Silaban Brotherhood: Media Informasi dan Komunikasi Generasi Silaban di Internet

Pilih Topik Artikel:

Rabu
19
Sep '07

Api Hanguskan 12 ”Lapo Tuak”


Sedikitnya 12 kios makanan dan ”lapo tuak” (jongko penjual minuman keras tradisional-red.) di lahan milik Pertamina sekitar Bundaran Cibiru, Kel. Panyileukan Kulon, Kec. Panyileukan, Kota Bandung, Selasa (18/9) petang, ludes dilalap api. Nyala api diduga berasal dari hubungan listrik arus pendek di salah satu bilik yang dipergunakan bengkel milik Aritonang.

Api diketahui pertama kali oleh Rio Siagian (35), salah seorang pengunjung lapo tuak, sekitar pukul 15.30 WIB. “Saya lihat asap mengepul masuk ke lapo tuak tempat saya makan. Lalu saya bilang ke orang di lapo itu ada asap. Kami ke luar semua dan ternyata ada banyak api di luar,” katanya kepada wartawan.

Dengan cepat, api merembet ke bilik-bilik yang berada di kanan kirinya. Nyala api cepat membesar karena sebagian besar bangunan berukuran 2,5 X 3 meter tersebut terbuat dari bilik atau papan kayu dan triplek yang mudah terbakar, ditambah angin yang bertiup kencang dari arah areal persawahan dan hawa yang panas.

Dalam sekejap, 12 kios makanan dan lapo tuak ludes dilalap si jago merah. Ke 12 kios dan lapo tersebut milik Limbong, Silaban, Tobing, Tampubolon, Marbun, Silalahi, Saragih, Aritongan, Siti Aisyah, Elis, Warokim, dan Komariah.

Kobaran api baru dapat diantisipasi setelah 4 unit mobil pemadam kebakaran yaitu dua dari Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung, satu dari PT Bintang Agung, dan satu dari Polypin, dikerahkan untuk memadamkan api. Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 17.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dan cedera dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Sejumlah warga menyatakan, kebakaran itu ada hikmahnya karena lokasi yang kerap menjadi titik kemacetan itu, kini terlihat lengang. Menurut Kepala Pembinaan Operasional (KBO) Polresta Bandung Timur Iptu Supriyono, api diduga berasal dari lapo tuak milik Aritonang.

“Kemungkinan besar berasal dari hubungan arus pendek karena listrik-listrik di sini nyantol semua. Sementara Aritonang belum bisa dimintai keterangan karena saat kebakaran terjadi, dia ada di Garut,” kata Supriyono.

Sumber : (A-87/A-128)*** Pikiran Rakyat, Bandung


Baru ada 1 tanggapan untuk artikel “Api Hanguskan 12 ”Lapo Tuak””

  1. Tanggapan jatenra toga torop:

    hatop-hatop ma dipajonjong ate annon akka dongan parmitu hamagoan tempat curhat-curhatan, jala disi do tempat parsadaan ni halak hita.HORASSSSSSSSSSSSSSSSSSSS

Silahkan memberikan tanggapan !

Catatan:
1) Mohon Maaf.. Tanggapan perdana Anda akan kami moderasi sebelum ditampilkan !
2) Selanjutnya dikemudian hari, mohon gunakan Data Anda (Nama, Email, Website) dengan konsisten (sama) agar tanggapan Anda langsung tampil (tanpa moderasi) dan memudahkan Anda menelusuri komentar-komentar sebelumnya pada situs ini.





Artikel sebelumnya :
   » » Nongkrong Sahur dan Ngabuburit di Tugu Khatulistiwa
Artikel selanjutnya :
   » » Pemkot Surabaya Akan Sebar 200 Ribu Unit Takakura