara Taiwan dan China.
Untuk menangani masalah ini, Polri dan Badan Narkotika Nasional bekerja sama dengan pihak Interpol Singapura, Hongkong, Taiwan dan Laboratorium Drug Enforcement Agency Amerika Serikat.
Sumber : (DOR) Metrotvnews.com, Jakarta
[SB] Tags : Darwin Silaban, Jakarta, MetroTV OnlineArtikel sebelumnya :
» » Penggerebekan Pabrik Sabu di Batam, Menyamar Karyawan Ponsel
Artikel selanjutnya :
» » BNN Pastikan Pemodal Pabrik Sabu WN Taiwan



Silahkan memberikan tanggapan !