Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Senin
8
Okt '07

Warung ‘Remang-remang’ di Lau Rambong Tanah Pinem Dairi Dirazia


Tim razia gabungan Satpol PP Pemkab Dairi, Polres, Kodim 0206/D, Subdenpom dan Dinas Sosial Dairi melakukan razia dalam rangka menghormati bulan suci Ramadhan, Sabtu (6/10) malam di sejumlah ‘warung remang-remang’ di Laurambong Laut Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, Dairi. Sebanyak 9 wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) diamankan untuk mendapatkan pembinaan dan beberapa di antaranya akan diserahkan ke panti rehabilitasi sosial Parawasa di Berastagi. Selain itu sejumlah botol minuman keras ikut disita petugas.

Menurut Kepala Kantor Satpol PP DR Simarmata SH kepada wartawan, Minggu (7/10), sebanyak 8 dari 9 wanita PSK yang ‘terjaring’ tersebut akan diserahkan ke Parawasa Berastagi karena pertimbangan beberapa hal. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata banyak ‘wanita malam’ tersebut mengaku tidak memeriksakan kesehatannya secara teratur sehingga dikhawatirkan dapat menularkan penyakit HIV/AIDS di Dairi.

“Terus terang, kesadaran sebagian besar masyarakat kita dalam hal mengantisipasi penyakit HIV/AIDS ini masih terbilang rendah, karena itu moment bulan suci dan razia ini kita manfaatkan untuk menjaring PSK yang kita anggap berpotensi untuk itu,” ujar Simarmata yang didampngi Ketua Tim Razia P Silaban.

Disebutkan, di ‘kawasan remang-remang’ di Tanah Pinem yang berada persis di jalan lintas Sidikalang-Kotacane tersebut terdapat belasan warung dan tempat karaoke dan diperkirakan terdapat puluhan PSK beroperasi, umumnya datang dari kawasan Stabat, Medan, Nanggroe Aceh Darussalam bahkan Sumatera Barat.

Beberapa PSK yang dibawa ke Kantor Satpol PP di Sidikalang mengaku sambil bekerja sebagai tukang kusuk (massage) dan pelayan tamu di warung remang-remang, namun juga melayani pria hidung belang.
Sebelumnya, Sabtu hingga Minggu dinihari pekan lalu, razia gabungan juga dilaksanakan di tempat-tempat hiburan malam di seputaran kota Sidikalang. Dalam razia tersebut sebanyak puluhan wanita serta empat pasangan tidak sah (pasangan mesum) dijaring, namun dilepaskan setelah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan.

Sumber : (T14/x) Harian SIB, Sidikalang


Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Karyawan Livatech Tinggalkan Pabrik
Artikel selanjutnya :
   » » Pembahasan Tinggal Soal Pembebasan Pajak