Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Selasa
23
Okt '07

Lolosnya Bahan Baku Utama Sau-sabu Akibat Lemahnya Pengawasan


Lolosnya bahan baku utama pembuat sabu-sabu dari Taiwan ke wilayah Batam, diduga tidak lepas dari lemahnya jalur lalu lintas di perairan Batam, dimana banyak perahu-perahu nelayan lokal maupun asing yang melintas tanpa disertai pemeriksaan dokumen yang ketat.

Para pelaku warga negara Taiwan, dinilai seringkali memanfaatkan nelayan lokal untuk menyelundupkan bahan baku utama pembuat sabu yang tidak dimiliki Indonesia, masuk ke perairan Batam untuk selanjutnya diproduksi di Batam.

“Kelihatannya, jalur yang lemah adalah melalui kapal-kapal nelayan, di Indonesia banyak pelabuhan nelayan yang bisa saja tanpa pemeriksaan dokumen, nelayan-nelayan lokal (kecil) kan tidak pakai izin operasinya, ” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen (Pol.) Sisno Hadiwinoto di Mabes Polri, Selasa(23/10).

Hal itu terungkap setelah diketahui pada 10 September lalu, salah satu tersangka pelaku, Wang Chin I, warga negara Taiwan meminta rekannya yang lain menyiapkan lima kotak kertas saringan untuk dikirim ke Batam melalui kapal penangkap ikan Taiwan yang akan menangkap ikan di perairan Indonesia.

Selain itu, mudah diperolehnya di pasaran bahan-bahan pendukung pembuat sabu-sabu juga dinilai ikut memberi andil dalam mempermudah proses produksi sabu-sabu, salah satu diantaranya garam yang mudah diperoleh di pasaran dan bahan obat flu yang bisa di beli di apotik. Namun, bahan tertentu yang merupakan bahan utama tetap diperoleh dari luar Indonesia.

Polri bersama Badan Narkotika Nasional dan bekerjasama dengan badan narkotika sejenis milik Pemerintah Hongkong, Singapura dan Taiwan, Sabtu (20/10) lalu,  berhasil menggerebek empat pabrik produksi sabu-sabu terbesar di Batam.

Dari penggerebekan itu, Polisi menyita 568 kg sabu-sabu senilai Rp454 miliar, bahan-bahan kimia seperti aceton, chloroform, hydro chloric acid, garam, sodium hydroxide, trichlorida isocyanuric acid, bubuk bahan kimia dan cairan kimia tidak dikenal dalam tulisan cina, serta alat-alat dan mesin pengolah sabu-sabu.

Polisi juga berhasil menangkap enam tersangka yaitu dua warga negara Taiwan, Wang Chin I, Tsai Cheng, serta empat warga negara Indonesia, Jaenalani Usman, Darwin Silaban, Syaed Abu Bakar, dan Apeng.

Sumber : (T.SA/toeb/b) Kominfo-Newsroom, Jakarta


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Police raid drug factory in Batam
Artikel selanjutnya :
   » » Indonesian Police Uncover Major Drug Manufacturing peration in Batam